Pandemi Corona, IDI Minta Bali Dikarantina
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Pandemi Corona, IDI Minta Bali Dikarantina

Minggu, 29 Maret 2020 | 18:48 WIB
Oleh : I Nyoman Mardika / JEM

Denpasar, Beritasatu.com - Penyebaran virus corona di Bali terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bali, jumlah pasien positif dan pasien dalam pengawasan (PDP) terus bertambah. Hingga Mnggu (29/3/2020), kasus positif corona mencapai 10 kasus sementara PDP bertambah lagi 7 orang sehingga seluruhnya menjadi 121 orang PDP Covid-19.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali dr I Gede Putra Suteja mengatakan, untuk menangani wabah ini agar cepat selesai, perlu dilakukan karantina wilayah. Selain itu juga perlu dilakukan pemetaan sebaran Covid-19 melalui orang dalam pemantauan (ODP) dan PDP.

Sutedja menyampaikan, karantina wilayah perlu dilaksanakan dengan batasan-batasan. “Pemerintah provinsi sebenarnya sudah mengeluarkan edaran-edaran untuk menghindari keluar masuk suatu wilayah. Jika masyarakat disiplin tidak keluar masuk, saya kira kita bisa bebas dari corona ini akan lebih cepat,” ujarnya, Minggu (29/3/2020).

Selain itu masing-masing wilayah juga perlu membuat peta penyebaran ODP dan PDP. Misalnya di suatu desa harus sudah mempunyai data warganya yang berstatus ODP dan PDP. Baik yang dirawat di rumah sakit maupun dirawat mandiri di rumah.

Sementara itu, Wali kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dengan tegas melarang warganya agar tak pulang kampung. Larangan ini diberlakukan hingga kondisi benar-benar pulih dan kembali seperti semula. Hal ini perlu diperhatikan agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas, karena dengan tingkat mobilitas penduduk yang tinggi antar suatu daerah atau wilayah akan memperluas dan mempercepat penyebaran Covid 19.

Apalagi semua orang bisa sebagai carrier, membawa virus atau terkena virus di suatu daerah. "Keberhasilan dalam memutus mata rantai virus corona diperlukan disiplin dan kerja sama dengan semua, tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tapi perlu peran serta dan kedisilpinan masyarakat dalam mengikuti arahan dan himbauan," kata Rai Mantra, Minggu (29/3/2020) di Denpasar.

Dibatasi
Ditambahkan, beberapa kebijakan telah diambil pemerintah Kota Denpasar dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 seperti menerapkan sistem belajar dari rumah bagi siswa, bekerja dari rumah bagi pegawai, membatasi jam operasional pusat pusat perbelanjaan seperti mall, pasar sampai pukul 21.00 serta menutup sementara obyek obyek wisata dan tempat hiburan.

"Ini kami lakukan adalah untuk membatasi mobilitas manusia, disamping langkah langkah pencegahan yang sudah dilakukan seperti penyemprotan disinfektan, menyiapkan pelayanan dan belanja secara online dan penerapan physical distancing," kata Rai Mantra.

Selebihnya dia meminta bagi warga masyarakat yang baru datang bepergian dari luar daerah maupun luar negeri yang sudah terjangkit Covid-19, agar memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat serta melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah selama 14 hari.

Karena menurut Rai Mantra, beberapa pasien positif Covid-19 ternyata mempunyai riwayat datang dari daerah atau negara terpapar virus tersebut. Sehingga Rai Mantra meminta masyarakat agar mengurangi ke luar rumah kalau tidak penting.
Ia juga menambahkan, permintaan untuk tidak pulang kampung sementara waktu in juga dikarenakan trend penyebaran virus corona semakin meningkat.

"Kita tidak tahu siapa yang menbawa virus atau tidak, untuk alasan keselamatan bersama dan memutus rantai penyebaran virus corona, maka imbauan ini kembali kami tegaskan agar masyarakat tidak pulang kampung untuk sementara hingga kondisi kembali normal," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Melawan Covid-19, Pemkot Depok Bentuk Kampung Siaga

Pemerintah Kota Depok menginisiasi pembentukan kampung siaga Covid-19 bekerja sama dengan komunitas sekolah Relawan.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Pandemi Corona, MA Izinkan Persidangan Perkara Pidana Melalui Telekonferensi

MA mengizinkan seluruh pengadilan menggelar sidang perkara pidana melalui jarak jauh atau telekonferensi, mengingat terjadinya pandemi virus "corona".

NASIONAL | 29 Maret 2020

Wali Kota Tasikmalaya Berlakukan Karantina Wilayah Mulai 31 Maret 2020

Teknis karantina wilayah itu, ungkap Budi dengan melarang angkutan umum dari daerah-daerah yang sudah terpapar Covid-19 masuk ke Kota Tasikmalaya.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Taati Imbauan Pemerintah untuk Cegah Penularan Covid-19

Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah berharap masyarakat dapat menaati imbauan pemerintah berkaitan pencegahan penularan wabah virus Covid-19.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Sabam Sirait Percaya Jokowi Utamakan Rakyat dari Covid-19

Komitmen Jokowi dalam mengurus semua rakyat Indonesia sudah teruji.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Jokowi Akan Disalahkan Publik Jika Tidak Segera Karantina Wilayah

Jokowi jangan berhenti di tingkat imbauan, namun harus juga membuat aturan yang memberikan sanksi hukuman fisik atau denda.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Merapi Masih Meletus Hingga Minggu Dini Hari

Sejak Jumat (27/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) rentetan erupsi Gunung Merapi terjadi.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Imbas Corona, Masa Libur Sekolah di Banten Diperpanjang Hingga 1 Juni 2020

Keputusan perpanjangan masa libur tersebut tertera pada Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Waktu Libur Proses Mengajar Belajar.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Disiplin Jaga Jarak, Putus Mata Rantai Penularan Virus Corona

Untuk memutuskan rantai penularan virus "corona" tetap lakukan menjaga jarak 1,5 meter dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

NASIONAL | 29 Maret 2020

APDHI Minta Penimbun APD dan Antiseptik Dipidana

APDHI mendesak aparat kepolisian melakukan razia terhadap adanya dugaan penimbunan APD, masker, serta antiseptik lainnya.

NASIONAL | 29 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS