Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Covid-19 Membeludak, Dokter Makin Terancam

Jumat, 25 September 2020 | 22:08 WIB
Oleh : Dina Manafe / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Tim Mitigasi PB IDI juga Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia, Adib Khumaidi, mengatakan, bila eskalasi kasus Covid-19 seperti saat ini tidak bisa ditekan, maka rumah sakit atau fasilitas tidak akan sanggup untuk mengatasi lonjakan pasien. Dampaknya, tenaga kesehatan berisiko terinfeksi lantaran kelelahan menangani pasien yang dirawat termasuk tenaga non kesehatan di fasilitas kesehatan tersebut.

Menurut Adib, secara jumlah SDM tenaga kesehatan saat ini cukup. Tetapi kalau kasus positif terus bertambah banyak, sementara tidak ada strategi untuk menambah jumlah tenaga kesehatan khususnya dokter, maka risiko kelebihan kapasitas akan menambah beban kerja tenaga kesehatan makin berat. Beban kerja berat menyebabkan kelelahan, dan mudah sakit atau tertular Covid-19. Pada saat tertular, selain dirawat, sebagian besar juga menjalani isolasi mandiri. Ini menyebabkan berkurangnya tenaga kesehatan yang merawat pasien.

Perlu dipikirkan strategi untuk mengatur SDM dokter, dan ini tidak bisa diserahkan kepada rumah sakit. Kebutuhan SDM dokter harus terintegrasi dalam satu wilayah. Misalnya di DKI Jakarta, harus terintegrasi di satu wilayah untuk melihat kemampuan SDM rumah sakit, sehingga ketika terjadi eskalasi Covid-19 semua sudah diperhitungkan.

"Sudah harus ada kontingensi rencana, sehingga ketika ada penambahan ruang ICU atau isolasi, maka SDM-nya juga sudah siap. Kalau ada SDM sakit subtitusinya dari mana, harus ada strategi ini,” kata Adib kepada Suara Pembaruan, Jumat (25/9/2020).

Adib mengatakan, perlu diketahui bahwa jumlah dokter di Indonesia terendah kedua di Asia Tenggara yaitu sebesar 0,4 dokter per 1.000 penduduk. Artinya Indonesia hanya memiliki 4 dokter yang melayani 10.000 penduduknya. Rasio dokter spesialis juga rendah, sebesar 0,13% per 1.000 penduduk. Selain itu, distribusi tenaga medis dan tenaga kesehatan juga terkonsentrasi di Jawa dan kota-kota besar.

Kematian dokter yang saat ini sebanyak 119 orang dengan asumsi 1 dokter melayani 2.500 maka menggambarkan rakyat Indonesia sebanyak hampir 300.000 akan kehilangan pelayanan dari dokter. Begitu juga dengan meninggalnya dokter gigi dan perawat. Apalagi dengan meninggalnya dokter spesialis yang saat ini masih dirasakan kurang di Indonesia.

Atas persoalan itu, menurut Adib, PB IDI mengusulkan adanya sharing tenaga dokter. Misalnya mobilisasi dokter dari RS yang tidak khusus melayani Covid-19 ke RS yang benar-benar full Covid-19. Ini tugas kepala daerah melalui dinas kesehatan.

Menurut Adib, secara kuantitas jumlah tenaga masih cukup. Tetapi persoalannya bukan di jumlah, melainkan keberlangsungan kemampuan tenaga medis. Dukungan keberlangsungan kemampuan dokter ini yang diperhitungkan.

"Prinsipnya kelebihan beban jangan sampai menambah beban jam kerja dan mengurangi jam istirahat,” kata Adib.

PB IDI juga telah menyepakati untuk jam kerja dokter selama pandemi ini cukup 6-8 jam dalam sehari. Selain itu, untuk efisiensi kerja, PB IDI tengah mengatur agar dokter kerja tim dalam menangani pasien.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Percepat Uji Spesimen, Pyridam Farma Sediakan Mobile PCR Lab

Mobile PCR Lab yang disediakan Pyridam Farma sudah memenuhi standar protokol kesehatan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

KESEHATAN | 25 September 2020

UGM Persiapkan “GeNose” Alat Pendeteksi Covid-19 dari Embusan Napas

GeNose adalah alat yang mampu mendeteksi seseorang terinfeksi Covid-19 hanya dengan embusan nafas.

KESEHATAN | 25 September 2020

PT HOCL Beri Alat Pembuat Cairan Disinfektan ke RSUD Kembangan

PT HOCL telah memberikan lima alat pembuat cairan disinfektan asal Korea Selatan kepada RSUD Kembangan untuk membantu mencegah penularan Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2020

Lagi, Kasus Baru Covid-19 Catat Rekor Baru 4.823

Penambahan harian Covid-19 kembali menorehkan rekor baru pada hari ini, Jumat (25/9/2020), yaitu mencapai 4.823.

KESEHATAN | 25 September 2020

Menkes: Anggap Semua Orang Positif, Bukan Sakit

Ini bertujuan supaya setiap orang menjalankan protokol kesehatan seperti jaga jarak dan memakai masker.

KESEHATAN | 25 September 2020

Tes Usap Kedua, Rektor IPB Negatif Covid-19

Hanya sepekan setelah tes pertama yang menyatakan positif.

KESEHATAN | 25 September 2020

Cegah Covid-19, GrabCar Protect Kini Hadir di Jayapura

Puluhan armada GrabCar Protect telah resmi diluncurkan di Jayapura untuk mencegah penyebaran virus corona di transportasi.

KESEHATAN | 25 September 2020

Tips Menyeimbangkan Pekerjaan dan Mendampingi Anak Sekolah Dari Rumah

Allianz Life Indonesia mengajak nasabah dan masyarakat untuk menyeimbangkan pekerjaan dan mendampingi anak belajar secara daring dari rumah.

KESEHATAN | 25 September 2020

Cegah Klaster Perkantoran, Satgas Covid-19 Imbau Kantor Lakukan Tes Usap Gratis

Seluruh biaya perawatan pasien Covid-19 ditanggung pemerintah, baik yang mengikuti atau yang belum ikuti BPJS, termasuk WNA.

KESEHATAN | 24 September 2020

Pengetahuan Ibu Pengaruhi Asupan Gizi Keluarga

Kental manis memberikan dampak buruk bagi Balita

KESEHATAN | 24 September 2020


TAG POPULER

# PPKM Level 4 Diperpanjang


# Akidi Tio


# Greysia Polii


# Olimpiade Tokyo


# Anthony Ginting



TERKINI

Semen Grobogan Resmi Jadi Pelanggan Listrik Tegangan Tinggi PLN

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS