Pemilihan Wali Kota Medan, Bobby: Saya Tak Ingin Melawan Kotak Kosong
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pemilihan Wali Kota Medan, Bobby: Saya Tak Ingin Melawan Kotak Kosong

Jumat, 24 Juli 2020 | 12:00 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Bobby Afif Nasution mendorong sejumlah tokoh yang memiliki keinginan membangun Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), untuk maju dalam pemilihan wali kota Medan melalui Pilkada Serentak 2020, yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Bobby, yang juga menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut, karena tidak ingin melawan kotak kosong saat pesta demokrasi nanti dilaksanakan. Bobby Nasution melihat banyak tokoh yang dianggap bisa membangun Kota Medan secara bersama-sama.

"Saya rasa gak mungkin kita melawan kotak kosong saat pilkada serentak mendatang. Pasalnya, banyak tokoh-tokoh yang bisa diajak bersama dalam membangun kota yang kita cintai ini. Jangan sampai melawan kotak kosong," ujar Bobby Nasution, Jumat (24/7/2020).

Suami Kahiyang Ayu (putri Presiden Jokowi) ini, meyakini dirinya sebagar kader PDIP akan mendapatkan mandat serta dukungan dari DPP PDIP, khususnya mandat dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, untuk diusung dalam pilkada sebagai calon wali kota Medan.

"Kita meyakini mendapatkan dukungan dari PDIP karena berdasarkan hasil survei, seperti yang kita lihat sendiri, elektabilitas masih paling unggul dibanding lainnya. Begitu juga dengan dukungan dari partai politik lainnya, mendukung kita," katanya.

Selain sudah mendapatkan sinyal dukungan dari PDIP, Bobby Nasution yang sudah mendapatkan mandat dari Partai Nasdem dan Golkar dan PSI, juga dikabarkan akan mendapatkan dukungan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Berdasarkan UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2026, parpol atau gabungan parpol yang dapat mengusung minimal memperoleh paling sedikit 20% kursi DPRD atau 25% dari akumulasi perolehan suara sah.

Dalam Pasal 40 ayat 1 disebutkan, bahwa partai politik atau gabungan partai politik dapat mendaftarkan pasangan calon jika telah memenuhi persyaratan perolehan paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPRD. Dengan persyaratan itu, partai yang memiliki minimal 10 kursi maka dapat mengusung calon sendiri.

Untuk DPRD Medan, PDIP memiliki 10 kursi, Gerindra 10 kursi, Golkar 4 kursi, Nasdem 4 kursi, PSI 2 kursi dan PPP 1 kursi. Total kursi dari partai koalisi pendukung pemerintahan Jokowi untuk mendukung Bobby Nasution ini sebanyak 31 kursi.

Bobby Nasution dipastikan bertarung dengan calon petahana, Akhyar Nasution, merupakan kader PDIP yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahterah (PKS) dan Demokrat. Untuk di DPRD Medan, PKS memiliki 7 kursi dan Demokrat 4 kursi.

Sejauh ini, Hanura yang memiliki 2 kursi, masih belum menyatakan memberikan dukungan. Kabar yang berkembang, Hanura akan mendukung Bobby Nasution di pilkada Medan.

Sementara itu, PDI Perjuangan dipastikan tidak akan melakukan koalisi dengan partai politik (parpol) yang berada di luar pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pemilihan kepala daerah secara serentak di Tanah Air, 9 Desember 2020 mendatang.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP, Djarot Saiful Hidayat menegaskan, PDIP akan memprioritaskan koalisi dengan partai pendukung pemerintahan Presiden Jokowi. PDIP tidak melakukan kerjasama dengan partai di luar pemerintahan.

Sejauh ini, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahterah (PKS), merupakan 2 di antara partai yang berada di luar pemerintahan. Untuk pilkada Medan, kedua partai ini mengusung kader PDIP, Akhyar Nasution, sebagai calon wali kota Medan.

"Kita mengedepankan berkoalisi dengan partai di dalam pemerintahan karena Pak Jokowi ini adalah presiden kita. Jokowi ini juga kader internal PDIP Perjuangan, maka kita akan bekerjasama dengan partai-partai pendukung pemerintah," katanya.

Ketika disinggung tentang pengumuman resmi pasangan calon, Djarot menyampaikan, pengumuman pasangan calon dari PDIP diumumkan pada akhir Juli 2020, atau paling lambat diumumkan pada awal Agustus 2020 nanti. Untuk di Medan, Djarot menyatakan Bobby Nasution layak diusung.

"Mas Bobby Nasution merupakan sosok pemimpin muda, pekerja keras dan sebagai calon wali kota yang memiliki banyak inovasi, kreatif dan berpikir out of the box dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Medan. Mas Bobby layak didukung," sebutnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution masih mengharapkan bisa diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon wali kota dalam Medan.

"Sebagai kader, saya berharap yang dicalonkan dari PDIP untuk Pilkada Medan. Yang penting saya sudah berusaha untuk berbuat demi masyarakat," ujar Akhyar Nasution di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU).

Akhyar mengaku tidak mau mengambil pusing selama DPP PDIP belum memutuskan nama pasangan yang akan diusung dalam kontestasi di Pilkada Medan. Meski demikian, dia tetap bersabar menunggu hasil keputusan partai yang membesarkannya.

"Jika PDIP tidak mencalonkan tidak masalah. Saya ingin mengabdikan kepada Kota Medan. Kita serahkan kepada rakyat Kota Medan. Alhamdulillah karena PKS dan Demokrat mencalonkan saya," sebutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Industri Berkembang, Kudus Pertahankan Lahan Pertanian

Beberapa waktu terakhir ribuan hektare lahan pertanian di Kabupaten Kudus belakangan telah dibangun banyak bangunan permanen.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Pertamina Pastikan Penyaluran LPG di Jawa Tengah Lancar

Pertamina di wilayah MOR IV khususnya Jawa Tengah memiliki 107 Stasiun Pengisian Pusat Bulk Elpiji.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Pilkada Medan, Bobby Nasution Berani Keluar dari Zona Nyaman

Meski berusia tergolong masih hijau, Bobby Nasution dinilai bukan sosok pemuda yang mengandalkan hidup di balik kemewahan orang tuanya.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Cegah Perkawinan Anak, Pemkab Wonosobo Dirikan PKSAI

Kehadiran PKSAI di Wonosobo, kata Agus, tak lepas dari prakarsa Kementerian Sosial RI bersama UNICEF serta Yayasan Setara Semarang.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Mensos Dorong Puslitbangkesos untuk Terus Lakukan Riset

Menurut Mensos Juliari Batubara, riset dibutuhkan untuk mengukur kekosistenan kementerian.

NASIONAL | 24 Juli 2020

MAKI Adukan Oknum Jaksa Terkait Kasus Djoko Tjandra ke Komjak

MAKI akan melaporkan sejumlah oknum jaksa yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus Djoko Tjandra ke Komisi Kejaksaan (Komjak).

NASIONAL | 24 Juli 2020

Wamenhan Buka Diksarmen Mahasiswa S1 Unhan

Program ini juga selaras dengan Peta Jalan Unhan menjadi World Class Defense University pada 2024.

NASIONAL | 24 Juli 2020

KPK Tindakanjuti Temuan BPK soal Dana APBN Masuk ke Rekening Pribadi

KPK bakal menindaklanjuti BPK terkait adanya lima kementerian yang menggunakan rekening pribadi untuk mengelola dana APBN.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Kemhan Akui Dana Negara Masuk Rekening Pribadi Atase

Dalam pelaksanaan tugas di luar negeri, para atase pertahanan membutuhkan pengiriman dana kegiatan yang segera dan cepat

NASIONAL | 24 Juli 2020

Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Luwu

Sejsk kemarin gempa bumi sudah tiga kali mengguncang Kabupaten Luwu.

NASIONAL | 23 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS