Korupsi Proyek di Bakamla, KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Bos PT CMIT

Korupsi Proyek di Bakamla, KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Bos PT CMIT

Minggu, 29 Maret 2020 | 13:59 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kesiapannya menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan Bos PT CMI Teknologi (PT CMIT) Rahardjo Pratjihno atas penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Backbone Coastal Surveillance System di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun 2016.

Sidang perdana gugatan praperadilan Rahardjo Pratjihno melawan KPK ini rencananya bakal digelar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Senin (30/3/2020) besok.

"Terkait permohonan gugatan praperadilan yang diajukan tersangka RP (Rahardjo Pratjihno) dalam perkara dugaan tipikor proyekBackbone Coastal Surveillance System di Bakamla tahun 2016, KPK melalui biro hukum telah menerima surat panggilan dan siap menghadapi permohonan tersebut pada sidang Senin, 30 Maret 2020 di PN Jakarta Selatan," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (29/3/2020).

Dalam kasus ini, selain Rahardjo, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Direktur Data Informasi Bakamla yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bambang Udoyo; Leni Marlena selaku Ketua Unit Layanan Pengadaan; dan Juli Amar Ma'ruf selaku Anggota Unit Layanan Pengadaan.

Kasus ini merupakan pengembangan kasus dugaan suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla tahun 2016 yang menjerat sejumlah pihak termasuk Bambang Udoyo. Dalam kasus tersebut, Bambang Udoyo telah divonis hukuman penjara 4 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Tinggi Militer Jakarta.

Kasus ini bermula pada 2016. Saat itu terdapat usulan anggaran untuk pengadaan Backbone Coastal Surveillance System (BCSS) yang terintegrasi dengan Bakamla Integrated Information System (BIIS) sebesar Rp 400 miliar yang bersumber pada APBN-P 2016 di Bakamla.

Pada awalnya anggaran untuk pengadaan BCSS yang terintegrasi dengan BIIS belum dapat digunakan. Meski demikian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bakamla tetap memulai proses lelang tanpa menunggu persetujuan anggaran dari Kementerian Keuangan.

Pada 16 Agustus 2016 ULP Bakamla mengumumkan Lelang Pengadaan BCSS yang terintegrasi dengan BIIS dengan pagu anggaran sebesar Rp400 miliar dan nilai total HPS sebesar Rp399,8 miliar. Selanjutnya pada 16 September 2016 PT CMI Teknologi ditetapkan selaku pemenang dalam pengadaan BCSS yang terintegrasi dengan BIIS. Dalam perjalananya, pada awal Oktober 2016 terjadi pemotongan anggaran oleh Kementerian Keuangan.

Meskipun anggaran yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan untuk pengadaan ini kurang dari nilai Hasil Perhitungan Sendiri (HPS) pengadaan, ULP Bakamla tidak melakukan lelang ulang. ULP Bakamla melakukan negosiasi dalam bentuk Design Review Meeting (DRM) antara Pihak Bakamla dan PT CMI Teknologi terkait dengan pemotongan anggaran untuk pengadaan tersebut.

Negosiasi yang dilakukan adalah negosiasi biaya untuk menyesuaikan antara nilai pengadaan dengan nilai anggaran yang disetujui atau ditetapkan oleh Kementerian Keuangan serta negosiasi waktu pelaksanaan. Hasil negosiasi yaitu harga pengadaan BCSS yang terintegrasi dengan BIIS menjadi sebesar Rp 170,57 miliar dan waktu pelaksanaan dari 80 hari kalender menjadi 75 hari kalender.

Pada 18 Oktober 2016, kontrak pengadaan ditandatangani Bambang Udoyo selaku PPK dan Rahardjo Pratjihno selaku Dirut PT CMI Teknologi dengan nilai kontrak Rp 170,57 miliar termasuk PPN. Kontrak tersebut anggarannya bersumber dari APBN-P TA 2016 dan berbentuk lump sum atau pembayaran yang dilakukan sekaligus dalam satu waktu. Para tersangka diduga menggelembungkan harga yang menyebabkannya kerugian keuangan negara sekitar Rp 54 miliar.

Ali menyatakan, proses penetapan Rahardjo Pratjihno sebagai tersangka telah sesuai aturan perundang-undangan. Hal itu akan dibuktikan KPK dalam proses persidangan praperadilan.

"KPK meyakini bahwa proses penyidikan dan penetapan tersangka atas diri pemohon telah sah berdasarkan hukum, kebenaran dan keadilan," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Melawan Covid-19, 5.816 Relawan Siap Jalankan Tugas

Membantu penanganan dan melawan pandemi Covid-19, per 28 Maret 2020 ada 5.816 orang relawan yang bertugas.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Soal Karantina Wilayah, Ini Kata Ketua MPR

Bamsoet mendorong pemerintah untuk segera melakukan langkah-langkah penutupan pergerakan manusia dari dan menuju Jakarta.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Dukung #DiRumahAja, Kemkominfo Sayembarakan Cipta Game dari Rumah

Ajang ini ditujukan untuk membantu sosialisasi melawan Covid-19 melalui video game.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Pendidikan Vokasi di Era Global Kian Dibutuhkan

Pendidikan vokasi cocok untuk kebanyakan mahasiswa Indonesia yang kebiasaannya setelah menyelesaikan kuliah mencari pekerjaan.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Covid-19, Industri Dalam Negeri Mampu Penuhi Kebutuhan APD

Kapasitas produksi mencapai 17,3 juta unit/bulan sedangkan kebutuhan antara 9 juta sampai 16,5 juta unit.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Tempat Isolasi Bupati Karawang Dipindah ke RSUD

Pemkab Karawang menetapkan status tanggap darurat bencana corona.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Rapid Test Drive Thru di Kota Bogor, 142 Negatif dan 3 Positif

Rapid test akan dilanjutkan pada Selasa (31//03/2020).

NASIONAL | 29 Maret 2020

Dermaga Pelabuhan Tanjung Priok Disterilisasi Cegah Covid-19

Ada aplikasi ipc-e-services (eservice.indonesiaport.id) untuk permintaan pelayanan peti kemas.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Produksi 1.000 APD Per Hari, Pengusaha di Pulogadung Butuh 200 Penjahit

Bagi yang berminat, bisa langsung mendatangi konveksi di Pulogadung.

NASIONAL | 29 Maret 2020

Pembatasan Operasi Terminal 1 dan 2 Bandara Soetta Mulai 1 April 2020

Pembatasan Terminal 1 dan Terminal 2 terhitung mulai 1 April 2020 sampai 29 Mei 2020.

NASIONAL | 29 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS