Kemkes: Orang Terinfeksi Corona Bisa Tularkan ke Hewan

Kemkes: Orang Terinfeksi Corona Bisa Tularkan ke Hewan
Tenda sementara yang disiapkan bagi pasien diduga terinfeksi virus "corona". (Foto: Antara)
/ YUD Rabu, 8 April 2020 | 17:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) menyatakan bahwa mereka yang telah terinfeksi virus corona (Covid-19) termasuk yang tanpa gejala bisa menularkan virus tersebut ke hewan peliharaan.

"Yang kita ketahui hewan peliharaan yang tertular. Sampai saat ini yaitu mamalia," kata Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemkes RI Siti Nadia Tarmizi, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Harimau Tertular Corona oleh Manusia, Bisakah Sebaliknya?

Ia mengatakan merujuk kepada kasus yang sudah terjadi dan diumumkan secara luas terdapat tiga penularan Covid-19 dari manusia ke hewan.

Pertama, kejadian di Hong Kong yaitu anjing diketahui positif Covid-19 setelah tertular dari manusia. Kemudian, kasus kedua seekor kucing tertular dari penderita Covid-19 saat melakukan isolasi di Belgia.

Baca juga: Kasus Pertama, Harimau di AS Tertular Virus Corona

"Yang terakhir kasus harimau yang positif Covid-19," kata dia.

Dari tiga kasus tersebut, Kemenkes mendapatkan informasi bahwa dua di antaranya hewan itu menunjukkan gejala Covid-19 sedangkan seekor anjing di Hong Kong sama sekali tidak menunjukkan gejala.

"Gejalanya sama, batuk dan pilek," ujar Siti.

Baca juga: Tambah 218, Total Kasus Positif Corona di Indonesia Jadi 2.956

Selain mendapatkan informasi hewan tertular Covid-19 tanpa gejala, Nadia mengatakan hewan yang terinfeksi juga dekat dengan pemilik atau pemeliharanya. Artinya penularan tersebut bukan dari manusia kepada hewan liar di alam bebas.

Hingga kini, kata dia, belum ada informasi lanjutan apakah virus tersebut juga bisa menular ke hewan jenis lainnya misalnya unggas seperti kasus flu burung atau H5N1.

"Penting diingat, menjaga jarak tidak hanya dengan manusia tapi dengan hewan juga harus," ujarnya.

Kasus penularan Covid-19 dari manusia ke hewan memang sudah ada. Namun hal itu belum menjadi masalah yang berpotensi pandemi seperti saat sekarang serta tidak termasuk kategori zoonotik.

Sebelumnya dilaporkan seekor harimau bernama Nadia di Kebun Binatang Bronx, New York, Amerika Serikat positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Harimau Malaya betina berusia empat tahun tersebut dites di Laboratorium Layanan Kedokteran Hewan Nasional Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) setelah harimau itu (dan enam kucing lain di kebun binatang) mengalami batuk kering.*



Sumber: ANTARA