INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Budiman Sudjatmiko: Politisasi SARA Bentuk Kemalasan Berpikir

Kamis, 13 Agustus 2020 | 20:37 WIB
Oleh : Robertus Wardi / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko menilai cara berpolitik dengan mempolitisasi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagai bentuk kemalasan berpikir dan kemalasan bekerja. Perilaku yang sama pun berlaku untuk para politisi yang menggunakan ujaran kebencian, penyebaran berita bohong (hoax) dan kampanye hitam (black campaign) dalam berpolitik.

“Yang malas berpikir atau bekerja bisanya masuk lewat isu SARA dan sentimen kebencian,” kata Budiman dalam diskusi bertema “Pilkada Tanpa Ujaran Kebencian dan Isu Agama Lebih Oke” di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Ia menjelaskan politik memakai isu SARA atau ujaran kebencian adalah perilaku para politisi yang tidak mau keluar biaya, alias gratis. Pasalnya, penyebaran kebencian dan sentimen SARA, tidak mengeluarkan biaya apa pun. Para politisi hanya teriak dan kampanye dengan memanfaatkan media sosial (medsos) dalam propaganda.

“Mereka memanfaatkan betul perkembangan medsos yang terjadi sekarang. Apalagi di medsos itu, banyak yang anonim (tanpa identitas),” tutur mantan anggota DPR ini.

Menurutnya, pengkapitalisasian politik identitas memanfaatkan previlege (hak istimewa) sebagai mayoritas. Misalnya satu wilayah karena mayoritas atas satu suku, agama atau ras tertentu. Previlege itu dipakai dengan memanfaatkan kopolosan atau keluguan masyarakat.

Dia melihat bangsa ini belum ada perbaikan untuk mencegah berbagai praktik politik identitas yang terjadi selama ini. Bangsa ini belum mau belajar dari berbagai kasus pahit yang terjadi seperti kerusuhan Ambon, kerusuhan Palu, dan pembelahan masyarakat di DKI Jakarta.

“Belum ada perbaikan. Buktinya tiap hendak Pilkada atau Pemilu, kita selalu diskusi yang begini-begini (politisasi identitas, Red),” tutup Budiman.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bawaslu Prediksi Pengawasan Pilkada 2020 Rumit

Hal ini mengingat masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sehingga kampanye Pilkada 2020 akan lebih banyak beralih di media sosial.

POLITIK | 13 Agustus 2020

Kepala BP2MI Akan Jatuhkan Sanksi Tegas ASN yang Khianati Pancasila

ASN BP2MI lakukan sumpah setia kepada Pancasila.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Jokowi Anugerahkan Tanda Jasa Medali Kepeloporan ke Megawati Soekanoputri

Megawati menghadiri upacara penganugerahan Tanda Jasa Medali Kepeloporan dari Jokowi melalui virtual yang didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

POLITIK | 13 Agustus 2020

Raih Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya, Fadli Zon: Ini Penghargaan kepada Rakyat

Fadli Zon mengatakan menjadi suatu kehormatan baginya dapat menerima penghargaan tersebut dari Presiden Jokowi.

POLITIK | 13 Agustus 2020

Raih Penghargaan, Fahri Hamzah: Saya Akan Terus Mengkritik

Fahri menegaskan akan terus mengkritik karena Presiden Jokowi menghargai kritikan dari siapapun, termasuk dirinya.

POLITIK | 13 Agustus 2020

Terima Penghargaan dari Jokowi, Fahri Hamzah Tertawa Semringah

Jokowi diapit oleh Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin di sebelah kiri dan Fahri Hamzah di sebelah kanan. Sementara, Fadli Zon berada di belakang Presiden Jokowi.

POLITIK | 13 Agustus 2020

Jokowi: Berlawanan dalam Politik, Bukan Berarti Bermusuhan

Perbedaan pandangan politik merupakan cerminan dari demokrasi dan tata cara bernegara yang berlaku di Indonesia.

POLITIK | 13 Agustus 2020

Hadiri Upacara Penghargaan di Istana, Fadli Zon Pakai Masker Hitam, Fahri Hamzah Masker Biru

Terlihat seluruh tokoh penerima tanda jasa dan kehormatan tersebut menggunakan masker dan berdiri dengan menjaga jarak satu sama lain.

POLITIK | 13 Agustus 2020

PDIP dan Gerindra Berpotensi Duet pada 2024

Pembentukan poros PDIP-Gerindra berpeluang terjadi pada Pilpres 2024.

POLITIK | 12 Agustus 2020

Pasokan BBM Akan Dijaga selama Pelaksanaan Pilkada 2020

DPP Hiswana Migasa mendukung terciptanya Pilkada 2020 yang aman, damai, dan lancar.

POLITIK | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS