Mulai November, Alibaba dan Microsoft Pungut PPN 10% bagi Pelanggan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Mulai November, Alibaba dan Microsoft Pungut PPN 10% bagi Pelanggan

Jumat, 9 Oktober 2020 | 16:50 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Jaringan perusahaan internasional Alibaba dan Microsoft akan memungut pajak pertambahan nilai (PPN) atas barang dan jasa digital dari luar negeri yang dijual kepada pelanggan di Indonesia, mulai 1 November 2020.

Kepastian itu, disampaikan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak yang telah resmi menetapkan delapan perusahaan global menjadi pemungut PPN atas barang dan jasa digital dari luar negeri yang dijual kepada pelanggan Indonesia.

Kedelapan perusahaan tersebut adalah Alibaba Cloud (Singapore) Pte Ltd, GitHub, Inc, Microsoft Corporation, Microsoft Regional Sales Pte. Ltd, UCWeb Singapore Pte. Ltd, To The New Pte. Ltd, Coda Payments Pte. Ltd, dan Nexmo Inc.

"Dengan demikian, mulai 1 November 2020, para pelaku usaha tersebut akan mulai memungut PPN atas produk dan layanan digital yang mereka jual kepada konsumen di Indonesia," bunyi pernyataan pers Ditjen Pajak, di Jakarta, Jumat (9/10/2020).

Dijelaskan, jumlah PPN yang harus dibayar pelanggan adalah 10% dari harga sebelum pajak, dan harus dicantumkan pada kwitansi atau invoice yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.

"Hingga hari ini jumlah pemungut PPN produk digital luar negeri adalah 36 entitas," sebut Ditjen Pajak.

Melalui pernyataan tersebut, Ditjen Pajak juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan langkah proaktif dari sejumlah entitas yang telah ditunjuk sebagai pemungut PPN.

Ditjen Pajak berharap seluruh perusahaan yang telah memenuhi kriteria, termasuk penjualan Rp600 juta setahun atau Rp50 juta per bulan, agar dapat mengambil inisiatif dan menginformasikan kepada Ditjen Pajak supaya proses persiapan penunjukan termasuk sosialisasisecara one-on-one dapat segera dilaksanakan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menko PMK: UU Cipta Kerja Majukan UMKM

Menko PMK Muhadjir Effendy menilai UU Cipta Kerja akan memberikan ruang untuk para angkatan kerja ini memiliki lapangan pekerjaan.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

ASDP Gandeng Damri Sediakan Layanan Bus ke Soetta dan Tanjung Lesung

ASDP dan Damri melakukan uji coba operasional layanan bus Damri dari Mal Sosoro Terminal Eksekutif Merak.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

Keberadaan UU Cipta Kerja dinilai dapat membuat dunia usaha di Indonesia semakin berkembang.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Great Eastern Perkuat Jalur Distribusi Online

Great Eastern meluncurkan Go Great, platform digital berbasis web untuk pembelian asuransi secara online.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

BKPM Ingatkan Investor Buat Laporan Triwulanan

Di akhir bulan Oktober 2020, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan merilis data capaian realisasi investasi triwulan III 2020.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Apindo: UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha dan Pekerja

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani, meyakini Undang-Undang (UU) Cipta Kerja menguntungkan pengusaha dan pekerja.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Rupiah Ditutup Menguat Tipis 10 Poin

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Jumat (8/10/2020), terpantau menguat tipis ke kisaran Rp 14.675.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Bursa Eropa Menguat Sambil Menunggu Kelanjutan Stimulus AS

Indeks Stoxx600 naik 0,25 persen, DAX Jerman turun 0,07 persen, FTSE Inggris naik 0,62 persen, CAC Prancis naik 0,25 persen, FTSE MIB Italia turun 0,42 persen.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

Bursa Asia Ditutup Beragam

Indeks Nikkei 225 Tokyo turun 0,12 persen, Indeks Komposit Shanghai naik 1,68 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,31 persen, S&P/ASX 200 datar.

EKONOMI | 9 Oktober 2020

KBI Luncurkan Aplikasi Resi Gudang Berbasis Block Chain

KBI melakukan soft launching aplikasi IS-Ware NextGen, yang merupakan pengembangan dari Aplikasi Resi Gudang yang telah digunakan sejak tahun 2010.

EKONOMI | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS