Banten Distribusikan 5.000 APD Bantuan Pemerintah Pusat
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Banten Distribusikan 5.000 APD Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 27 Maret 2020 | 14:02 WIB
Oleh : Laurens Dami / Jeis Montesori

Serang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah menerima sebanyak 5.000 unit alat pelindung diri (APD) berupa baju cover all dari pemerintah pusat. Dinas Kesehatan Provinsi Banten telah mendistribusikan APD tersebut ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Banten.

Kepala Dinkes Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti selaku Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten pada Kamis (26/3/2020) di Serang menyampaikan, bahwa APD dari pemerintah pusat tersebut telah diterima pada Senin (23/3/2020).

“APD tersebut kami bagikan juga ke semua RSUD di Banten,” ujar Ati Pramudji.

Sementara alat pendeteksi awal corona melalui antibodi yaitu tes cepat (rapid test) corona, kata Ati, baru diterima pada Rabu (25/3/2020).

"Bantuan rapid test dari pemerintah pusat baru kami terima pada Rabu pagi. Kami juga telah mendistribusukan alat rapid test tersebut ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan RSU di Banten," jelas Ati.

Ati mengungkapkan, Provinsi Banten mendapatkan sebanyak 3.600 alat rapid test dari pemerintah pusat yang akan di distrubusikan ke delapan kabupaten/kota dan satu RSUD sebagai RS pusat rujukan Covid-19 di Provinsi Banten.

“Penggunaan rapid test tersebut akan diprioritaskan bagi pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), Petugas kesehatan yang kontak erat dengan PDP, serta masyarakat yang melalukan kontak erat dengan kasus terkonfirmasi/positif Covid-19,” tegasnya.

Ati mengungkapkan, di wilayah Provinsi Banten terdapat 113 rumah sakit untuk ODP, empat rumah sakit rujukan PDP dan satu rumah sakit pusat rujukan Covid-19.

RS pusat rujukan Covid-19 diharapkan dapat menyediakan bed isolasi bagi seluruh pasien Covid yang berasal dari seluruh wilayah Banten.

"Karena RSUD Banten adalah sebagai RS rujukan pusat Covid-19 se-Provinsi Banten oleh karenanya kami hanya menerima pasien rujukan PDP yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten," ujar Ati.

Untuk RSUD Banten, lanjut Ati, yang sudah masuk sebanyak tujuh orang, tetapi saat ini masih sedang menunggu rujukan dari 14 RS di Banten.

“Kami perlu dilihat terlebih dahulu asal pasien, gejalanya apa saja, ada riwayat kontak atau berkunjung ke daerah terpapar Covid-19 atau tidak dan apakah sudah dites swab atau belum. Bila tes swab sudah dilakukan di RS pertama, maka RSUD Banten tidak melakukan periksa swab ulang dan menunggu hasil dari pemeriksaan yang pertama. Kecuali jika pasien yang dirujuk belum dilakukan swab kami yang melakukan swab," pungkasnya. 



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Megawati Perintahkan Kader Prioritaskan Bantuan Barang, Bukan Uang

"Selain masker dan APD, Partai terus memberikan bantuan berupa jamu, telor, hand sanitizer, dan juga penyemprotan desinfektan."

NASIONAL | 27 Maret 2020

Ganjar Tegaskan Kota Tegal Tidak Lockdown, Hanya Isolasi Terbatas

"Intinya itu bukan lockdown, hanya isolasi terbatas agar masyarakat tidak bergerak bebas. Sampai tingkat itu saja," tegas Ganjar.

NASIONAL | 27 Maret 2020

Pemerintah Terapkan Pembatasan Sosial dan Pendisiplinan Hukum

“Berdasarkan maklumat tersebut, Polri menindak tegas aktivitas massa dan kerumunan.”

NASIONAL | 27 Maret 2020

Komisi II DPR Akan Proses PAW Yessy untuk Gantikan Evi

"Komisi II tidak lagi menggelar uji kepatutan dan kelayakan. Kami gunakan hasil fit and proper test tahun 2017."

NASIONAL | 27 Maret 2020

TNI Distribusikan 151.000 APD ke Daerah, Stok Masih 19.000

Dari 170.000 stok APD nasional, saat ini stok nasional tersisa 19.000 APD.

NASIONAL | 27 Maret 2020

Pengamat: Jakarta Lock Down Bisa Melahirkan Kekacauan

“Kalau misalnya itu dilakukan lock down, kalau orang kaya pesan makan enak, lewat online bisa. Kalau orang miskin mau makan, harus berkeringat dulu."

NASIONAL | 27 Maret 2020

Masyarakat Harus Ikut Berperan Tekan Rasio Kematian Covid-19

"Masyarakat ketika melakukan social distancing secara tertib dan disiplin akan mengurangi pasien yang terpapar corona."

NASIONAL | 27 Maret 2020

Pemerintah Akan Larang Mudik

Pengambilan keputusan untuk melarang mudik akan dilakukan dalam rapat terbatas.

NASIONAL | 27 Maret 2020

UI dan Iluni Kembangkan Bilik Disinfeksi Cepat

BDC-04 dilapisi alumunium foil karena material ini memiliki pengaruh siklus hidup yang paling pendek bagi virus corona.

NASIONAL | 27 Maret 2020

Bubarkan Kerumunan, Polri: Perantau Kita Imbau Tak Mudik

Polri tidak bisa melarang adanya pergerakan penduduk apalagi hingga level RT-RW sebab Indonesia tidak mempraktikkan karantina total

NASIONAL | 27 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS