Bejo Sujamer Bergerak Bantu Garda Terdepan Lawan Covid-19

Bejo Sujamer Bergerak Bantu Garda Terdepan Lawan Covid-19
Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe, Simon Jonatan, saat penyerahan bantuan secara simbolis di Kantor Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Indah Handayani / FER Selasa, 12 Mei 2020 | 21:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bintang Toedjoe kembali menunjukkan komitmen tinggi kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung tenaga medis sebagai garda terdepan melawan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Pemerintah Tak Paksakan Daerah Terapkan PSBB

Anak perusahaan farmasi PT Kalbe Farma Tbk ini, memberikan bantuan satu juta lebih produk Bejo Sujamer (Susu Jahe Merah) ke rumah sakit di seluruh Indonesia.

Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe, Simon Jonatan mengatakan, pemberian bantuan merupakan bentuk kontribusi sebagai perusahaan yang bergerak di bidang farmasi dalam menebar semangat melawan penyebaran Covid-19.

Menurutnya, perjuangan yang ditunjukkan oleh garda terdepan telah menginspirasi Bintang Toedjoe untuk mengeluarkan produk yang didukung langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Semangat berbagi dan menolong sesama demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 adalah semangat seorang pahlawan. Semangat ini yang menjadikan Bejo Sujamer dan BPOM bergerak membantu pahlawan Indonesia di garda terdepan.

Baca Juga: Extra Joss Bantu 2.000 APD untuk Tenaga Medis

"Jadi, Bejo Sujamer merupakan produk yang di khususkan untuk garda terdepan,” terang Simon saat penyerahan bantuan secara simbolis di Kantor Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2020).

Simon menambahkan, jahe merah dalam Bejo Sujamer mengandung zat aktif gingerol dan zingiberene yang dapat membantu memelihara daya tahan tubuh. "Seluruh proses produksi menggunakan bahan-bahan herbal yang aman dan berkualitas untuk dikonsumsi," tambahnya.

Dalam proses produksinya, Simon menjelaskan, telah melibatkan ribuan petani jahe merah di Indonesia. Program yang saat ini sedang dijalankan merupakan rencana yang sudah dibuat berbulan-bulan yang lalu, karena produksi jahe merah dari petani yang dibina oleh perseroan selalu tersedia.

"Petani itu kami bina, kami latih, terus kita belikan bibitnya. Ketika sudah panen, kita beli hasilnya untuk kemudian akan diekstrak oleh para ekstraktor untuk mengambil khasiat dari jahe merah tersebut," jelas Simon.

Baca Juga: RSUI Buka Layanan Drive Thru Tes Covid-19

Nantinya produk herbal khusus ini akan dibagikan kepada garda terdepan Indonesia, seperti para dokter, perawat, dan staf rumah sakit yang bertugas.

"Kami dan BPOM bekerjasama dengan IDI agar sampai ke garda terdepan di seluruh Indonesia. Kami pastikan produk ini sampai ke tangan garda terdepan terlebih dulu sebelum kami suplai untuk pasar. Kami juga pastikan keamanan dan kualitas produknya,” urainya.

"Pada 20 Mei atau bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional kami pastikan sudah sampai hingga 200 rumah sakit di seluruh Indonesia," tegas Simon.

Kepala BPOM, Penny K Lukito, mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap inisiasi dan kerja sama Bintang Toedjoe melalui produk baru yang dikhususkan bagi garda terdepan. "Semoga para petugas kesehatan tetap fit dan sehat sehingga dapat selalu melayani masyarakat," kata Penny.

Baca Juga: DKI Apresiasi Penambahan Fasilitas Isolasi Covid-19

Ketua PB IDI, Daeng M Faqih menambahkan, pihaknya merasakan semangat solidaritas yang ditampilkan oleh Bintang Toedjoe. 

"Kami sampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan PT Bintang Toedjoe untuk para dokter dan perawat yang berjuang di garda depan,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com