Doni Monardo: Dengan Bahasa Daerah, Masyarakat Akan Pahami Covid-19 Bak Malaikat Pencabut Nyawa
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Doni Monardo: Dengan Bahasa Daerah, Masyarakat Akan Pahami Covid-19 Bak Malaikat Pencabut Nyawa

Selasa, 1 Desember 2020 | 20:00 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo menilai, penerjemahan protokol kesehatan 3M ke dalam bahasa daerah sangat strategis.

"Bahasa daerah adalah salah satu cara kita untuk bisa mempercepat informasi kepada masyarakat. Mengingat sebagian besar istilah penanganan penanganan Covid-19 dalam bahasa asing. Ada protokol kesehatan yang tentu tidak semua bisa memahami istilahnya," ujar Doni dalam webinar peluncuran edukasi protokol kesehatan (prokes) ke dalam 77 bahasa daerah, Selasa (1/12/2020).

Ia menegaskan, Covid-19 adalah ancaman penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kematian bagi kelompok rentan yakni lansia dan pemilik penyakit penyerta (komorbid) seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit paru. Apabila terpapar Covid-19 maka risikonya sangat tinggi. Angka kematian kelompok rentan ini mencapai 80%-85 %.

"Dengan bahasa daerah yang bisa disampaikan dengan cara mudah dan diterima, masyarakat akan paham bahwa Covid-19 ibarat malaikat pencabut nyawa," imbuhnya.

Selain itu juga ada istilah lain seperti new normal, adaptasi, social distancing, dan physical distancing yang merupakan istilah medis. Menurutnya, masyarakat akan sulit memahami apa yang dimaksud. Padahal penjelasan tentang Covid-19 harus disampaikan secara sederhana dan mudah sehingga bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.

"Bahasa daerah ini suatu hal yang baik. Di sinilah memperlihatkan kebesaran bangsa kita, ribuan pulau ratusan suku bangsa dan bahasa. Tingkat kebudayaan beragam dan juga tingkat perilaku masyarakat yang tidak sama di setiap daerah," paparnya.

Dengan bahasa daerah ini, kata Doni, masyarakat lebih cepat mempelajari tentang Covid-19. Termasuk juga program yang berhubungan dengan kampanye, ia menilai akan lebih baik jika menggunakan bahasa daerah.

Hal ini juga menjadi kekuatan, karena penggunaan bahasa daerah juga bisa memperkaya pengetahuan tentang antar bahasa daerah di Indonesia.

Di dunia, kasus meninggal karena Covid-19 mencapai 1,5 juta orang. Di Indonesia, jumlah penderita Covid-19 yang meninggal dunia sudah mencapai 16.000. Banyak pula dokter dan tenaga kesehatan yang gugur.

Oleh sebab itu, masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan. Ketika vaksin telah diberikan pun tidak serta merta bebas tanpa masker. Semua tetap harus menggunakan masker karena vaksin tidak menghentikan Covid-19.

"Covid-19 akan ada terus sepanjang waktu sampai kapan hanya Tuhan Maha Kuasa yang mengetahuinya," ucapnya.

Belum ada satu pun ahli di dunia ini yang bisa memprediksi kapan Covid-19 akan berakhir. Presiden juga lanjutnya, terus mengingatkan masyarakat tanpa kecuali untuk selalu mematuhi prokes pakai masker, jaga jarak dan dilarang berkerumunan serta tetap rajin mencuci tangan.

"Yang bisa mencegah penularan Covid-19 adalah pahlawan yang menyelamatkan lebih banyak jiwa manusia," imbuhnya.

Kepatuhan ini tambahnya, tidak bisa dilakukan dengan sendirian tapi harus bersama-sama dan perlu ada kesepakatan. Hanya satu orang disiplin saja tidak cukup, ketika di sekelilingnya tidak disiplin.

"Upayakanlah tiap hari ajak dua orang terdekat patuh prokes. Covid-19 ditulari sesama manusia bukan ditulari oleh binatang. Manusia yang menjadi orang tanpa gejala jauh lebih berbahaya karena berisiko tinggi menulari orang sekitarnya," tuturnya.

Semua elemen bangsa harus serius melakukan upaya pencegahan. Harus ada ide baru untuk melakukan mitigasi mencegah penularan. Selama pandemi ada di muka bumi, maka tidak ada tempat yang betul-betul aman termasuk juga di Tanah Air.

"Mari kita saling beritahukan dengan bahasa dan kearifan lokal dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat. Ini bagian cara kita bergotong royong," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Agar Mudah Dipahami, Protokol Kesehatan Diterjemahkan ke 77 Bahasa Daerah

Pesan 3M disampaikan ke dalam bahasa daerah yang paling dekat dengan masyarakat.

KESEHATAN | 1 Desember 2020

Pekan Ini, Jumlah Kabupaten/Kota Zona Merah Bertambah 2 Kali Lipat

Jumlah daerah yang berada di zona hijau pun semakin menipis.

KESEHATAN | 1 Desember 2020

Satgas Covid-19: Kasus di Kepri Naik 2 Kali Lipat

Jawa Timur masih bertahan menjadi provinsi dengan kasus tertinggi dalam dua pekan terakhir.

KESEHATAN | 1 Desember 2020

Bertambah 5.092, Total Kasus Covid-19 Jadi 543.975 Orang

Adapun kasus total kasus akif mencapai 72.015 orang atau 13,2%.

KESEHATAN | 1 Desember 2020

Satgas Waspadai Kasus Aktif Covid-19 yang Meningkat

Dua minggu lalu, kasus aktif tercatat 12,78%, tetapi minggu lalu mencapai 13,41%.

KESEHATAN | 1 Desember 2020

Kasus Covid-19 Meningkat, Pandu Riono: Jangan Saling Menyalahkan

Seharusnya, dengan rencana manajemen modern, Indonesia sebenarnya bisa mengendalikan pandemi.

KESEHATAN | 30 November 2020

Selama Pandemi, 5.100 Ibu Hamil Positif HIV

Infeksi baru HIV terutama muncul pada ibu rumah tangga dan sebagian besar bisa dideteksi lebih dini pada saat kehamilan.

KESEHATAN | 30 November 2020

Kemkes: Selama Pandemi, Banyak yang Takut Tes HIV

Di sisi lain kegiatan aktif untuk melakukan tes pada populasi kunci dan pemeriksaan HIV di luar fasilitas kesehatan agak terbatas.

KESEHATAN | 30 November 2020

Masyarakat Tidak Perlu Takut ke Rumah Sakit di Masa Pandemi

Rumah sakit telah menerapkan prosedur tetap (protap) penanganan Covid-19 sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1591/2020.

KESEHATAN | 30 November 2020

UNAIDS: Selama Pandemi, Infeksi HIV Meningkat 2 Kali Lipat

Peningkatan pada kasus kematian akibat AIDS diperkirakan sebanyak 69.000 hingga 148.000 selama pandemi.

KESEHATAN | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS