Tahun Baru, Kunjungan Wisata Naik dan Ketaatan Prokes Turun
Logo BeritaSatu

Tahun Baru, Kunjungan Wisata Naik dan Ketaatan Prokes Turun

Rabu, 6 Januari 2021 | 19:12 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat jumlah orang yang ditegur saat liburan Natal dan Tahun Baru (24/12/2020-3/1/2021) mencapai 542.827 orang, naik 75,48% dibanding periode 11 hari sebelumnya.

Data ini dihimpun secara real time melalui sistem pelaporan data terintegrasi yang melibatkan TNI, Polri dan duta perubahan perilaku Satgas Penanganan Covid-19 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia di 34 provinsi. Dari aktivitas itu, dalam satu hari bisa terkumpul 1 juta laporan yang disertai foto. Mereka memantau protokol kesehatan (prokes) memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) terutama pada titik kerumunan seperti mal, pasar dan tempat wisata.

Terkait libur Natal dan Tahun Baru, satgas juga memantau lokasi wisata. Untuk melihat seberapa besar kenaikan jumlah kunjungan, teguran serta kepatuhan 3M.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta dipantau karena menjadi destinasi wisata favorit masyarakat yang keluar dari DKI Jakarta.

"Saat weekend Natal dan Tahun Baru 24 Desember 2020-3 Januari 2021 ada lebih dari 354.000 laporan yang masuk dari 1,1 juta orang yang dipantau di 426 kabupaten/kota 34 provinsi. Jumlah ini naik dibanding pekan-pekan sebelumnya," kata Dewi dalam dialog virtual di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Sementara itu 11 hari sebelum libur Natal dan Tahun Baru, jumlah orang dipantau di lokasi wisata hanya 700.815 orang.

Kemudian lanjut Dewi, saat liburan tahun baru ini juga kerumunan dan ketidak patuhan terhadap 3M menjadi krusial dan bisa meningkatkan potensi penularan Covid-19.

Dijelaskannya, saat liburan tahun baru ada kenaikan 161% jumlah orang berlibur dibanding pekan sebelumnya. Begitu pula kepatuhan menjaga jarak turun. Ini artinya terjadi kerumunan.

"Ada kecenderungan orang berkumpul dan berpergian tinggi. Banyak orang keluar dan membuat tingginya potensi penularan," ucapnya.

Jumlah orang yang ditegur saat liburan Natal dan Tahun Baru pun mencapai 542.827 orang. Sedangkan pekan periode sebelumnya jumlah orang yang ditegur 309.334 atau terjadi kenaikan 75,48%.

Dari teguran ini, respon yang muncul antara lain menerima, berkomitmen dan menolak. "Ternyata masih ada yang menolak pentingnya 3M dalam mencegah penularan ada 1% atau sekitar puluhan ribu," imbuhnya.

Dewi mengungkapkan, saat libur Natal, persentase orang yang ditegur naik 37% dibanding pekan sebelumnya. Bahkan di tahun baru bertambah naik 176%.

Selain itu, saat liburan Natal dan Tahun Baru (24 Desember 2020-3 Januari 2021), masyarakat lebih banyak memilih berwisata ketimbang mengisi libur di mal atau pun restoran. Kedua tempat ini dipantau mengalami penurunan kunjungan. Sedangkan pada libur di September Oktober, mal dan restoran juga banyak didatangi masyarakat.

Terkait destinasi wisata dengan jumlah pengunjung tertinggi ditempati Jawa Barat. Ada 96.151 orang di tempat wisata selama periode Natal-Tahun Baru dibanding 11 hari sebelumnya hanya 28.850 orang di tempat wisata.

Jumlah orang ditegur pun naik 193,7%, ada 65.499 orang ditegur saat liburan Natal dan Tahun Baru dibanding 11 hari sebelumnya 22.302 orang. Kepatuhan memakai masker juga fluktuatif. Saat libur Natal kepatuhan pakai masker ada kenaikan sedikit. Namun kemudian turun. Ketika tingkat kepatuhan memakai masker di bawah 60% artinya kesadaran itu perlu digenjot. Begitu pula dengan menjaga jarak.

"Terlepas ada tidak adanya petugas, memakai masker menjadi kesadaran pribadi baik di tempat wisata maupun di tempat lainnya," ungkapnya.

Menuju Jawa Tengah, jumlah orang dipantau di lokasi wisata saat libur Natal Tahun Baru memang tidak sebanyak Jawa Barat. Meski begitu ada kenaikan 82% kunjungan orang ke lokasi wisata dibanding pekan sebelumnya.

Bahkan, saat libur Natal kenaikan kunjungan di lokasi wisata Jawa Tengah sudah mengalami kenaikan 32% dan tahun baru juga naik dua kali lipatnya.

Sementara itu, Yogyakarta juga mengalami kenaikan kunjungan dibanding Jawa Tengah mencapai 169%.

Saat Natal pun kenaikan kunjungan wisata sudah 100% dan Tahun Baru juga meningkat. Jumlah orang yang ditegur juga dua kali lipat sebelum libur panjang dari 2.709 orang saat 5.755 orang saat libur.

Dewi juga mengingatkan, meskipun memilih lokasi wisata outdoor, yang perlu diperhatikan durasi perjalanan ke tempat wisata yang biasanya lebih dari 1 jam. Bisa dibayangkan jika dalam mobil tidak ada jaga jarak apalagi jika penumpangnya dari berbagai macam keluarga meningkatkan risiko penularan.

Kemudian, saat mengobrol atau makan di kedai atau warung tentu membuka masker tidak menerapkan jaga jarak juga bisa meningkatkan risiko penularan.

"Setelah liburan yang harus dilakukan, ingatkan adalah pentingnya 3M untuk memutus penularan. Peran masyarakat sangat besar untuk itu," imbuhnya.

Pascaliburan aktivitas dilakukan seperti kembali bekerja dan lainnya. Yang perlu diperhatikan jangan berkerumun, tidak berada dalam ruangan tertutup dengan sirkulasi udara tidak lancar. Penting pula mengatur jarak, tidak berdekatan dan memperhitungkan durasi interaksi.

Melihat kondisi dan peningkatan aktivitas saat liburan tahun baru, ada atau tidaknya peningkatan kasus positif Covid-19 akan terlihat 14 hari pascaliburan.

Sementara itu, data Satgas Penanganan Covid-19 pada Rabu (6/1) kasus positif kembali memecahkan rekor baru yakni 8.854 kasus. Jumlah ini tertinggi dimana pernah pula memecahkan rekor pada 3 Desember 2020 dengan 8.369 kasus.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes: Jelang Vaksinasi Covid-19, Puskesmas dan RS Diminta Siapkan Lemari Pendingin

Kepala puskesmas bisa mengirimkan permintaan lemari pendingin untuk menyimpan vaksin langsung ke akun media sosial pribadinya.

KESEHATAN | 6 Januari 2021

Twitter Suspend Akun Penyebar Disinformasi BPA dalam Galon

Selain sudah dijamin keamanannya oleh BPOM, galon guna ulang juga bisa mengurangi pencemaran sampah plastik terhadap lingkungan.

KESEHATAN | 6 Januari 2021

Rekor Kasus Harian Covid-19 DKI Jakarta Kembali Pecah

Selain secara nasional, rekor penambahan kasus harian Covid-19 juga terjadi di DKI Jakarta yakni mencapai 2.402.

KESEHATAN | 6 Januari 2021

Hidup Sehat dengan Pengendalian Asupan Garam

Penggunaan Monosodium Glutamat atau MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam.

KESEHATAN | 6 Januari 2021

Tambah 8.854, Kasus Baru Covid-19 di Indonesia Pecah Rekor Hari Ini

Penambahan harian kasus Covid-19 di Indonesia pada hari, Rabu (6/1/2020) menorehkan rekor baru yakni 8.854.

KESEHATAN | 6 Januari 2021

Ditantang Jokowi, Menkes Budi Siap Rampungkan Vaksinasi dalam Setahun

Awalnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menargetkan vaksinasi kepada 181 juta rakyat Indonesia rampung pada 15 bulan.

KESEHATAN | 6 Januari 2021

Menteri Kesehatan Imbau Masyarakat Kurangi Mobilitas

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat Indonesia dapat mengurangi mobilitasnya untuk mengurangi angka penambahan kasus positif Covid-19.

KESEHATAN | 6 Januari 2021

Perang Melawan Covid, Presiden Jokowi: Kita Harus Bekerja Mati-matian

Menurut Jokowi, kedisiplinan menerapkan 3M dan 3T sangat diperlukan untuk mengendalikan penyebaran wabah Covid-19.

KESEHATAN | 6 Januari 2021

Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Dimulai Minggu Depan

Indonesia telah memesan 329,5 juta dosis vaksin dari sejumlah perusahaan.

KESEHATAN | 6 Januari 2021

Jokowi: Hingga Maret 2021, 30 Juta Dosis Vaksin Didistribusikan ke Daerah

Target distribusi vaksin ke daerah di bulan Januari mencapai 5,8 juta dosis.

KESEHATAN | 6 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS