Edy Rahmayadi: Masyarakat Sumut Sulit Diatur
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Edy Rahmayadi: Masyarakat Sumut Sulit Diatur

Selasa, 4 Agustus 2020 | 21:08 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JAS

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengaku heran melihat masyarakat yang masih sulit untuk bisa diatur. Ketika tertangkap basah melanggar protokol kesehatan dan dipaksa menggunakan masker, begitu petugas pergi, masker dibuka lagi.

"Boro-boro disuruh rajin mencuci tangan, disuruh menggunakan masker aja tidak patuh. Apalagi disuruh mengatur jarak dan menghindari kerumunan. Ini masih banyak terjadi di kabupaten/kota," ujar Edy Rahmayadi, Selasa (4/8/2020).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, seluruh kabupaten/kota masih merasa kesulitan dalam melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai new normal yang berubah nama menjadi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi Covid-19 tersebut.

"Mau diberikan sanksi pelanggaran dalam bentuk uang, masyarakatnya sudah tidak mempunyai uang lagi karena terdampak pandemi Covid-19. Diberikan sanksi uang malah semakin membuatnya bertambah kesulitan perekonomian," ungkapnya.

Menurutnya, penerapan AKB di tengah pandemi Covid-19 sulit membawa hasil yang baik jika masyarakat di daerah itu masih mengabaikan protokol kesehatan. Padahal, AKB ini sudah menjadi keharusan diterapkan untuk mengantisipasi dampak terburuk perekonomian.

"Oleh karena itu, dalam bulan ini juga kita berlakukan semua aturan itu. Kita mengharapkan, masyarakat disiplin menggunakan masker, mengatur jarak, rajin mencuci tangan dan tidak melakukan kerumunan," sebutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kejagung Dalami Dugaan Aliran Dana dari Djoko Tjandra

Kejaksaan tengah mendalami dugaan aliran dana dari Djoko Tjandra kepada Jaksa Pinangki.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Wamenag: 88,6% Kondisi KUA di Jakarta Tidak Layak

Sebagian besar bangunan KUA di Jakarta rusak berat bahkan ada beberapa yang atapnya hampir roboh.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Semester 1 2020, Dewas KPK Terima 234 Permohonan Izin Penindakan

Belum pernah ada pengajuan izin baik itu penyitaan, penyadapan, maupun penggeledahan yang ditolak sepenuhnya oleh Dewas KPK.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Pemkot Bengkulu Libatkan PKK untuk Sosialisasi Protokol Kesehatan

Pemkot Bengkulu menyatakan siap melaksanakan imbauan Presiden Joko Widodo.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Ketua Komisi X Usulkan Dana Darurat Pendidikan untuk Sekolah Daring

Banyak siswa yang belum punya smartphone, keterbatasan dana untuk membeli kuota data, hingga tidak meratanya akses internet di sejumlah daerah.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

PPP: Presiden Marah Lagi Soal Penanganan Covid-19 Layaknya SP-2

Kemarahan Presiden hingga dua kali ini menunjukkan ada persoalan yang harus diselesaikan di tubuh kabinetnya.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Masih di Atas Global

Angka kematian Covid-19 di Indonesia lebih tinggi dari angka kematian global sebesar 3,79 persen.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Mengaku Sibuk, Pengacara Djoko Tjandra Tak Datang ke Mabes Polri

Pengacara Djoko Soegianto Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking, tak muncul dalam panggilan pertamanya sebagai tersangka di Mabes Polri, Selasa (4/8/2020).

NASIONAL | 4 Agustus 2020

PKB Usung Cabup Kopli Ansori di Pilbup Lebong

Saat ini ada 4 kandidat cabup Lebong hampir dipastikan akan bertarung di pilbup melalui Pilkada Serentak 9 Desember mendatang.

NASIONAL | 4 Agustus 2020

Satgas Covid-19 Tegaskan RT di Bawah 1 Bukan Berarti Sudah Aman

RT baru bisa digunakan apabila hasil pemeriksaan laboratorium dapat dilaporkan idealnya selama 1x24 jam.

NASIONAL | 4 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS