PRSI Akan Cetak Perenang Unggul Lewat Pelatnas Tanpa Henti
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

PRSI Akan Cetak Perenang Unggul Lewat Pelatnas Tanpa Henti

Jumat, 13 Desember 2019 | 13:45 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JAS

Jakarta Beritasatu.com - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) menilai program pembinaan jangka panjang tanpa henti adalah solusi mencetak perenang unggulan yang berkualitas. Jadi tidak ada istilah pelatnas bubar.

Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E Rahardjo menegaskan idealnya renang itu harus mencontoh pelatnas bulutangkis yang tanpa henti dan melakukan seleksi berskala tiga bulan sekali. Jadi pelatnas itu berkesinambungan dengan program jangka panjang. Hal ini menjawab evaluasi cabang olahraga renang yang merebut hanya satu dari target empat emas di SEA Games 2019.

"Jadi jangan di situ mau SEA Games, baru dipersiapkan enam bulan sebelumnya. Baiknya jauh-jauh lagi karena berhenti dua minggu saja, kualitas atlet itu bisa menurun. Kemarin itu bahkan sempat terhenti selama 4-5 bulan. Lalu lanjut lagi masuk pelatnas SEA Games 2019 pertengahan tahun. Ini yang menjadi evaluasi kami dan menjadi salah satu hal yang ingin dilakukan pelatnas tanpa henti dan itu sudah diterapkan negara lain yang banjir medali," ungkapnya usai konferensi pers Kejuaraan Akuatik Indonesia Terbuka di GBK Aquatic, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Program pembinaan jangka panjang dan berkesinambungan tanpa terputus menjadi salah satu hal yang bakal diterapkan. Hal itu disadari yang membuat atlet menjadi lemah meski akhirnya bisa dikejar dengan sistem kebut, namun tidak maksimal.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga (Kabidbinpres) PB PRSI, Wisnu Wardhana mengaku persiapan perenang menghadapi SEA Games 2019 terlalu mepet. Pelatnas sepanjang mungkin dan jangan terhenti

“Ke depan juga kita tidak bisa menunggu sampai ada dukungan dari pemerintah. Tentunya kita harus mencari solusi bagaimana kita bisa melaksanakan pelatnas sedini mungkin dan sepanjang mungkin,” ujar dia.

Wisnu mengaku jika pihaknya memang terkendala masalah klasik, yakni anggaran untuk menjalankan pelatnas berkesinambungan. Solusinya, ia akan membicarakan hal ini di forum kepengurusan dengan pemerintah.

“Kami harapkan atlet-atlet nasional berlatih di klubnya masing-masing atau mungkin kita bisa lakukan untuk sementara sampai ada keputusan bisa kita lakukan pelatnas desentralisasi. Artinya kita tempatkan mereka di klub-klub terdekat dari provinsi, agar mereka bisa berlatih dengan program terpadu,” ucapnya.

IOAC 2019
Di sisi lain, Kejuaraan Nasional Akuatik Indonesia Terbuka 2019 atau Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2019, yang akan digelar di Jakarta 13-19 Desember, selain menjadi salah satu ajang seleksi pra PON Papua 2020 juga bagian dari kualifikasi Olimpiade.

"Kejuaraan ini menjadi tolok ukur atlet menuju PON 2020 Papua. Jadi, seluruh daerah pasti ingin mengirimkan atlet-atlet terbaiknya di PON. IOAC menjadi puncak pembinaan renang selama setahun,” ujar Harlin.

IOAC 2019 yang menginjak tahun ketiga itu akan mempertandingkan lima disiplin yakni renang, polo air, loncat indah, dan renang artistik serta satu tambahan renang master. Kurang lebih 1.500 peserta akan mengikuti kejuaraan tersebut. Cabang renang akan dimulai pada 13-17 Desember, loncat indah 17-19 Desember, renang artistik 18-19 Desember, dan polo air 13-17 Desember di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno Jakarta.

Selain itu, Harlin menjelaskan bahwa kejuaraan yang telah masuk dalam kalender FINA itu juga akan menjadi salah satu ajang kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo.

“Semua daerah tentu akan mengirim putra-putri terbaiknya untuk bisa meraih tiket ke PON 2020. Selain itu juga bonus buat para perenang senior sebagai kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia IOAC 2019 sekaligus Kabidbinpres PB PRSI, Wisnu Wardhana menyebutkan sebanyak 30 provinsi akan ikut serta dalam kejuaraan tersebut.

“Untuk renang maksimal 1.100 perenang, polo air terdiri dari tujuh grup putra dan empat grup putri, loncat indah 100 peserta, renang indah 120 peserta, dan master sekitar 250 peserta,” tutup Wisnu.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Perolehan Medali Lampaui Target, Presiden: Artinya Dapat Bonus

“Bonusnya berapa? Seingat saya emasnya Rp 500 juta, (perak) Rp 300 juta, (perunggu) Rp 200 juta. Kalau enggak keliru,” ucap Presiden.

NASIONAL | 13 Desember 2019

UNESCO Tetapkan Pencak Silat Jadi Warisan Dunia Bukan Benda

“Pencak Silat mengajarkan kita untuk dapat menjalin hubungan yang baik dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan," kata Surya Rosa Putra.

NASIONAL | 13 Desember 2019

Tumbang oleh Ganda Jepang, Ini Kata Marcus/Kevin

Marcus/Kevin yang baru mengoleksi satu kemenangan masih harus berjuang di laga terakhir fase Grup A bila ingin lolos ke empat besar.

OLAHRAGA | 13 Desember 2019

Jonatan Menyerah dari Wang Tzu Wei

Jonatan Christie, ditundukkan pemain Taiwan Wang Tzu Wei dua gim langsung 12-21, 17-21.

OLAHRAGA | 12 Desember 2019

Naraajie Pimpin Putaran Pertama BNI Indonesian Masters 2019

Naraajie untuk sementara berada di peringkat atas ajang BNI Indonesian Masters 2019 yang berhadiah total US$ 750.000.

OLAHRAGA | 12 Desember 2019

Gelar Semarang 10K, Pemkot Tutup Sementara Beberapa Ruas Jalan

Dalam penggelaran Semarang 10K 2019 pada Minggu (15/12/2019), Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menutup sementara beberapa ruas jalan.

OLAHRAGA | 12 Desember 2019

Kendati Tak Capai Target, Presiden Tetap Berikan Bonus ke Atlet

Presiden menegaskan bahwa para atlet yang meraih medali dalam SEA Games 2019 tetap mendapatkan bonus.

OLAHRAGA | 12 Desember 2019

Hafiz/Gloria Telan Kekalahan di Laga Kedua

Hafiz/Gloria kalah 15-21, 22-20, 17-21 atas pasangan Tiongkok Si Wei Zheng/Ya Qiong Huang.

OLAHRAGA | 12 Desember 2019

Kalahkan Chen Long, Anthony Ginting Jaga Asa

Anthony menang 21-12, 21-11 atas Chen long.

OLAHRAGA | 12 Desember 2019

Menang Lagi, Hendra/Ahsan Buka Peluang ke Semifinal

Hendra/Ahsan menang 21-10, 15-21, atas pasangan Taiwan Ching Yao Lu/Po Han Yang

OLAHRAGA | 12 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS