Ini Perbedaan Layanan Paylater dan Kartu Kredit
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Ini Perbedaan Layanan Paylater dan Kartu Kredit

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 19:22 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Kegiatan belanja secara daring kini sudah lekat dengan gaya hidup masyarakat. Di masa pandemi ini, tren berbelanja daring pun mengalami peningkatan karena anjuran untuk tetap berada di rumah.

Berbelanja di e-commerce juga diminati karena banyaknya metode pembayaran yang tersedia termasuk kartu kredit.

Meski praktis, namun tidak semua orang memiliki kartu kredit. Sebab, nasabah harus terlebih dahulu mengajukan ke pihak bank. Tentunya hal ini dianggap merepotkan dan cukup sulit. Namun, masyarakat kini tidak perlu khawatir karena kini tersedia layanan daring untuk cicilan tanpa kartu kredit yang dinamakan paylater.

Adapun paylater dan kartu kredit memiliki empat perbedaan sebagai berikut:

Proses Pendaftaran Paylater Lebih Mudah

Persyaratan yang dibutuhkan untuk mendapatkan layanan layanan paylater lebih mudah.

Di Indodana Paylater, misalnya, pengguna hanya perlu memenuhi persyaratan seperti berusia minimal 21 tahun, merupakan warga negara Indonesia (WNI), memiliki penghasilan tetap. Pengguna juga harus memiliki rekening pribadi, akun internet banking dan akun e-commerce.

Berbeda dari kartu kredit, dokumen yang perlu diajukan pun hanya foto KTP dan swafoto atau selfie.

Tenor Paylater Maksimal 12 Bulan

Seperti layaknya layanan pinjaman uang online, layanan paylater di Indonesia menyediakan tenor cicilan mulai dari 30 hari sampai dengan 12 bulan. Sedangkan untuk kartu kredit, tenor yang ditawarkan bisa mencapai 24 hingga 36 bulan.

Dari segi lama cicilan, paylater lebih diperuntukkan untuk jangka pendek. Sementara itu, kartu kredit lebih mengarah ke jangka panjang.

Bagi yang ingin membeli sesuatu dan ingin langsung membayarkannya bulan depan, layanan paylater menyediakan tenor mulai dari 30 hari, sehingga bisa cepat dilunasi dengan bunga ringan. Sebaliknya, untuk nasabah yang ingin mencicil barang lebih lama, bisa memilih tenor hingga 12 bulan. Kartu kredit lebih direkomendasikan untuk cicilan jangka panjang.

Bunga Paylater Lebih Besar

Suku bunga pada kartu kredit berkisar di antara 2-3% setiap bulan. Hal ini sendiri sudah ditetapkan berdasarkan keputusan Bank Indonesia dan undang-undang serta perhitungan yang berlaku.

Suku bunga pada layanan paylater ditentukan oleh masing-masing penyedia layanan dan biasanya lebih besar dari kartu kredit. Meski demikian, tetap ada batas maksimal suku bunga yang ditentukan berdasarkan himbauan dan peraturan dari AFPI dan OJK. Dengan ini, nasabah tidak perlu khawatir pihak penyedia layanan memberikan bunga yang tidak masuk akal.

Limit Kredit Paylater Tidak Berdasarkan Scoring SLIK OJK

Sama dengan kartu kredit, setiap nasabah paylater juga memiliki limit kredit yang berbeda-beda.

Berbeda dengan kartu kredit, limit kredit ini tidak berdasarkan data SLIK OJK. Para pihak penyedia layanan memiliki kriteria dan metode scoring masing-masing untuk menentukan skor kredit para nasabahnya.

Tentu saja indikator dan penilaian yang berbeda ini dikarenakan perbedaan syarat-syarat pengajuan dibandingkan kartu kredit.

Hal ini bisa berdampak baik dan buruk. Nasabah tidak perlu khawatir jika memiliki skor kredit yang buruk pada SLIK OJK karena tidak berhubungan. Namun, mereka akan lebih sulit mengajukan produk perbankan lain seperti KTA atau KPR.

Karena sebaik apapun skor kredit nasabah, tidak akan mempengaruhi SLIK OJK. Adapun skor kredit di SLIK OJK ini cukup penting untuk menjadi pertimbangan di masa depan apabila ingin mengajukan produk perbankan lain.

Sebelum memilih untuk salah satu dari kedua metode pembayaran ini, nasabah dianjurkan untuk memahami untung ruginya terlebih dahulu. Sesuaikan pula penggunaan paylater maupun kartu kredit dengan kebutuhan dan kondisi keuangan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ini Hal yang Perlu Diketahui Pelaku UMKM untuk Perlancar Komunikasi dengan Karyawan

Selain mengubah bisnis ke digital, pelaku pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga harus memperbaiki komunikasi dengan karyawannya agar lebih efektif

DIGITAL | 14 Agustus 2020

Upbit Thailand Dapat Empat Lisensi untuk Bisnis Aset Digital

Lisensi yang didapatkan Upbit Thailand ini memungkinkan perusahaan untuk dapat beroperasi di empat kategori bisnis aset digital

DIGITAL | 14 Agustus 2020

Ingin Berdayakan Generasi Muda, Young On Top Berinvestasi di Hipwee

Melalui investasi du hipwee, Young On Top berkomitmen untuk terus menciptakan generasi muda yang lebih kuat sesuai dengan visinya.

DIGITAL | 14 Agustus 2020

Galaxy A71, Ponsel Mid Range yang Dapat Diandalkan

Galaxy A71 bisa menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan ponsel mid range all round performer.

DIGITAL | 14 Agustus 2020

Accenture dan Google Cloud Bantu Perusahaan Lebih Dekat dengan Konsumen

Kondisi pandemi Covid-19 telah memaksa para pemasar untuk memikirkan kembali strategi engagement dengan konsumen.

DIGITAL | 14 Agustus 2020

Accenture dan Google Cloud Rilis Arsitektur Data Pelanggan

Accenture dan Google Cloud bekerja sama untuk menyediakan arsitektur data pelanggan.

DIGITAL | 13 Agustus 2020

Harga Aset Kripto LYFE Naik 200% di Pasar Indodax

LYFE yang merupakan aset kripto dari dalam negeri seakan tidak mau kalah dengan crypto luar negeri.

DIGITAL | 13 Agustus 2020

Wah, Ternyata TikTok Mata-matai Penggunanya

Hingga November 2019, TikTok menggunakan lapisan enkripsi tambahan guna menutupi aksi mereka memata-matai para penggunanya melalui alamat MAC ponsel pemakai.

DIGITAL | 12 Agustus 2020

Waves Token Resmi Diperdagangkan di Tokocrypto

Waves adalah platform blockchain yang memungkinkan pengguna membuat aset digital internal, menyimpan atau menukar token, bertransaksi dengan cepat dan aman.

DIGITAL | 12 Agustus 2020

Bisnis Influencer Marketing Mampu Bertahan di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 menciptakan peluang baru untuk kalangan influencer, content creator, bisnis, dan agensi merek.

DIGITAL | 11 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS