FSGI Beri Lima Solusi Masalah PPDB DKI Jakarta
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

FSGI Beri Lima Solusi Masalah PPDB DKI Jakarta

Senin, 29 Juni 2020 | 22:09 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim mengatakan, persoalan pelaksanaan kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2020 di Provinsi DKI Jakarta, diawali dari implementasi Surat Keputusan Dinas Pendidikan DKI Jakarta No 501 tentang Petunjuk Teknis (juknis) PPDB DKI Jakarta untuk sekolah-sekolah negeri DKI.FSGI menawarkan beberapa solusi, agar masalah PPDB dapat segera diselesaikan.

Satriwan menuturkan, reaksi protes muncul dari para orangtua yang anaknya tak diterima di sekolah negeri akibat sistem teknis PPDB berdasarkan usia, bukan berdasarkan prioritas jarak rumah calon peserta didik ke sekolah di zona yang sama berbasis kelurahan. Prioritas jarak rumah siswa dengan sekolah di satu zona ini merupakan perintah Pasal 25 Ayat 1 Permendikbud No 44 Tahun 2019 tentang PPDB 2020.

“Sebagai wujud protes atas SK Disdik DKI Jakarta tersebut, para orang tua bersama Komnas PA, perwakilan guru dari FSGI, dan aktivis mahasiswa dari BEM Universitas Negeri Jakarta ikut berpartisipasi menyampaikan aspirasinya di depan kantor Kemdikbud, Senayan, Jakarta. Aksi unjuk rasa para orang tua, guru, dan mahasiswa ini dilakukan hari ini pukul 10.00 WIB - 13.00 WIB,” kata Satriwan dalam siaran pers diterima Beritasatu.com, Senin(29/6/2020).

Satriwan mengharapkan persoalan PPDB DKI Jakarta ini tidak berlarut-larut, terus-menerus menyita perhatian, dan energi publik. Maka keikutsertaan FSGI bersama para orang tua dan elemen lainnya yang aksi di depan Kemdikbud adalah untuk menyuarakan agar Kemdikbud segera berkoordinasi, memanggil, dan mencari solusi jalan tengah dengan Disdik DKI Jakarta. Mengingat tahun ajaran baru dimulai 13 Juli 2020 yang tinggal dua minggu lagi.

Kendati demikian, Satriwan menuturkan, FSGI menawarkan beberapa solusi, agar masalah PPDB dapat segera diselesaikan. Pertama, FSGI menolak wacana beberapa orang tua yang bersama Komnas Perlindungan Anak (PA) untuk membatalkan Juknis PPDB DKI Jakarta yang tertuang dalam SK Dinas Pendidikan No. 501/2020 tadi.

Jika dibatalkan, maka nasib 31.011 orang calon siswa yang sudah diterima jalur zonasi per Sabtu (27/6/2020) di SMP Negeri dan 12.684 orang calon siswa yang sudah diterima SMA Negeri lewat jalur zonasi akan menciptakan masalah baru. Para orang tua calon siswa yang sudah diterima, pasti tak akan tinggal diam begitu saja.

“Keputusan ini akan memperkeruh keadaan. Menyelesaikan persoalan diskriminasi siswa dengan membuat diskriminasi baru. Tentu tidak bijak, berpotensi melahirkan konflik horizontal jika opsi ini dipilih,”ujarnya.

Kedua, Dinas Pendidikan DKI Jakarta diharapkan untuk memperpanjang pendaftaran untuk jalur zonasi. Artinya para calon siswa yang sempat tertolak oleh sistem karena usia muda, itu bisa mendaftar kembali di zona atau kelurahan masing-masing.

“Ini jauh lebih adil dan proporsional. Ketimbang membiarkan atau menyerahkan calon siswa untuk masuk sekolah swasta, sebab tak semua orang tuanya mampu secara ekonomi,” ucap Satriwan.

Ketiga, FSGI juga menerima masukan dari Fandy F Hariansah, pengurus Serikat Guru Jakarta (SGJ) yang turut berorasi di depan Kemdikbud. Fandy menuturkan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta mesti mendata dan memetakan kembali, berapa jumlah calon peserta didik baru yang ditolak karena usia di tiap zona yang ada di DKI Jakarta, termasuk berapa jumlah SMP/SMA/SMK negeri di zona tersebut dan zona tetangga. Sebab merujuk Pasal 27 ada kewajiban Dinas Pendidikan untuk menyalurkan kelebihan calon peserta didik ke sekolah di zona tetangga atau zona setelahnya.

Keempat, opsi menambah calon siswa di tiap kelas 7 dan 10, misalkan menampung 2-3 siswa yang tertolak karena usia muda. Hal ini bisa menjadi alternatif dan dampaknya tak akan terlalu besar bagi manajemen sekolah dan jam mengajar guru.

Kemudian opsi untuk membuka rombongan belajar (rombel) atau menambah kelas baru. Tentu dilakukan dengan didasarkan pada pemetaan dan pendataan ulang. Pemprov DKI Jakarta bisa membukanya.

Kelima, Kemdikbud harus segera turun tangan melakukan evaluasi dan supervisi terhadap semua Juknis PPDB di 34 provinsi dan 514 Juknis PPDB di kabupaten/kota seluruh Indonesia. Sebab potensi adanya penyimpangan dan kekeliruan dalam juknis PPDB di daerah ini tak hanya terjadi di DKI Jakarta, tetapi juga terjadi di daerah lain.

Pasalnya ada laporan, daerah yang menerapkan aturan kategori nilai rapor dan akreditasi sekolah untuk jalur zonasi. Padahal berdasarkan jarak/zonasi murni sebagaimana perintah Pasal 25 Ayat 1 Permendikbud No. 44/2019 tentang PPDB.

“FSGI juga akan menyampaikan poin-poin di atas di depan Komisi X DPR RI. Agar semua persoalan PPDB secara nasional sejak 2017 ini, mulai dari teknis sampai substansi, benar-benar kemudian harus dievaluasi secara total dan komprehensif,” ujarnya.

Seperti diketahui, FSGI akan memenuhi undangan Komisi X DPR RI dalam pertemuan terbatas bersama beberapa perwakilan orang tua, pada Selasa (30/6) pukul 11.00 WIB di ruang Komisi X DPR RI.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Rusuh Bansos Tunai, Dua Mobil Dibakar di Mandailing Natal

Dua unit mobil serta sejumlah sepeda motor dibakar dalam aksi kerusuhan menuntut pembagian dana bantuan sosial tunai di Mandailing Natal, Senin (29/6/2020).

NASIONAL | 29 Juni 2020

Tiga Kondisi Darurat Tengah Dialami Masyarakat Papua Saat Ini

Masih banyak masyarakat Papua yang merasa Covid-19 bukan ancaman, karena merasa kuat.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Laporkan Kepala Disdik DKI ke Ombudsman, Forum Orang Tua Murid Tuntut PPDB Diulang

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dilaporkan ke Ombudsman RI karena diduga melakukan malaadministrasi dalam penyelenggaraan PPDB.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Mahfud MD Pastikan Penanggulangan Covid-19 Berjalan dengan Baik

Mahfud MD memastikan bahwa kebijakan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 telah terlaksana secara baik.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Asosiasi Tekstil Apresiasi Jaksa Agung Tetapkan Tersangka Penyelundupan

Asosiasi Pertekstilan Indonesia memberikan apresiasi terhadap upaya Jaksa Agung membongkar skandal penyelundupan tekstil.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Gerindra Dorong Subsidi Kuota Internet untuk Pelajar

Partai Gerindra mendorong pemerintah memberikan subsidi kuota internet kepada para pelajar, mahasiswa, dan santri untuk mendukung belajar mengajar daring.

NASIONAL | 29 Juni 2020

BKSDA Bengkulu Siap Antisapasi Kebakaran Hutan dan Lahan

BKSDA Bengkulu, siap mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan hutan di daerah ini, memasuki musim ke kemarau.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Ini Kata Menpora Terkait Status Stadion Piala Dunia U-20

Menpora Zainudin Amali menyatakan status venue Piala Dunia U-20 2021 masih menunggu kepastian dari pihak FIFA.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Lambannya Pencairan Anggaran Kesehatan Covid-19, Komisi IX Dukung Sikap Presiden

PAN memuji sikap Presiden Jokowi yang berani membuka permasalahan rendahnya penyerapan anggaran ke hadapan publik.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Kemarahan Jokowi Sinyal Kuat Adanya Perombakan Kabinet

Saat ini penggantian kabinet memang diperlukan. Sebab misi pemerintah telah berubah dan konteks makro sosial-ekonomi nasional dan global telah berubah.

NASIONAL | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS