Bikin Gaduh di Pesawat, Mumtaz Rais Minta Maaf
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Bikin Gaduh di Pesawat, Mumtaz Rais Minta Maaf

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:53 WIB
Oleh : Chairul Fikri / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Politisi sekaligus putra politikus senior Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais yang dalam dua hari menjadi perbincangan terkait perseteruannya dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolongo dan pihak Garuda Indonesia akhirnya buka suara. Secara terbuka, menantu politikus PAN, Zulkifli Hasan, itu meminta maaf atas perlakuannya itu.

"Saya memohon maaf kepada Pak Nawawi Pomolango, wakil ketua KPK, karena tindakan saya yang tidak pantas. Saya juga meminta kepada para awak kabin Garuda Indonesia serta pihak Garuda Indonesia. Kepada pihak-pihak yang dirugikan dan terganggu karena pemberitaan ini," ungkap Mumtaz dalam keterangan tertulis yang diberikan kepada media, Sabtu (15/8/2020).

Mumtaz juga mengakui bahwa dirinya bersalah atas insiden tersebut dan meminta masyarakat untuk jangan mencontoh apa yang dilakukannya itu.

"Kepada seluruh masyarakat. Saya menyadari tindakan saya telah menjadi contoh yang tidak baik. Atas nama pribadi, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi, menyusul peristiwa di kabin pesawat Garuda rute Gorontalo-Makassar-Jakarta," lanjutnya.

Baca juga: Ribut dengan Pimpinan KPK di Pesawat, Mumtaz Rais Jual Nama Wakil Ketua Komisi III

Mumtaz sendiri mengaku saat kejadian itu dirinya kelelahan usai menghadiri acara PAN di Gorontalo sehingga saat peristiwa terjadi dirinya tidak bisa mengontrol emosinya.

"Pada saat itu saya sedang mengalami kelelahan dan terpancing emosi. Namun, tetap tindakan itu tidak dapat dibenarkan dan saya meminta maaf sebesar-besarnya. Dan saya mengaku saya khilaf. Saya sendiri siap bertemu dengan beliau untuk menyelesaikan masalah ini," tandasnya.

Sebelumnya, Mumtaz Rais dan Nawawi Pomolango terlibat cekcok di dalam pesawat GA 643 yang melayani rute Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Kamis (13/8/2020). Aksi tersebut dipicu Mumtaz Rais, yang duduk di kelas bisnis, menggunakan telepon seluler saat proses pengisian bahan bakar ketika pesawat tersebut tengah transit di Makassar.

Mumtaz yang tengah menelpon telah diingatkan awak kabin Garuda Indonesia sebanyak tiga kali karena dianggap membahayakan keselamatan penumpang. Bukannya meminta maaf, Mumtaz malah marah-marah kepada awak pesawat.

Baca juga: Wakil Ketua KPK Jelaskan Alasannya Laporkan Anak Amien Rais di Garuda

Nawawi Pomolango yang juga ikut dalam pernerbangan tersebut juga menegur Mumtaz. Namun Nawawi malah dibentak oleh Mumtaz sehingga terjadi cekcok di dalam pesawat. Cekcok itu baru berhenti ketika salah seorang penumpang lain meminta maaf dan meminta Mumtaz untuk tenang.

Tiba di Bandara Soekarno Hatta, Nawawi langsung melaporkan apa yang dilakukan Mumtaz tersebut ke Posko Bandara Soetta. Dia kemudian juga melaporkan perbuatan tidak menyenangkan tersebut kepada Polresta Bandara Soetta.

Nawawi sendiri mengaku sudah dimintai keterangan terkait hal tersebut oleh polisi. Pihak kepolisian sendiri mengaku dalam waktu dekat akan memanggil politisi berusia 36 tahun itu.

Baca juga: Picu Keributan di Pesawat, Mumtaz Rais Dikecam



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mendagri: Jangan Terlena Positivity Rate Penularan Covid-19

Mendagri meminta semua pihak, terutama Pemerintah Daerah (Pemda) agar tidak terlena dengan dengan data-data positivity rate.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

150 Personel TNI Buru Sisa Kelompok Teror MIT

150 anggota Tentara Nasional Indonesia dari Mabes TNI dikerahkan membantu kepolisian mengejar sisa kelompok teror Mujahidin Indonesia Timur di Poso.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Ketua KPK Tampil pada Malam Apresiasi Puisi RRI

RRI dan KPK mengajak masyarakat untuk mencintai Indonesia dengan melawan korupsi.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Gubernur Riau Perintahkan Pemda Sanksi Warga Tidak Gunakan Masker

Gubernur Riau Syamsuar memerintahkan kepada pemerintah kabupaten dan kota agar memberikan sanksi denda dan kerja sosial kepada warga yang tidak memakai masker.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Bendungan Tamblang Bulelang Dimulai, Ditargetkan Selesai 2022

Kempupera memulai pembangunan Bandungan Tamblang di Kabupaten Bulelang, Provinsi Bali. Pembangunan bendungan ini ditargetkan selesai 2022.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

BPKP Siap Kawal Penyaluran Dana Desa

BPKP siap melakukan pengawasan dana desa di seluruh Indonesia.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Otsus Dihadirkan untuk Kesejahteraan Rakyat Papua

Otsus Papua merupakan titik temu, jalan tengah untuk menguatkan integrasi Papua sekaligus jembatan untuk meniti perdamaian dan membangun kesejahteraan di Tanah

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Boneftar-Waluyo Didukung Petani hingga Mama-mama Pedagang Pasar

Mama-mama pedagang pasar (pedagang pidang dan sayuran) ingin pemimpin yang punya hati.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Kembangkan Daya Saing, P3AU Dukung Indonesia Maju

P3AU agar memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara sehingga ada warna di setiap kegiatan baik bersifat nasional maupun internasional.

NASIONAL | 15 Agustus 2020

Daftar Dana Hibah, UMKM Terganjal IUM

Dana hibah untuk UMKM tak sampai terkendala aturan.

NASIONAL | 15 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS