Hari Buruh, Erdogan Janji Lindungi Hak Pekerja Turki
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Hari Buruh, Erdogan Janji Lindungi Hak Pekerja Turki

Jumat, 1 Mei 2020 | 12:50 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Ankara, Beritasatu.com - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berjanji akan melindungi hak-hak pekerja, dan menyerukan semua pihak bahu-membahu mengatasi dampak wabah corona (Covid-19) terhadap kelangsungan pekerjaan di negara itu.

Pernyataan tersebut, disampaikan Recep Tayyip Erdogan, dalam pidato menandai peringatan "May Day 2020" atau Hari Buruh Internasional 2020, di Ankara, Turki, Jumat (1/5/2020).

"Saya berharap bahwa 1 Mei, yang dirayakan sebagai hari persatuan dan solidaritas pekerja di seluruh dunia, akan mengarah pada lingkungan kerja yang adil, dan saya menyapa semua warga negara saya dengan perasaan yang paling tulus. Kami akan terus mendukung semua jenis pekerjaan, dan melindungi hak-hak pekerja kami," kata Recep Tayyip Erdogan.

Menurut Recep Tayyip Erdogan, Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa telah berjuang untuk menegakkan keadilan buruh sejak berkuasa. Meskipun mendukung pekerja, namun dia menegaskan bahwa pemerintah percaya dengan cara damai untuk mengklaim hak-hak buruh.

"Seiring Turki tumbuh dan berkembang, kami akan melakukan segala upaya agar setiap anggota bangsa kami mendapat manfaat dari nilai tambah yang muncul," ujar Recep Tayyip Erdogan.

Terkait dengan perjuangan melawan wabah Covid-19, lanjutnya, pemerintah Turki mengutamakan langkah-langkah dan dukungan yang akan melindungi karyawan di setiap bidang, agar tidak kehilangan pekerjaan dan mendapat jaminan sosial.

"Kami melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa tidak ada warga negara yang dirugikan, dan terutama untuk menjaga kelangsungan pekerjaan. Dengan program yang kami terapkan di bawah jaring pengaman sosial, kami mencoba untuk meminimalkan masalah yang disebabkan oleh wabah Covid-19 dalam kehidupan karyawan kami," kata Recep Tayyip Erdogan.

Hingga Jumat (1/5/2020) pagi waktu setempat, Turki telah mendaftarkan total 3.174 kematian akibat virus corona, sementara hampir 49.000 orang telah pulih dari penyakit itu. Saat ini ada 120.204 kasus yang dikonfirmasi di negara ini.



Sumber:The Guardian, Daily Sabah


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Perdana Menteri Rusia Positif Covid-19

Mishutin juga untuk sementara waktu mengundurkan diri dalam rangka proses pemulihan.

DUNIA | 1 Mei 2020

Tak Satu pun Negara Bisa Sendirian Atasi Covid-19

Virus Conoa seret semua negara di dunia.

POLITIK | 30 Mei 2020

Tuduhan Trump soal Covid-19 dari Lab Tiongkok Tidak Berdasarkan Bukti

AS telah membayar pendanaan untuk WHO hampir US$ 500 juta per tahun, sementara Tiongkok hanya mendanai US$ 38 juta.

DUNIA | 1 Mei 2020

Donald Trump Tuduh Tiongkok Ingin Dirinya Kalah di Pemilu AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Tiongkok berusaha membuat dirinya kalah dari kandidat Demokrat, Joe Biden, dalam Pilpres AS.

DUNIA | 30 April 2020

WHO Enggan Tanggapi Laporan soal Remdesivir

WHO enggan mengomentari laporan bahwa obat antivirus eksperimental remdesivir produksi Gilead Sciences mungkin membantu pengobatan Covid-19.

DUNIA | 30 April 2020

Trump Ingin Remdesivir Segera Disahkan sebagai Obat Covid-19

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak FDA untuk segera mengesahkan remdesivir buatan Gilead Sciences sebagai pengobatan virus corona atau Covid-19.

DUNIA | 30 April 2020

Kabar Baik, Alat Medis dari Tiongkok, Korsel, UEA Tiba Pekan Ini

Berbagai alat medis akan tiba di Indonesia dari Tiongkok, Korea Selatan dan Uni Emirat Arab pada pekan ini.

DUNIA | 29 April 2020

68.129 WNI dari Malaysia Telah Tiba di Tanah Air

Hingga Selasa (28/4/2020) tercatat telah tiba di tanah air sebanyak 68.129 melalui tiga jalur yaitu laut (69%), darat (18%), dan udara (13%).

DUNIA | 29 April 2020

Trump Bantah Tuduhan Biden Terkait Penundaan Pemilu

Trump menyebut komentar Biden sebagai propaganda yang dibuat-buat.

DUNIA | 29 April 2020

9 Negara Ini Lampaui Kasus Covid-19 di Tiongkok

Sembilan negara telah melampaui kasus positif virus corona (Covid-19) di Tiongkok, yang menjadi negara asal virus mematikan itu.

DUNIA | 29 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS