Dana Pinjaman PEN Dipakai Bangun Sport Center, Pemprov Banten Menuai Kritik
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Dana Pinjaman PEN Dipakai Bangun Sport Center, Pemprov Banten Menuai Kritik

Jumat, 18 September 2020 | 12:15 WIB
Oleh : Laurens Dami / JEM

Serang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Gubernur Wahidin Halim telah menandatangani kesepakatan pinjaman daerah dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 851,7 miliar.

Dana pinjaman daerah tersebut digunakan untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di daerah dan penanganan Covid-19. Namun, oleh Pemprov Banten dana tersebut direncanakan untuk membangun proyek fisik salah satunya adalah pembangunan sport center (pusat olahraga).

Kebijakan Pemprov Banten yang menggunakan dana pinjaman daerah untuk pembangunan sport center dan proyek fisik lainnya tersebut menuai kritik.

Akademisi Universitas Sultan Agung Tirtayasa (Untirta), Ikhsan Ahmad, menegaskan dana pinjaman tersebut dalam penjabaran rincian programnya justru terkesan mengalihkan peruntukkan program PEN atau pemulihan perekonomian warga yang terdampak Covid-19, kepada kelanjutan projek-projek yang telah dilakukan refocusing.

“Ditambah kondisi ini membuat masyarakat Banten harus menanggung bayar hutang dan bayar bunga pinjaman tersebut melalui pajak,” ujar Ikhsan, Jumat (18/9/2020).

Ikhsan menjelaskan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020 Pasal 1 ayat (1) mengatakan, bahwa program PEN adalah rangkaian kegiatan untuk pemulihan perekonomian nasional yang merupakan bagian dari kebijakan keuangan negara yang dilaksanakan oleh pemerintah, untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19, dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan, serta penyelamatan ekonomi nasional.

Menurut Ikhsan, dana pinjaman tersebut semestinya lebih fokus kepada program penanganan pemulihan perekonomian masyarakat.

Pemprov Banten, kata Ikhsan, mengalihkan program PEN, dengan membiayai kembali pekerjaan pelebaran jalan Pakupatan-Palima.

“Di sini terlihat ada upaya paksa pembiayaan proyek recofusing itu agar masuk dalam program PEN, dengan menambahkan kalimat output proyek pelebaran jalan untuk mendukung akses pemulihan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ikhsan menegaskan, dalam kerangka acuan kerja (KAK) lelang yang disahkan pada 21 Februari 2020, tidak ditemukan output yang menerangkan untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

Proyek refocusing ini, lanjut Ikhsan, telah mendapatkan penetapan lelang sekitar 8 April 2020, nilai pembiayaan perencanaannya sekitar Rp20 miliar lebih.

“Namun ini malahan akan dibiayai kembali lewat PEN sekitar Rp12 miliar lebih. Dapat kita lihat, bahwa jalan Pakupatan-Palima, mobilisasi kendaraan masih tinggi dan tidak terganggu. Apa dampak signifikan terhadap pemulihan ekonomi masyarakatnya,” tegas Ikhsan.

Ikhsan juga mencontohkan, terkait pembiayaan sport center sebesar Rp430 miliar juga sudah ditetapkan pemenang lelangnya. Dalam dokumen lelangnya 6 Februari 2020 (sebelum Covid-19), tertera jelas bukan merupakan bagian dari proyek untuk penanggulangan dampak Covid-19.

Secara terpisah, Pemprov Banten melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti memastikan bahwa program-program yang dicanangkan dari dana pinjaman daerah senilai Rp851,7 miliar dari PT SMI sebagai skema PEN daerah yang masuk dalam APBD Perubahan 2020 tidak berpotensi disalahgunakan. Dana utang itu, tetap berpedoman pada ketentuan perundang-undangan.

Rina mengatakan, dana pinjaman daerah tersebut juga telah melalui proses pembahasan di DPRD Banten. Bahkan, dalam prosesnya juga mendapat pengawalan dari KPK dan lembaga pengawas lainnya.

Rina menjelaskan, masyarakat juga perlu memahami bahwa dalam PEN sebagai dampak pandemi Covid-19 sebagaimana diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 2 tahun 2020, terdapat berbagai skema.

“Pemprov Banten tidak abai terhadap kesulitan yang dialami oleh masyarakat dengan melakukan refocusing anggaran yang diprioritaskan untuk penanganan kesehatan, bansos, rekonstruksi bankeu (bantuan keuangan) untuk penanganan Covid-19 serta dukungan terhadap program bantuan untuk pekerja terdampak, untuk UMKM maupun yang terkait dengan kegiatan pendidikan,” jelasnya.

Pemerintah pusat, lanjut Rina, juga menawarkan skema lain yang diamanatkan lewat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui PT SMI sebagai pihak yang ditugaskan untuk melakukan PEN di daerah lewat pembangunan infrastruktur yang mekanismenya pengajuan pinjaman PEN.

“Secara administrasi sudah sangat dijaga betul sesuai dengan aturan yaitu PMK 105/2020 serta PP43/2020. Peluang inilah kalau kita cermati merupakan kesempatan bagi Pemprov Banten untuk memperoleh pembiayaan murah dalam melakukan pembangunan infrastruktur,” katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengurus IPKN Jabar Periode 2020-2023 Resmi Dilantik

Pengurus diminta menjalankan tugasnya dengan baik agar keberadaan organisasi profesi IPKN semakin mendukung peningkatan kompetensi pemeriksa keuangan negara.

NASIONAL | 18 September 2020

Penyebaran Paham Radikal di Indonesia Mengkhawatirkan

Keberadaan kelompok radikal anti-Pancasila yang ada di Indonesia mengincar seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.

NASIONAL | 18 September 2020

PKB Gelar Tahlil dan Doa Bersama untuk Dokter dan Tenaga Kesehatan

Mendoakan para pejuang pandemi adalah ikhtiar spiritual yang tidak kalah penting selain melakukan ikhtiar medis, dan ikhtiar dari sisi kesehatan.

NASIONAL | 18 September 2020

Pengadilan Tipikor Jakarta Gelar Sidang Perdana Jaksa Pinangki Rabu Depan

Sidang perkara dugaan suap dan TPPU Jaksa Pinanki nantinya akan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim IG Eko Purwanto.

NASIONAL | 18 September 2020

5 Kabupaten Belum Miliki Perbub, Sekda Sulteng Desak Segera Terbitkan Aturan Penegakan Protokol Kesehatan

Dari 13 kabupaten/kota di Sulteng, baru delapan kabupaten/kota yang telah memiliki peraturan bupati/wali kota mengatur penegakan hukum protokol kesehatan.

NASIONAL | 18 September 2020

2.520 Orang Jalani Isolasi Mandiri, Gugus Tugas Sumut Masih Bahas Pemindahan Orang Tanpa Gejala

"Berdasarkan kasus positif aktif tersebut, sebanyak 2.520 orang menjalani isolasi mandiri dan selebihnya dirawat di sejumlah rumah sakit," ujar Whiko Irwan.

NASIONAL | 18 September 2020

Disperindag Bengkulu Ancam Cabut Izin Agen Gas Elpiji yang Nakal

Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya indikasi kelangkaan gas seperti yang di keluhkan warga dan harganya melambung Rp 25.000/tabung.

NASIONAL | 18 September 2020

OPM Klaim Rampas Senjata dari Aksi Serangan di Intan Jaya

Serangan terhadap anggota TNI dilakukan dengan menembaki rombongan Satgas Apter Koramil Hitadipa dari dua arah.

NASIONAL | 18 September 2020

Korban Terorisme Berhak Dapat Kompensasi dan Santunan Negara

Melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), para korban terorisme tersebut bisa mengajukan kompensasi dan santunan kematian.

NASIONAL | 18 September 2020

Ada Dugaan Unsur Pidana Kebakaran Gedung Kejagung, Lemkapi Dukung Langkah Bareskrim

Kebakaran yang diduga dilakukan pihak lain terhadap kantor Kejagung tidak bisa dibiarkan. Siapa pun pelakunya jika terbukti harus dihukum berat.

NASIONAL | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS