Herbalife Gandeng Habitat Bangun Fasilitas Sanitasi

Herbalife Gandeng Habitat Bangun Fasilitas Sanitasi
Herbalife Nutrition Indonesia melalui Herbalife Nutrition Foundation (HNF) melakukan penandatanganan kerjasama dengan Yayasan Habitat for Humanity untuk pembangunan fasilitas sanitasi sehat sekaligus edukasi kesehatan yang menargetkan kurang lebih 800 penduduk sebagai penerima manfaat di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Senior Director & General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi dan National Director Habitat for Humanity Indonesia, Susanto Samsudin di Jakarta, Rabu (23/10). ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Rabu, 23 Oktober 2019 | 22:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Herbalife Nutrition Indonesia melalui Herbalife Nutrition Foundation (HNF) menjalin kerja sama dengan Yayasan Habitat for Humanity untuk pembangunan fasilitas sanitasi sehat sekaligus edukasi kesehatan yang menargetkan kurang lebih 800 penduduk sebagai penerima manfaat di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Senior Director & General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi mengatakan, kerja sama tersebut dilakukan sebagai kontribusi pihaknya terhadap upaya pemerintah dalam menanggulangi permasalahan kesehatan khususnya permasalahan stunting pada anak sebagai akibat minimnya fasilitas sanitasi dan MCK khususya di wilayah Mauk, Kabupaten Tangerang.

"Program ini akan dimulai pada bulan November 2019 dan berakhir pada bulan Oktober 2020,” ungkap Andam di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Melalui kemitraan dengan Habitat For Humanity Indonesia, HNF telah memberikan hibah keuangan sebesar US$ 100.000 atau sekitar Rp 1,4 Miliar untuk program yang dilaksanakan di Kecamatan Mauk sebagai pilot project dengan membangun antara lain 15 personal toilet untuk 15 keluarga, satu unit fasilitas air bersih yang akan dipergunakan 75 keluarga, 4 toilet umum untuk 60 keluarga, satu unit toilet sekolah dan edukasi pelatihan mencuci sehat bagi 200 masyarakat. Adapun untuk jangka waktu pengerjaan program akan dilaksanakan dengan hingga 12 bulan ke depan.

Merujuk pada data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, prevalensi stunting tumbuh hingga mencapai 40 persen pada anak umur 2 tahun. Peningkatan tersebut disebabkan salah satunya oleh perilaku kurang sehat seperti kebiasaan buang air besar (BAB) tidak pada tempatnya yang berakibat pada terkontaminasinya air yang kemudian dikonsumsi oleh anak-anak dan masyarakat.

"Hingga saat ini, 2.934 anak-anak di Tangerang alami malnutrisi, khususnya Kecamatan Mauk sebagai salah satu wilayah layanan Habitat for Humanity Indonesia. Tidak hanya malnutrsi, per 2019, terdapat 2.796 keluarga yang tinggal di Kecamatan Mauk tidak memiliki toilet ataupun sanitasi yang layak. Dan kondisi ini memerlukan tindakan segera,” ungkap National Director Habitat for Humanity Indonesia, Susanto Samsudin.

Open defecation free masih menjadi salah satu prioritas yang terus disuarakan oleh Habitat for Humanity Indonesia dengan didukung oleh berbagai pihak, salah satunya mitra Herbalife Nutrition Indonesia yang merupakan perusahaan produk nutrisi dan kesehatan.

Untuk memperkuat komitmen dan kontribusi dalam memerangi permasalahan nutrisi dan kesehatan masyarakat, Herbalife Nutrition, baru-baru ini juga meluncurkan sebuah inisiatif global bertajuk Nutrition for Zero Hunger. Inisiatif ini sejalan dengan Program Perserikatan Bangsa-Bangsa yaitu Sustainable Development Goals yang mendorong banyak pihak di dunia untuk turut serta berperan dalam memerangi kelaparan dengan segala bentuknya serta memberikan solusi atas isu ketahanan pangan dan gizi dunia.

"Kami akan terus menjaga komitmen ini, karena kami percaya nutrisi yang sehat akan berdampak positif pada kehidupan manusia. Kami akan terus mendukung masyarakat di seluruh dunia yang membutuhkan dengan apa yang menjadi keahlian kami," tutup Andam.



Sumber: Investor Daily