Ini Panduan WHO untuk Ibadah Ramadan

Ini Panduan WHO untuk Ibadah Ramadan
Ilustrasi masjid. (Foto: Antara)
Heru Andriyanto / HA Kamis, 23 April 2020 | 05:37 WIB

Beritasatu.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi panduan khusus kepada semua negara yang penduduknya akan menjalani ibadah puasa selama Ramadan mulai Jumat (24/4/2020) besok, demi mencegah meluasnya penularan virus corona.

Panduan ini diberikan karena pada bulan suci tersebut aktivitas ibadah berjamaah maupun kegiatan sosial umat Muslim akan meningkat, termasuk salat tarawih, buka puasa bersama dan i’tikaf di masjid pada sepertiga akhir Ramadan. 

“Penularan Covid-19 difasilitasi oleh terjadinya kontak dekat antar manusia, karena virus menyebar melalui cairan (droplets) yang keluar dari saluran pernapasan dan melalui permukaan benda yang terkontaminasi,” kata WHO dalam surat edarannya.

“Membatalkan pertemuan sosial dan keagamaan sangat perlu dipertimbangkan,” kata WHO. Jika itu dilakukan, maka perlu disiapkan alternatif platform visual seperti televisi, radio, digital, dan media sosial sebagai sarana kegiatan berjamaah.

Namun, WHO juga memaklumi bahwa semua negara punya kebijakan berbeda-beda soal protokol kesehatan semasa Ramadan.

Jika salat berjamaah dan pertemuan sosial diizinkan oleh pemerintah setempat, maka langkah-langkah mitigasi risiko penularan Covid-19 juga harus diterapkan secara ketat.

Protokol kesehatan utama:
• Penerapan jaga jarak (physical distancing) antar jemaah secara ketat, paling tidak 1 meter.
• Mengganti salam jabat tangan atau pelukan dengan cara lain yang tidak melibatkan kontak fisik, misalnya melambaikan tangan, membungkuk, atau menaruh telapak tangan kanan di dada kiri, sesuai tradisi dan kepercayaan masing-masing masyarakat.
• Melarang berkumpulnya orang dalam jumlah besar seperti di pasar, toko, atau tempat-tempat lain yang biasanya ramai dikunjungi setiap Ramadan.

Untuk kelompok yang berisiko:
• Orang yang merasa tidak sehat atau menunjukkan gejala Covid-19 harus dilarang menghadiri kegiatan keagamaan berjamaah dan mematuhi protokol pemerintah masing-masing.
• Kaum lanjut usia dan orang dengan penyakit bawaan (gangguan jantung, diabetes, penyakit pernapasan akut, dan kanker) dianjurkan tidak mengikuti ibadah berjamaah karena mereka rentan pada kematian akibat Covid-19.

Langkah-langkah mitigasi untuk kegiatan berjamaah (salat tarawih, buka bersama, ziarah, dll):
• Kalau memungkinkan, kegiatan digelar di luar ruangan; kalau tidak, pastikan ruangan yang dipakai punya ventilasi memadai dengan sirkulasi udara yang lancar.
• Usahakan waktu kegiatan sesingkat mungkin untuk menekan peluang terpapar virus.
• Disarankan agar peserta kegiatan berjamaah lebih sedikit dari biasanya, bukan kelompok besar.
• Jaga jarak harus dipatuhi, baik saat duduk maupun berdiri, saat salat atau wudu, dengan membuat garis pembatas. Jagar jarak juga harus diterapkan di tempat penitipan sandal dan sepatu.
• Atur jumlah orang yang datang dan pergi ke dan dari tempat ibadah, tempat ziarah, dan tempat-tempat lain sehingga jarak aman selalu terjaga.
• Pertimbangkan untuk melakukan penelusuran kontak jika ada satu jemaah yang diketahui sakit di antara jemaah yang lain.

Higienitas ekstra, meskipun sudah wudu:
• Pastikan ada fasilitas cuci tangan di mana tersedia sabun, air yang cukup dan kalau bisa pembersih tangan berbasis alkohol (minimal berkadar 70%) di gerbang dan di pintu masuk masjid.
• Pastikan tersedia tisu sekali pakai dan tempat sampah, dan harus dijamin sampah dibuang secara aman.
• Sarankan semua jemaah untuk membawa sajadah sendiri untuk menghindari kontak dengan karpet.
• Sediakan petunjuk dan saran visual tentang jaga jarak, kebersihan tangan, etika saat batuk/bersin, dan hal-hal umum tentang pencegahan Covid-19.
• Tempat ibadah harus rutin dibersihkan sebelum dan setelah menampung jemaah dengan menggunakan deterjen dan disinfektan.
• Tempat wudu dan sanitasi di masjid harus selalu bersih
• Benda-benda yang sering disentuh, seperti gagang pintu, saklar lampu, dan pegangan tangga harus rutin dibersihkan dengan deterjen dan disinfektan.



Sumber: BeritaSatu.com