Anggota Komisi VI Dorong PT Pindad untuk Terus Berinovasi
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Anggota Komisi VI Dorong PT Pindad untuk Terus Berinovasi

Sabtu, 11 Juli 2020 | 06:28 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Bandung, Beritasatu.com - Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendorong PT Pindad untuk terus berinovasi. Diketahui, perusahaan yang bergerak dalam pembuatan produk militer ini mulai memproduksi ventilator dan respirator untuk memerangi pandemi Covid-19.

Ventilator dan respirator tersebut sudah lulus uji teknis Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan dan uji klinis Kementerian Kesehatan (Kemkes).

“Kami bangga, industri pertahanan tidak hanya dalam bidang senjata, tetapi juga dikembangkan kepada industri lainnya seperti alat kesehatan dan lainnya yang diproduksi di sini,” ujar Herman ketika mengikuti Tim Kunspek Komisi VI DPR RI ke PT Pindad di Bandung, Kamis (9/7/2020).

Herman menuturkan, luas lahan yang ditempati PT Pindad mencapai hingga 66 hektar. Infrastruktur pun sudah tersedia. Untuk itu, dirinya mendorong agar peralatan yang dimiliki PT Pindad ditingkatkan secara bertahap menuju industri 4.0.

"Industri pertahanan kita harus maju, harus mengikuti perkembangan teknologi dunia. Industri pertahanan kita harus mandiri dan berdaulat, sehingga kita menjadi negara yang siap dalam situasi apapun," jelasnya.

Bagi Komisi VI DPR RI, lanjut Herman, inovasi dan pengembangan yang sudah direncanakan direksi PT Pindad ke depannya perlu mendapatkan dukungan, baik dari sisi kemampuan keuangan maupun ketersediaan bahan siap pakai yang harus diimpor.

Padahal, bahan baku dasar untuk bahan siap pakai diproduksi di Indonesia.

“Misalnya, selongsong peluru. Kita ketahui sekarang ada empat miliar pesanan dari Kementerian Pertahanan hingga 2024. Bahan selongsongnya harus impor. Padahal, bahan dasarnya yaitu tembaga diproduksi di Indonesia, hasil dari Freeport, pertambangan lainnya di Indonesia,” ungkap politisi fraksi Partai Demokrat itu.

Herman pun mendukung PT Pindad untuk terus mendapat perhatian khusus usai melihat inovasi-inovasi yang terus dikeluarkan perusahaan.

“Tadi, kami juga melihat hasil-hasil untuk kendaraan tempur seperti tank baja. Ke depan tentu harus dikembangkan dan harus menjadi kebanggaan anak negeri,” pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mendagri: Pandemi Ini Harus Dihadapi dengan Prinsip Sun Tzu

Pandemi Covid-19 ini mengakibatkan terjadi banyaknya pengangguran, PHK, karyawan dirumahkan sehingga terjadi krisis sosial.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Bola Panas Kasus Djoko Tjandra Ada di Kejagung?

Besar kemungkinan pemberitahuan penghapusan red notice dari Sekretaris Interpol NCB tidak pernah sampai ke Kejagung.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Ini Harapan Iwan Budianto sebagai Wakil Ketua INAFOC

Wakil Ketua INAFOC Iwan Budianto berharap Indonesia dapat sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

NASIONAL | 11 Juli 2020

DPR Dorong Bio Farma Perkuat Riset dan Inovasi untuk Vaksin Covid-19

Anggota Komisi VI DPR RI Sondang Tiar Debora Tampubolon mendorong Bio Farma agar memperkuat riset dan inovasi, sehingga vaksin dapat lebih cepat ditemukan.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Jasa Medivest Musnahkan 125 Ton Limbah Medis Covid-19

Direktur PT Jasa Medivest Olivia Allan mengatakan bahwa pihaknya memprioritaskan pemusnahan limbah medis Covid-19.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Ketum Korpri Ingatkan Anggotanya Terkait Kode Etik

Anggota Korpri diingatkan untuk menjunjung tinggi kode etik Korpri.

NASIONAL | 11 Juli 2020

BNPT Bangun Zona Integritas Wujudkan Bebas Korupsi

BNPT adalah suatu lembaga yang memiliki tugas pokok dan fungsi yang sangat luas.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Kemdikbud Pertahankan Sejarah Jalur Rempah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tkonsisten mempertahankan sejarah keberadaan jalur rempah.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Puskesos, Bukti Negara Hadir untuk Warga Miskin dan Rentan

Layanan terintegrasi ini diselenggarakan dengan tujuan memudahkan masyarakat menerima layanan.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Najeela Shihab Tidak Minta Royalti “Merdeka Belajar” ke Kemdikbud

Cikal telah membuat pernyataan yang memperbolehkan merek Merdeka Belajar ini digunakan oleh pihak mana pun asalkan untuk kepentingan pendidikan dan pengetahuan.

NASIONAL | 10 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS