Virus Korona

Layanan Transportasi di Wuhan Dihentikan Sementara

Layanan Transportasi di Wuhan Dihentikan Sementara
Petugas menyemprotkan disinfektan di Stasiun Hankou, Wuhan, Tiongkok, untuk mengatasi penyebaran virus korona. ( Foto: AFP )
/ AB Kamis, 23 Januari 2020 | 07:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pihak berwenang Tiongkok di Wuhan, kota yang berpenduduk hampir sembilan juta jiwa, menghentikan sementara layanan transportasi umum di tengah merebaknya virus korona. Penduduk yang tinggal di Wuhan diperintahkan untuk tidak keluar kota. 

Bandara dan stasiun kereta dinyatakan ditutup bagi para penumpang yang berusaha meninggalkan kota itu. Layanan bus, kereta bawah tanah, angkutan kapal penyeberangan, dan jaringan transportasi jarak jauh juga dihentikan mulai Rabu (23/1/2020) pukul 10.00 waktu setempat. 

Sebelum otoritas setempat menghentikan sementara layanan transportasi, warga diminta menghindari tempat keramaian dan tidak berkumpul di tempat umum. 

Sampai saat ini wabah virus korona menyebabkan 17 meninggal, meningkat sebelumnya sembilan orang.

Virus baru itu telah menyebar dari Wuhan ke beberapa provinsi di Tiongkok dan luar negeri, termasuk Amerika Serikat, Thailand dan Korea Selatan. Saat ini tercatat sedikitnya 440 kasus yang terkonfirmasi akibat virus korona.

"Pada dasarnya, jangan pergi ke Wuhan. Bagi mereka yang berada di Wuhan, tolong jangan meninggalkan kota itu," kata Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, Li Bin.

Wakil Menteri Li mengatakan adanya bukti bahwa penyakit itu sebagian besar ditularkan melalui saluran pernapasan. Namun, Tiongkok belum bisa mengonfirmasi sumber virus itu.

"Meskipun jalur penularan virus belum sepenuhnya dipahami, ada kemungkinan terjadinya mutasi virus dan risiko penyebaran epidemi lebih lanjut," kata Li.



Sumber: BBC Indonesia