INDEX

BISNIS-27 448.452 (1.72)   |   COMPOSITE 5112.19 (25.99)   |   DBX 973.986 (3.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.16)   |   IDX30 428.304 (2.02)   |   IDX80 113.764 (0.51)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.06)   |   IDXG30 119.182 (0.07)   |   IDXHIDIV20 379.228 (2.62)   |   IDXQ30 124.656 (0.91)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.35)   |   IDXV30 107.478 (0.46)   |   INFOBANK15 831.648 (8.54)   |   Investor33 374.125 (1.68)   |   ISSI 151.171 (0.15)   |   JII 550.867 (-1.07)   |   JII70 188.056 (-0.08)   |   KOMPAS100 1022.34 (3.5)   |   LQ45 789.815 (3.41)   |   MBX 1412.7 (7.46)   |   MNC36 280.331 (1.07)   |   PEFINDO25 282.464 (3.53)   |   SMInfra18 241.575 (0.59)   |   SRI-KEHATI 316.512 (1.87)   |  

Kian Banyak Orang Kaya Pakai Tabung Elpiji 3 Kilogram

Kamis, 6 Agustus 2020 | 15:55 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Gas elpiji 3 kilogram (kg) yang diperuntukan bagi kelompok miskin kian banyak digunakan kelompok masyarakat mampu di masa pandemi Covid-19. Akibatnya, kuota gas elpiji 3 kg sering habis di tengah jalan hingga akhirnya terjadi kelangkaan. Kelompok yang berhak pun dirugikan.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan, mengatakan kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg merupakan permasalahan klasik yang selalu timbul di setiap tahunnya.

Namun di masa pandemi Covid-19, di mana banyak orang beraktivitas di rumah, kelangkaan gas elpiji 3 kg makin meningkat, karena makin banyak kelompok masyarakat mampu yang menggunakannya.

"Biasanya, kelangkaan akibat tidak adanya pembatasan distribusi. Masyarakat mampu masih banyak kedapatan menggunakan elpiji ukuran 3 kilogram. Ini juga terjadi karena disparitas harga dengan elpiji nonsubsidi yang masih besar. Apalagi disaat banyak kegiatan di rumah seperti saat ini, kebutuhan penggunaan LPG mengalami peningkatan," kata Mamit Setiawan, di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Mamit berharap, kelompok masyarakat mampu tidak menggunakan gas elpiji 3 kg karena merugikan kelompok masyarakat lain dan juga para pedagang kecil yang memang lebih berhak mendapatkan gas elpiji 3 kg.

Jika kelompok masyarakat mampu masih bandel menggunakan gas elpiji 3 kilogram, bisa dipastikan kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas akan jebol dan ujung-ujungnya justru memberatkan Pertamina dan keuangan negara. Ia pun mendorong masyarakat beralih ke produk-produk gas lain milik Pertamina terutama nonsubsidi.

Untuk mengatasi kelangkaan, Mamit Setawan juga menyampaikan agar Pertamina bisa memanfaatkan agen sebagai penyalur resmi saat mengadakan operasi pasar.

“Agen ini pasti mempunyai gudang, jadi operasi pasar yang dilakukan oleh Pertamina dilakukan di gudang-gudang milik agen. Batasi 1 orang hanya berhak dengan 1 tabung LPG 3 kilogram, bahkan jika bisa mereka menunjukan KTP agar tidak dobel-dobel dalam 1 kepala keluarga,” ujar Mamit Setiawan.

Dia memperkirakan jika beban subsidi naik terus, akan menyebabkan beban keuangan negara bisa terganggu. Apalagi, ditambah saat ini 70% elpiji masih impor.Jika subsidi terus, defisit transaksi berjalan akan makin tinggi.

“Perlu adanya kebijakan dalam mengendalikan elpiji 3 kg yang salah satunya adalah distribusi tertutup. Ini lebih jelas asalkan datanya benar sehingga tepat sasaran dan jangan sampai ada kesalahan data. Salah satu kelemahan kita adalah akurasi data,” pungkasnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNI Kuasai 12,51% Layanan Kredit Sindikasi

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, menempati peringkat teratas dalam jajaran lembaga keuangan penyedia sindikasi di Indonesia.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Ekonom: Resesi Jadi Kenormalan Baru

Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, semua negara berpotensi mengalami resesi, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Penanganan Covid-19 Tidak Optimal, Indonesia Resesi Triwulan III 2020

Ekonom Indef, Bhima Yudhistira Adhinegara, pesimistis ekonomi RI bisa keluar dari jurang resesi dengan cara penanganan pandemi Covid-19 seperti saat ini.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Triwulan II 2020, Ekonomi 213 Negara Runtuh

Dampak pandemi Covid-19 membuat ekonomi di 213 negara runtuh di triwulan II 2020.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Inovasi Brand Jadi Referensi Konsumen

Tidak semua brand mampu menciptakan inovasi dan menjadi yang pertama di kategori produk atau jasa.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Semester I Tahun 2020, Kinerja Keuangan PPI Positif

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI) menorehkan kinerja keuangan positif untuk periode semester 1 tahun 2020.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Apresiasi Pengguna, SiCepat Bagi Hadiah Total Rp 7,7 M Lewat Youtube

SiCepat mengadakan Program Hujan Hadiah Youtube SiCepat dengan total hadiah Rp 7,5 miliar.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Pandemi, Latinusa Targetkan Marketshare Tinplate Nasional 60%

Latinusa terus meningkatkan peran strategis dalam mendorong perkembangan serta pertumbuhan industri tinplate nasional.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini di Teritori Negatif

Shanghai SE composite di Tiongkok melemah 12,02 poin (0,38 persen) mencapai 3.364.

EKONOMI | 6 Agustus 2020

Jeda Siang, IHSG Naik 43 Poin ke 5.170

IHSG sempat mencapai level tertinggi 5.179 dan level terendah 5.127.

EKONOMI | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS