Soal RUU HIP, Pakar Hukum: Utamakan Unjuk Pikir daripada Unjuk Rasa
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Soal RUU HIP, Pakar Hukum: Utamakan Unjuk Pikir daripada Unjuk Rasa

Sabtu, 11 Juli 2020 | 22:43 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Suparji Ahmad menyatakan respons terhadap suatu isu seperti Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) tak selamanya mesti dengan berunjuk rasa. Menurutnya, unjuk pikir jauh lebih diperlukan untuk menjaga kondisi sosial agar tetap kondusif, terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

“Respons terhadap RUU HIP hendaknya elegan, konstruktif dan solutif, bukan malah kontraproduktif. Pola unjuk rasa perlu disubstitusi dengan unjuk pikir untuk mengatasi masalah distorsi internalisasi dan implementasi nilai-nilai Pancasila," ungkap Suparji ketika menjadi salah satu narasumber dalam diskusi virtual Human Studies Institute (HSI), Sabtu (11/7/2020).

Ia pun mengapresiasi semua elemen masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi mereka terkait RUU HIP ini. Menurutnya, RUU HIP, apabila disahkan, dapat berpotensi memunculkan gejolak di masyarakat.

"Baru RUU saja sudah menjadi polemik apalagi disahkan," lanjut Suparji.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan Robikin Emhas pun meminta agar DPR menerima penolakan masyarakat terhadap RUU HIP.

Legowo saja. DPR tak perlu khawatir kehilangan muka karena membatalkan RUU HIP. Ini kan masyarakat yang mau, justru masyarakat akan memuji DPR jika siap berjiwa besar," tegas staf khusus wakil presiden tersebut.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

PBNU: DPR Tak Perlu Khawatir jika RUU HIP Dibatalkan

Menurut PBNU, DPR tidak perlu khawatir jika membatalkan RUU HIP karena pembatalan tersebut merupakan keinginan masyarakat.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Menkes Serahkan Penghargaan dan Santunan pada Pahlawan Kesehatan

Menkes mengucapkan belasungkawa atas gugurnya para petugas kesehatan.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Tiga Hari, Recovery Rate Jatim Tertinggi Secara Nasional

Angka kesembuhan dari Covid-19 di Jatim meningkat.

NASIONAL | 11 Juli 2020

MUI Gelar Rakornas Pembinaan Seni Budaya Islam

Komisi Pembinaan Seni Budaya Islam (KPSBI) MUI menyelenggarakan rapat koordinasi.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Wishnutama Pastikan Bioskop Terapkan Protokol Kesehatan

Menparekraf Wishnutama Kusubandio melihat langsung standar baru yang telah dipersiapkan pengelola bioskop.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Pakar: BPIP Perlu Payung Hukum Berupa UU

BPIP perlu payung hukum.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Dukung Peringatan Jokowi Soal Covid-19, Hasto: Bangsa Indonesia Perlu Tingkatkan Displin

Menurut Hasto Kristiyanto adalah peringatanb Presiden Jokowi soal melonjaknya kasus Covid-19 adalah momentum meningkatkan kedisiplinan warga Indonesia.

NASIONAL | 11 Juli 2020


Kemdagri : 98 Daerah Telah Cairkan Dana Pilkada

Sudah 98 daerah yang telah transfer 100 persen dana Pilkada ke KPUD.

NASIONAL | 11 Juli 2020

25 Tenaga Kesehatan RSUD Moewardi Solo Reaktif Covid-19

Sebanyak 25 tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat di RSUD Moewardi Solo reaktif Covid-19.

NASIONAL | 11 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS