Polri Kekurangan 270.000 Personel, Termasuk 95.000 Perwira
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Polri Kekurangan 270.000 Personel, Termasuk 95.000 Perwira

Minggu, 5 Juli 2020 | 15:43 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Polri masih kekurangan 270.068 personel jika personel yang ada saat ini dibandingkan dengan daftar susunan personel (DSP) yang dirancang. Jumlah tersebut termasuk 95.000 perwira.

Personel Polri—yang jumlahnya sudah sekitar 440.000 itu—ternyata hanya mencapai 61,3 persen atau masih kurang 38,7 persen personel dari DSP yang dibuat.

Hal ini terungkap dalam Surat Kapolri nomor B/4132/VII/KEP/2020/SSDM tertanggal 3 Juli 2020 yang salinannya diterima Beritasatu.com pada Minggu (5/7/2020).

Kekurangan ratusan ribu personel itu terdiri dari beberapa pangkat. Misalnya untuk golongan perwira menengah yakni AKBP kurang 958 personel dan Kompol kurang 6081 personel.

“AKP (kurang) sebanyak 20.590 personel, Ipda/Iptu kurang 67.919 personel,” tulis surat yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono itu. "Ketiga pangkat itu adalah golongan perwira pertama. Sedangkan untuk bintara/tamtama kurang 174.520 personel.”

Masalah bertambah saat kekurangan itu tidak merata tersebar di seluruh Satuan Wilayah (Satwil, misalnya Polda) atau Satuan Kerja (Satker misalnya Divhumas). Berdasarkan surat yang sama ada Satwil/Satker yang kelebihan tenaga, ada yang ideal, ada yang cukup, dan ada yang kurang.

Untuk diketahui DSP adalah daftar yang disusun oleh Polri untuk menggambarkan jumlah personel yang seharusnya dipenuhi oleh satu Satwil/Satker agar kinerja mereka semakin baik.

Yang dimaksud berlebih adalah bila jumlah personel yang ada di satu Satwil/Satker lebih dari 100 persen DSP, ideal (70-100 persen), cukup (50-70 persen), dan kurang (di bawah 50 persen).

Yang telah ideal atau melebihi komposisi misalnya Satker Baharkam, Baintelkam, Bareskrim, Densus 88, Div TI, Div Hubinter, Div Humas, Div Kum, Divpropam, Itwasum, Korbrimob, Korlantas, Lemdiklat, Pusdokkes, Pusjarah, Puskeu, Puslitbang, Sahli, Setum, Slog, Sops, Spripim, Srena, SSDM, dan Yanma.

Lalu untuk Satwil juga ada yang melebihi komposisi ideal adalah Polda Bali, Polda DIY, Polda Jabar, Polda Jateng, Polda Jatim, Polda Kaltim, dan Polda Sumut. Artinya Polda-Polda lain bisa cukup atau kurang personel.

Untuk itu, masih dalam surat yang sama, “Satker/Satwil yang telah terpenuhi/lebih komposisi personelnya agar mengutamakan mutasi ke Satker/Satwil yang kekurangan personel dan membatasi mutasi ke Satker/Satwil yang berlebih.”

Dua juru bicara Polri Irjen Argo Yuwono dan Brigjen Awi Setiyono belum merespons saat ditanya Beritasatu.com secara terpisah terkait surat ini.

Termasuk apakah surat ini keluar ditengah banyaknya personel Polri yang malah berdinas di luar struktur saat ternyata Polri masih kekurangan ribuan personel.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Selama 6 Bulan, Polda Bengkulu Amankan 63 Tersangka Kasus Narkoba

Sejak Januari sampai Juni 2020 ini, Polda Bengkulu telah berhasil menangkap sebanyak 63 tersangka penyalahgunaan berbagai jenis narkotika di daerah ini.

NASIONAL | 5 Juli 2020

KEI Akan Operasikan Utility Boat Buatan Anak Negeri

Pembangunan kapal pembawa material dan logistik itu dikerjakan oleh putra-putri terbaik Indonesia dengan tingkat kandungan lokal (TKDN) hampir 100 persen.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Pernyataan Kapolri soal Api Dalam Sekam Buat Kondisi Internal Jadi Rikuh

Efek pernyataan Kapolri Jenderal Idham Azis Polri tentang Polri kompak-kompak saja hanya “kaya api dalam sekam tapinya” berlanjut.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Enam Pekan Dokter di Makassar Sendirian Rawat Pasien Corona

Dokter Sugih Wibowo merawat 190 pasien positif Covid-19 seorang diri selama 6 pekan di Hotel Harper, Makassar, Sulsel.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Tumpukan Limbah Medis Bekas Penanganan Pasien Covid-19 Ditemukan

Kumpulan limbah medis jumlahnya lebih dari tiga karung berukuran besar.

NASIONAL | 5 Juli 2020

UTBK SBMPTN di Medan Utamakan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan UTBK SBMPTN di Unimed mengutamakan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Bengkulu Selatan Terbitkan Panduan Pesta Pernikahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Buka ini diterbitkan oleh Diknas dan Badan Musyawarah Adat Bengkulu Selatan.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Kerusuhan Pembagian BST di Madina, 13 Orang Ditangkap

Buala Zega mengatakan, pengejaran terhadap pelaku kerusuhan lainnya masih terus dilakukan.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Pilkada Serentak 2020, Gubernur Sumut Ingatkan ASN Harus Netral

"Jika ada ASN yang tidak netral, ingat peringatan ini, maka saya ketok kepalanya," ujar Edy Rahmayadi.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Pelaku Pariwisata Bisa Manfaatkan Insentif Pemulihan Ekonomi

Subsidi PPh 21, pembebasan PPh Pasal 22 Impor, dan pengurangan PPh Pasal 25 sebesar 30 persen.

NASIONAL | 5 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS