Hati Kembar Siam Ardi dan Ardan yang Menempel Berhasil Dipisahkan
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Hati Kembar Siam Ardi dan Ardan yang Menempel Berhasil Dipisahkan

Sabtu, 16 November 2019 | 23:13 WIB
Oleh : JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim dokter Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita mengungkapkan telah memisahkan organ hati kembar siam Ardi dan Ardan yang ternyata menempel satu sama lain.

Dokter penanggung jawab operasi pemisahan Ardi dan Ardan, dr Alexandra SpBA mengatakan, Ardi dan Ardan memiliki organ hati masing-masing, dan proporsinya telah diketahui.

"Keduanya memang sudah punya hati masing-masing, hanya karena kembar siam hati mereka menempel. Jadi ketika dipisahkan, mereka masing-masing punya hati," kata Alex di Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Organ hati yang sebelumnya dempet, berhasil dipisahkan pukul 11.40 WIB. Proporsi kedua hati bayi kembar tersebut dipastikan sama.

Namun karena tubuh Ardan lebih besar, maka hati untuk Ardan juga tampak lebih besar dibandingkan milik Ardi.

Baca juga:Kembar Siam Ardi dan Ardan Berhasil Dipisahkan di RSAB Harapan Kita

Ketua Tim Operasi dr. Edy Jo Siswanto mengatakan, kondisi hati yang menempel sudah diprediksi oleh tim dokter sedari awal.

"Hanya bagian hati Ardan sepertinya lebih besar dibanding punya Ardi, jadi kita potong bagian lipatan pertengahan," kata Edy.

Sementara untuk organ dalam tubuh lainnya yang dikhawatirkan ikut menempel seperti usus, rupanya tampak terpisah setelah dilakukan pembedahan.

Operasi pemisahan organ tubuh buah hati berusia 14 bulan pasangan Berry dan Hesti tersebut berlangsung 10 jam dan selesai pukul 16.00 WIB

Waktu tersebut lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya yakni 16 jam operasi.

Baca juga:Tim Dokter Pantau Kembar Siam Ardi dan Ardan Pascaoperasi

Operasi tersebut melibatkan 30 tim dokter berbagai spesialis dari beberapa rumah sakit, di antaranya dari RSAB Harapan Kita, Pusat Jantung Harapan Kita, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Pusat Kanker Nasional Dharmais dan Rumah Sakit Carolus.

Dokter spesialis yang dilibatkan dalam operasi hingga pemulihan di antaranya spesialis bedah anak, thoraks kardio vaskular, bedah plastik, anestesi, anak, radiologi, patologi klinik dan spesialis rehabilitasi medik.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Tim Dokter Pantau Kembar Siam Ardi dan Ardan Pascaoperasi

Pemantauan tersebut bisa berlangsung hingga lima tahun ke depan. Ardi dan Ardan juga akan menjalankan beberapa fisioterapi seperti fisioterapi tulang.

NASIONAL | 16 November 2019

Ini Kronologi Operasi Pemisahan Kembar Siam Ardi dan Ardan

Operasi pemisahan organ tubuh buah hati berusia 14 bulan pasangan Berry dan Hesti tersebut berlangsung 10 jam, lebih cepat dari yang diperkirakan yakni 16 jam.

NASIONAL | 16 November 2019

Kembar Siam Ardi dan Ardan Berhasil Dipisahkan di RSAB Harapan Kita

Operasi pemisahan bagian dada dan perut Ardi dan Ardan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 16 jam. Namun, operasi berlangsung lebih cepat dari perkiraan.

NASIONAL | 16 November 2019

Kuasa Hukum Korban Layangkan Somasi Lelang Aset First Travel

"Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 589 Tahun 2017 pada intinya menyebutkan bahwa uang jamaah wajib dikembalikan dan atau jamaah diberangkatkan ke Tanah Suci."

NASIONAL | 16 November 2019

Ketergantungan pada Medsos Berpotensi Rusak Perilaku Masyarakat

"Wartawan saat ini tidak bisa lagi memonopoli sumber informasi karena ada medsos dan jurnalisme warga,” katanya.

NASIONAL | 16 November 2019

Terima DIPA dari Presiden, KLHK Berperan Penting dalam Pembangunan 2020

DIPA 2020 KLHK sebesar Rp 9,01 triliun rupiah, terdapat lebih dari Rp 4,9 triliun program yang dimandatkan sebagai Prioritas Nasional.

NASIONAL | 16 November 2019

Penjual Es Tebu Itu Ternyata Terduga Teroris

Diki Herawan sering keluar pada malam hari. Diki juga mengalami banyak perubahan sikap setelah berumah tangga setahun yang lalu itu.

NASIONAL | 16 November 2019

Sudah 18 Orang Terkait Bom Medan Diamankan

Dua terduga teroris tewas ditembak dalam baku tembak hari ini.

NASIONAL | 16 November 2019

Jatim Jaya Perkasa Turut Mencegah Karhutla di Riau

Sepanjang tahun 2019, lahan di area perusahaan Jatim Jaya Perkasa berhasil terbebas dari kebakaran.

NASIONAL | 16 November 2019

KLHK Asistensi Sejumlah Gubernur Bahas Soal Kehutanan

Berbagai persoalan berkaitan dengan lingkungan hidup dan kehutanan, ada di daerah.

NASIONAL | 16 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS