3.000 Anak Alami Pelecehan Seksual di Gereja Katolik Prancis
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

3.000 Anak Alami Pelecehan Seksual di Gereja Katolik Prancis

Kamis, 18 Juni 2020 | 16:16 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Paris, Beritasatu.com - Lebih dari 3.000 anak telah mengalami pelecehan seksual di Gereja Katolik Prancis sejak 1950. Demikian laporan Komisi Independen Prancis tentang Pelecehan Seksual di Gereja (Commission independante sur les abus sexuels dans l'Eglise/CIASE), di Paris, Prancis, Rabu (17/6/2020).

"Jumlah korban sebenarnya dari pelecehan seksual terhadap anak di gereja Katolik Prancis, mungkin jauh lebih tinggi. Sekitar 1.500 pendeta dan pejabat gereja menjadi pelaku pelecehan itu," kata Presiden CIASE, Jean-Marc Sauv.

Menurut Jean-Marc Sauv, CIASE telah membuka hotline yang mendesak para korban untuk membuka diri dan melaporkan pelecehan seksual yang mereka alami, tanpa perlu merasa takut bahwa identitas dan aib mereka akan terbongkar.

Panggilan untuk saksi telah dilakukan hingga 31 Oktober 2019 dan ulasan arsip Gereja telah dilanjutkan setelah dihentikan selama penguncian terkait pandemi virus corona (Covid-19) di Prancis.

"Kami telah menerima 5.300 panggilan selama tahun lalu. Jumlah korban diperkirakan sekitar 40 kasus per tahun selama tujuh dekade terakhir. Saya sangat yakin bahwa ada lebih banyak korban," kata Jean-Marc Sauve, kepada wartawan melalui konferensi video.

CIASE melibatkan sejumlah ahli, antara lain pakar hukum, dokter, sejarawan, sosiolog dan teolog. Komisi tersebut, diharapkan akan menghasilkan laporan lengkap dengan rekomendasi tentang cara mencegah penyalahgunaan kekuasaan di Gereja Katolik Prancis, pada akhir tahun.

CIASE dibentuk pada Juni 2019 untuk menyelidiki laporan mengenai dugaan pelecehan seksual terhadap anak-anak di Gereja Katolik Prancis, setelah serangkaian kasus pedofilia yang dilakukan seorang pastor mengguncang gereja Katolik di Prancis dan berbagai negara.

Asosiasi para korban pelecehan seksual terhadap anak memuji janji transparansi Gereja Katolik Prancis, setelah lama menuduh pejabat seniornya menutupi kasus-kasus pedofilia untuk melindungi para imam dari tuntutan.

Kasus Dalam kasus profil tinggi terbaru, seorang pendeta Katolik yang dipecat divonis lima tahun penjara pada bulan Maret karena melakukan pelecehan seksual terhadap pramuka anak laki-laki dalam perawatannya beberapa dekade lalu.

Pastor Bernard Preynat (75), mengaku dalam persidangannya di Pengadilan Kota Lyon, bagian tenggara Prancis, bahwa dia telah membelai bagian tubuh anak-anak yang dia tahu dilarang. Skandal itu menjadi subjek film terkenal tahun lalu berjudul "Grace a Dieu" (Oleh Rahmat Tuhan) oleh sutradara Francois Ozon, yang bekerja dengan beberapa korban.

Tahun lalu, Paus Fransiskus mengesahkan langkah yang mewajibkan mereka yang memiliki pengetahuan tentang pelecehan seksual anak untuk melaporkannya kepada atasan mereka. Langkah Paus Fransiskus tersebut, diharapkan akan membawa banyak kasus tentang pelecehan seksual terhadap anak-anak di Gereja Katolik terungkap.



Sumber:AFP, Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Korut Beberkan Alasan Meledakkan Kantor Penghubung antar-Korea

Media pemerintah Korea Utara, Rabu (17/6/2020), membeberkan alasan penyerangan kantor penghubung antar-Korea, di Kaesong, yang berbatasan dengan Korea Selatan.

DUNIA | 18 Juni 2020

Peretas Tiongkok Diduga Targetkan Tim Kampanye Biden

Peretas yang disponsori Tiongkok diduga menargetkan tim kampanye calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden.

DUNIA | 18 Juni 2020

Pascaserangan Korut, Menteri Unifikasi Korsel Ajukan Pengunduran Diri

Menteri Unifikasi Korea Selatan, Kim Yeon-chul, mengajukan pengunduran diri pascaserangan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong oleh militer Korea Utara.

DUNIA | 18 Juni 2020

Indonesia Terpilih sebagai Anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB

Pemilihan anggota Ecosoc PBB ini diselenggarakan di Markas Besar PBB di New York, AS, pada 17 Juni 2020.

DUNIA | 18 Juni 2020

8 Perusahaan Farmasi Dunia Bersaing Temukan Vaksin Covid-19

CFRA Research, menyebut setidaknya delapan perusahaan farmasi di dunia saat ini bersaing untuk mengembangkan vaksin virus corona.

DUNIA | 18 Juni 2020

Pakar: Perintah Reformasi Kepolisian ala Trump Tidak Cukup

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (16/6), menandatangani perintah eksekutif untuk memperbaiki beberapa prosedur polisi.

DUNIA | 18 Juni 2020

Presiden Honduras Terinfeksi Covid-19

Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez menyatakan terinfeksi virus corona dengan gejala ringan.

DUNIA | 18 Juni 2020

Jajak Pendapat Pilpres AS, Elektabilitas Biden 13% di Atas Trump

Jajak pendapat (polling) terbaru menunjukkan elektabilitas calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, lebih tinggi 13% di atas petahana Presiden AS, Donald Trump.

DUNIA | 18 Juni 2020

Sepasang Sepatu "Butut" Nike Ini Harganya Rp 2 M

Sepasang sepatu lari Nike yang sudah butut diperkirakan bakal laku hingga US$ 150.000 (Rp 2,1 miliar) dalam lelang di Sotheby's.

DUNIA | 18 Juni 2020

Terungkap, Trump Minta Bantuan Presiden Tiongkok untuk Pilpres 2020

Trump disebut mengatakan impor kedelai dan gandum Tiongkok akan berpengaruh bagi para pemilih di kalangan petani Amerika.

DUNIA | 18 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS