Gunakan Kloset Secara Higienis Cegah Penyebaran Covid-19

Gunakan Kloset Secara Higienis Cegah Penyebaran Covid-19
Perilaku penggunaan kloset secara higienis sangat perlu dilakukan untuk mencegah menyebarnya berbagai macam virus penyakit, termasuk Covid-19. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. Toto)
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 10 April 2020 | 13:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk meredam dan mencegah penularan virus corona jenis baru atau Covid-19 semakin meluas, gaya hidup higienis bukan lagi menjadi pilihan. Pasalnya, gaya hidup higienis merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh semua orang.

Baca Juga: Sanitasi dan Toilet Umum Cermin Martabat Bangsa

Bahkan, asosiasi untuk profesional dalam pengendalian infeksi dan epidemiologi (Apic) Amerika Serikat (AS) telah memperingatkan bahwa virus corona dapat juga disebarkan melalui cipratan kotoran tinja atau urine saat berada di toilet umum yang dikenal sebagai aerosolized feces.

Kajian Apic menyatakan, apabila seseorang harus menggunakan toilet umum di tengah pandemi Covid-19, maka wajib menutup tutup kloset terlebih dahulu saat akan mem-flush kotorannya. Pasalnya, cipratan kotoran tinja atau urine dapat keluar dari kloset ke udara dan hal tersebut dapat menyebarkan penyakit.

Selain itu, untuk menghindari Covid-19 saat akan menggunakan menggunakan toilet umum, maka seseorang harus mencuci tangannya, menggunakan sarung tangan atau handuk kertas ketika memegang gagang pembilas dan menekan tombol flush kloset. Untuk meminimalkan periode kontaminasi, sangat disarankan untuk menunggu selama satu atau dua menit setelah toilet digunakan orang lain.

Baca: Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul dan pengurus pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) bidang Promosi Kesehatan dan Kesehatan Keluarga, dr Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan PhD atau kerap dipanggi dr Weka, membenarkan kajian dari Apic tersebut.

"Penyebaran virus corona melalui kotoran manusia juga dipertegas oleh penelitian dari Tiongkok pada Februari 2020 lalu, dimana mereka menemukan bahwa Covid-19 dapat dijumpai hidup di dalam stool atau kotoran manusia,” kata dr Weka kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Lebih lanjut, dr Weka mengatakan, penyebaran Covid-19 diyakini tidak hanya melalui droplets semata namun juga bisa melalui feses atau kotoran manusia. "Jadi, memang benar seharusnya mereka yang hendak menggunakan toilet, apalagi toilet umum, sebaiknya setelah selesai menggunakannya, menutup tutup klosetnya terlebih dahulu sebelum di-flush," kata dr Weka.

Baca: 90% Orang Terpapar Covid-19 dari Tangan

"Kemudian, yang harus dilakukan setelah menggunakan kamar mandi adalah mencuci tangan yang bersih minimal selama 20 detik dengan semua bagian tangan menyeluruh, karena hal tersebut akan dapat menekan penyebaran bakteri, termasuk virus corona," imbuhnya.

Lebih jauh, dr Weka mengatakan, perilaku penggunaan kloset secara higienis sangat perlu dilakukan. Pasalnya, penularan yang menyebabkan sakit perut, diare, mual, muntah, biasanya melalui mulut. Tangan yang tercemar feses sering tidak sengaja digunakan orang untuk makan dan minum. Kebiasaan tersebut, tentunya harus segera dihentikan.

"Edukasi dan sosialisasi program perilaku hidup bersih sehat (PHBS) pada dasarnya sudah kerap disampaikan dan dilakukan pemerintah lewat Kementerian Kesehatan baik berupa layanan masyarakat maupun poster dan flyers yang disebarkan ke sekolah-sekolah dan juga pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas),” tegas dr Weka.

Baca: Cuci Tangan dengan Sabun Ampuh Bunuh Virus

Ketua Asosiasi Toilet Indonesia (ATI), Naning Adiwoso menambahkan, perilaku bersih dalam menggunakan toilet sangat penting untuk mencegah menyebarnya berbagai macam virus penyakit, termasuk Covid-19. "Sudah seharusnya kita mulai mendidik masyarakat dan memperbaiki sanitasi toilet umum guna menciptakan perilaku bersih,” tegas Naning.

Naning mengatakan, ATI mendorong orang Indonesia untuk menciptakan toilet yang bersih, kering dan higienis dengan rutin membersihkan dan menggunakan air secukupnya."Salah satu contoh toilet umum yang menurut ATI sudah baik fasilitasnya dan higienis, telah dilakukan oleh pihak Angkasa Pura I dan II," pungkas Naning.

 



Sumber: BeritaSatu.com