Heboh di Tapanuli Tengah, Batu Misterius di Halaman Rumah Warga Diduga Jatuh dari Langit
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Heboh di Tapanuli Tengah, Batu Misterius di Halaman Rumah Warga Diduga Jatuh dari Langit

Selasa, 4 Agustus 2020 | 11:04 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah dihebohkan dengan penemuan batu misterius berwarna hitam yang dikabarkan jatuh dari langit. Batu yang bentuknya tidak beraturan itu disebutkan memiliki berat sekitar 2,2 kilogram (g).

Batu misterius yang dikabarkan pecahan meteor ini ditemukan oleh Josua Hutagalung, seorang pembuat peti mati di Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (1/8/2020) sore.

"Batu yang jatuh dari langit ini membuat atap rumah, persisnya di bagian samping pekqrang rumah, menjadi bolong. Bahkan, batu yang diduga meteor ini. Bahkan, tanah berlobang kedalaman 15 centimeter," ujar Josua Hutagalung, Senin (3/8/2020).

Josua mengatakan, pecahan meteor itu jatuh pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Josua bersama keluarganya berada di dalam rumah. Mereka terkejut karena mendengar suara sangat keras terjatuh mengenai atap rumahnya.

"Saat kami pegang, kondisi batu saat diangkat masih dalam kondisi panas. Bahkan, batu ini panas selama 4 jam. Makanya, saya langsung dokumentasikan peristiwa ini lewat laman facebooknya. Melalui media sosial, ada yang menawar sebesar Rp 200 juta," katanya.

Sampai saat ini, belum ada pihak terkait yang memberikan keterangan resmi atas peristiwa yang menghebohkan masyarakat, dan viral di media sosial tersebut. Sebagian masyarakat menganggap peristiwa pecahan meteor jatuh itu memang benar terjadi. Namun, ada juga yang merasa kurang percaya.

Menurut Josua, jatuhnya pecahan meteor di pekarangan rumahnya merupakan pertanda baik. Dia menganggap hal baik ini karena batu tidak jatuh ke dalam rumah. Selain itu, keluarganya tidak ada yang mengalami luka akibat peristiwa langka tersebut.

Karena itu, Josua menginginkan memiliki anak perempuan dari pertanda baik benda yang ditemukan itu. Josua sudah memiliki 2 orang anak laki - laki, sehingga menginginkan kehadiran anak perempuan.

"Saya memang tidak menjual batu ini secara keseluruhan. Ketika ada yang menawar dengan harga lumayan besar itu, saya katakan belum berniat untuk menjualnya. Berbeda jika dibeli sebagian, mungkin bisa saya pertimbangkan," jelasnya.

Josua juga belum dapat memastikan keseriusan orang yang mau membeli batu itu. Dia mengaku akan menjual sebagian batu itu kepada orang lain jika berani menawar dengan harga lebih tinggi. Sebagian batu mau disimpan sebagai kenang - kenangan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Irjen Pol Lotharia Latif Jadi Kapolda NTT

Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin dimutasi menjadi analis kebijakan utama Itwasum Mabes Polri dan jabatan Kapolda NTT digantikan oleh Irjen Pol Lotharia Latif.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul Ditargetkan Rampung 2021

Pembangunan pelabuhan ini ditujukan untuk mendukung pariwisata Bali yang terdampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Polisi Proses Laporan Kasus Hoax Obat Herbal Covid-19

Rencananya penyidik akan melakukan klarifikasi dulu kepada pelapor Muanas Alaidid, kemudian meminta keterangan beberapa saksi dan ahli.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Kapolri Mutasi Kapolda, Kasespim, dan Wakapolda, Siapa Saja?

Kapolda Sulut Irjen Royke Lumowa diganti Irjen RZ Panca Putra.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Pasien Positif Secapa AD Bandung Tersisa 188 Orang

Kali ini, sebanyak 27 pasien dinyatakan sembuh atau negatif.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Perma Harus Berlaku untuk Semua Bidang Hukum Pidana

Perma 1/2020 Tentang Pedoman Pemidanaan Pasal 2 dan 3 UU Pemberantasan Tipikor dinilai belum menjadi pedoman bagi hakim tipikor dalam memutus perkara korupsi

NASIONAL | 3 Agustus 2020

60% Bantuan UKT Khusus Diberikan kepada Mahasiswa Kampus Swasta

Pasalnya, berdasarkan laporan dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi), rata-rata mahasiswa PTS hanya mampu membayar 50% uang kuliah.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kemdikbud Alokasikan Rp 1 T untuk UKT Mahasiswa Terdampak Covid-19

Anggaran bantuan uang kuliah tunggal (UKT) Khusus senilai Rp 1,007 triliun ini diberikan kepada 419.605 mahasiswa selama satu semester.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Bupati Klungkung Gembira Atas Tercapainya Pembangunan 2 Pelabuhan di Nusa Penida

Presiden Joko Widodo memberi perhatian khusus kepada Bali sebagai tujuan wisata utama.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

KPK Hormati MA yang Tolak PK Atas Lepasnya Terdakwa Korupsi SKL BLBI

KPK) menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan PK Jaksa KPK atas perkara Syafruddin Arsyad Temenggung.

NASIONAL | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS