Irwan Hidayat: Tentrem Dibangun Demi Lapangan Kerja dan Pemulihan Ekonomi
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Irwan Hidayat: Tentrem Dibangun Demi Lapangan Kerja dan Pemulihan Ekonomi

Rabu, 26 Agustus 2020 | 11:05 WIB
Oleh : Stefy Thenu / JEM

Semarang, Beritasatu.com - Hotel, Mal & Apartemen Tentrem Semarang yang diresmikan pada 13 Agustus 2020, dibangun untuk membuka lapangan kerja dan pemulihan ekonomi di Kota Semarang.

"Kalau akhirnya kami memutuskan meresmikan hotel & mal secara bersamaan, itu karena pertimbangan untuk membuka lapangan kerja yang lebih luas, supaya ekonomi Kota Semarang pulih, bergerak ,meriah dan penyewa yang sudah siap bisa mulai berusaha," demikian pernyataan Direktur Utama PT Hotel Candi Baru, Irwan Hidayat, selaku pengelola Tentrem, yang diterima Beritasatu.com, Rabu (26/8/2020) pagi.

Irwan menuturkan, bahwa dalam melaksanakan bisnis pihaknya telah menerapkan sesuai protokol keesehatan yang ketat di masa pandemi Covid-19, dan pelaksanaannya pihaknya juga bekerja sama dan koordinasi dengan Polsek, Satpol PP, Babinsa dan aparat terkait lainnya.

Namun, antusiasme masyarakat yang tinggi telah menyebabkan kerumunan pengunjung tidak dapat dihindari. "Petugas kami bersama Satpol PP dan Babinsa sudah berusaha untuk mengatur, menegur , memberi penjelasan. Namun, karena jumlah pengunjungnya banyak, kami kewalahan. Dan itulah yang terjadi seperti yg kita saksikan kejadian seminggu lalu," papar Irwan.

Seminggu lalu, Tentrem jadi viral di media sosial. Antrean panjang pengunjung mal yang berdesakan, tiduran di lantai mal untuk menyaksikan teknologi video mapping yang menghadirkan suasana akuarium laut raksasa di langit-langit mal, menjadi foto dan video viral.

Hal itu menimbulkan kesan bahwa kehadiran dan antusiasme pengunjung mal seakan-akan mengabaikan protokol kesehatan. Atas kejadian itu, mulai Senin (24/8/2020), pihaknya mematikan sementara video mapping, dan sejak itu tidak ada kerumunan pengunjung lagi.

Irwan secara panjang lebar menjelaskan pertimbangannya meresmikan bisnisnya itu di saat pandemi.

"Sebenarnya, jauh hari sebelum pandemi Covid-19, kami akan meresmikan Hotel, Mal & Apartemen Tentrem pada 23 April 2020. Namun, karena situasi dan kondisi Indonesia yang sedang dilanda pandemi, keputusan tersebut kami batalkan," tuturnya.

Ada dua ha penting yang jadi pertimbangan. Pertama, apakah Tentrem akan diresmikan sebelum pandemi Covid-19 atau sesudahnya. Tetapi apakah pada tahun 2021, pandemi Covid19 dipastikan sudah berlalu? "Akhirnya, kami sepakat untuk meresmikan pada tanggal 13 Agustus 2020, tepat di hari kelahiran Ibu R Sulistyo, nenek kami, pendiri Sidomuncul," tambah Irwan.

Kedua, apakah meresmikan Hotel Tentrem saja atau bersama-sama meresmikan Hotel dan Mal. Dalam keluarga kami, opsi ini menjadi perdebatan panjang dan seru. Sebagian berpendapat, jika hanya meresmikan hotel ditengah pandemi pasti rugi, apa lagi bersama mall yang belum ada penyewanya.

"Yang sudah siap beroperasi hanya 8 penyewa dengan total luas 600 M2 dari jumlah 9000 M2. Semua penyewa menunda untuk mengerjakan interior gerai yg sudah disewa karena pandemi. Kepada 8 penyewa yang membuka gerai mereka saat peresmian, kami bebaskan sewa selama 6 bulan ke depan," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengaku harus rela menanggung kerugian sebesar Rp 3,5 miliar per bulan , selama 9 bulan ke depan. Biaya terbesar sebesar 38% adalah untuk gaji karyawan kemudian disusul listrik, perawatan dan lain-lain. Itu pun setelah 9 bulan ke depan, pihaknya juga tidak tahu pasti apa yang akan terjadi.

Namun demikian, pihaknya juga menyediakan ruang khusus tanpa biaya sewa yang terletak di basement 2, untuk beberapa UMKM kuliner, yakni Bakso Bang Jon, Rujak & Pecel Karimata, dan Soto Jonwen.

"Melalui kesempatan ini, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas saran, teguran kepada kami, baik melalui telepon, wa atau media elektronik, atas kejadian kerumunan massa yang terjadi beberapa hari ini, dan untuk itu kami juga mohon maaf. Demikian penjelasan kami, semoga masyarakat dapat memahami tujuan dan niat baik kami. Mari berdoa dan erusaha agar kita tetap sehat, tetap semangat dan tidak putus asa. Life Must Go On," tandas Irwan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jenderal Polri Mengaku Menerima Suap dari Djoko Tjandra

Awi tidak menjelaskan siapa tersangka yang mengaku menerima uang itu, apakah Prasetijo atau Napoleon atau keduanya.

NASIONAL | 26 Agustus 2020

11 Tahun Kasus Montara Sengaja Ditutupi, Ada Apa?

Tumpahan minyak diperkirakan telah meluas hingga 90.000 kilometer persegi.

NASIONAL | 26 Agustus 2020

Kasus Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Belum Ditahan

Irjen Napoleon Bonaparte dan pengusaha Tommy Sumardi masih belum ditahan, sementara Brigjen Prasetijo Utomo sudah ditahan.

NASIONAL | 26 Agustus 2020

Daur Ulang Buka Peluang untuk 3,3 Juta Pekerja Informal Pendukung

Pimpinan daerah untuk bisa mendukung program penanganan sampah plastik

NASIONAL | 26 Agustus 2020

Ragam Budaya Pengaruhi Pengembangan Arsitektur Nusantara

Bangun Indonesia lebih baik, Kenari Djaja mendukung karya arsitek dan desain interior Indonesia.

NASIONAL | 25 Agustus 2020

Persatuan Insinyur Indonesia: Tantangan Terbesar Inovasi Adalah Komersialisasi

Bahkan ada istilah the valley of death atau lembah kematian yang berarti banyak inovasi yang memberi nilai tambah tetapi tidak bisa bisa dikomersialisasikan.

NASIONAL | 25 Agustus 2020

Kasus Jaksa Pinangki, Kejagung Periksa Djoko Tjandra

Djoko Tjandra diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Pinangki Sirna Malasari terkait perkara tindak pidana menerima janji atau hadiah.

NASIONAL | 25 Agustus 2020

KPK Cecar Pejabat Kemhub Soal Aliran Dana Korupsi PT Dirgantara Indonesia

Firdaus Komarno diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi di PT Dirgantara Nusantara.

NASIONAL | 25 Agustus 2020

Dirjen Dikti: Pandemi Jadi Lompatan untuk Bangun Ekosistem Reka Cipta

Untuk itu, Dikti menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak, di antaranya adalah Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta dan Persatuan Insinyur Indonesia.

NASIONAL | 25 Agustus 2020

Kemag Beri Keringanan UKT kepada 160.000 Mahasiswa PTKIN

Total dana yang disediakan berjumlah Rp 54 miliar.

NASIONAL | 25 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS