Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Dalami Rapat Penentuan Mitra Penjualan
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Dalami Rapat Penentuan Mitra Penjualan

Senin, 15 Juni 2020 | 23:59 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Deputi Bidang Politik Hukum, Pertahanan dan Keamanan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rizky Ferianto dan mantan Deputi Nasional Defence Hightech Industries Kementerian BUMN, Fajar Hari Sampurno, Senin (15/6/2020).

Keduanya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi terkait penjualan dan pemasaran pesawat di PT Dirgantara Indonesia untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Asisten Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia bidang Bisnis Pemerintah, Irzal Rinaldi Zailani.

Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Rizky dan Fajar Hari Sampurno mengenai Rapat Umum Pemegang Saham PT Dirgantara Indonesia. Rapat tersebut terutama terkait penentuan mitra penjualan pesawat PT Dirgantara Indonesia.

"Penyidik mengonfirmasi kepada kedua saksi tersebut terkait dengan RUPS Penentuan Mitra Penjualan," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2020).

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Irzal dan mantan Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di PT Dirgantara Indonesia. Keduanya diduga melakukan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa fiktif terkait penjualan dan pemasaran produk PT DI seperti pesawat terbang, helikopter dan lainnya.

Budi Santoso dan Irzal serta sejumlah pihak lain diduga telah merugikan keuangan negara hingga Rp 330 miliar yang merupakan nilai yang telah dibayarkan PT Dirgantara Indonesia kepada enam perusahaan mitra/agen dalam kurun tahun 2011 hingga 2018.

Padahal keenam perusahaan mitra, yakni PT Angkasa Mitra Karya, PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Abadi Sentosa Perkasa, PT Niaga Putra Bangsa, dan PT Selaras Bangun Usaha tidak pernah melaksanakan kewajibannya sesuai dengan perjanjian. Dari nilai tersebut, KPK menduga Budi Santoso dan Irzal serta sejumlah direksi PT Dirgantara Indonesia menerima aliran dana sekitar Rp 96 miliar.

Selain Budi dan Irzal, direksi PT Dirgantara Indonesia lainnya yang disebut turut kecipratan aliran dana yakni, mantan Direktur Niaga dan Restrukturisasi PT Dirgantara Indonesia dan mantan Direktur Aerostructure yang kini menjabat Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh serta mantan Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan, Arie Wibowo.

Dalam konstruksi perkara yang dibeberkan KPK, Budi Santoso disebut meminta agar kontrak kerja sama mitra atau keagenan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan dana PT Dirgantara Indonesia dilaporkan terlebih dahulu kepada pemegang saham yaitu Kementerian BUMN.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gedung Avian Flu Akan Dipakai untuk Kembangkan Vaksin Covid-19

Salah satu aset negara berupa Gedung Laboratorium Avian Flu yang berada di Komplek Bio Farma akan dipakai menjadi tempat pengembangan vaksin Covid-19.

NASIONAL | 15 Juni 2020

DMI Ingatkan agar Masjid Tak Jadi Klaster Baru Pandemi Covid-19

DMI dan para pengurus masjid di Indonesia sejak awal telah melakukan pembersihan masjid, antara lain dengan penyemprotan disinfektan, dan menggulung karpet.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Polda Sumut Siap Implementasi Kenormalan Baru

Kapolda Sumut meminta seluruh anggota tetap menjalankan tugas secara produktif dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Terima Suap dari Bos Dealer, Eks Pejabat Ditjen Pajak Dituntut 9,5 Tahun Penjara

Jaksa KPK meminta Hakim menjatuhkan hukuman 9 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap Yul Dirga.

NASIONAL | 15 Juni 2020

BIN Perpanjang Tes Covid-19 di Surabaya Hingga 20 Juni

Badan Intelejen Negara memutuskan untuk memerpanjang tes cepat (rapid test) serta tes usap (swab test) di Surabaya, Jawa Timur hingga 20 Juni 2020.

NASIONAL | 15 Juni 2020

HUT Polri, Warga yang Lahir 1 Juli Bisa Bikin SIM Gratis

Pembuatan SIM Gratis hanya untuk warga yang lahir pada 1 Juli, sama dengan hari lahir Polri.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Gugus Tugas Dukung Pembukaan Sekolah di Zona Hijau

Gugus tugas medukung pembukaan sekolah di zona hijau pada Juli 2020.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Waket DPR: Silahkan Masyarakat Sampaikan Kritikan terhadap RUU HIP secara Resmi

DPR menjamin akan membuka diri terhadap sejumlah masukan dari masyarakat agar pembahasan RUU HIP berjalan dengan baik.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Ini 4 Syarat Pembukaan Sekolah

Apabila orang tua keberatan anak kembali sekolah, pemda maupun sekolah, tidak boleh memaksa siswa untuk kembali sekolah.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Dua Kandidat Dipastikan Maju Pilgub Bengkulu 2020

Rohidin Mersyah dan Helmi Hasan hampir dipastikan akan maju pada kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Bengkulu 9 Desember 2020 mendatang.

NASIONAL | 15 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS