Ketua MPR: Pemerintah Harus Bisa Rebut Hati Rakyat Papua
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Ketua MPR: Pemerintah Harus Bisa Rebut Hati Rakyat Papua

Minggu, 25 Agustus 2019 | 12:50 WIB
Oleh : JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua MPR Zulkifli Hasan menyarankan agar pemerintah merebut hati masyarakat Papua untuk menyelesaikan persoalan di daerah tersebut karena tidak hanya cukup dengan pembangunan jalan dan bandara.

"Hati masyarakat Papua harus direbut, tidak bisa hanya dengan membangun jalan saja dan tidak hanya membangun bandara," kata Zulkifli Hasan di sela-sela acara Jalan Sehat Empat Pilar MPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Dia mengakui Papua harus mendapatkan perlakuan khusus dan kesetaraan, itu tidak mudah untuk dilakukan namun bisa dijalankan, asalkan ada kemauan.

Zulkifli mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah sering mengunjungi Papua, namun menyelesaikan persoalan di sana harus dilakukan bersama-sama, tidak hanya presiden saja.

"Harus bersama-sama, tidak bisa pemerintah saja, DPR dan TNI-Polri bisa terlibat. Misalnya kami (PAN) mencalonkan putra terbaik Papua untuk DPR RI, alhamdulillah dapat dua, itu contoh merebut hati masyarakat Papua," ujarnya.

Menurut dia, peristiwa di Papua seperti "panggilan yang membangunkan" atau wake up call bagi bangsa Indonesia, sehingga pemerintah harus berhati-hati.

Dia meminta pemerintah harus benar-benar fokus menyelesaikan persoalan di Papua karena menyangkut persoalan multidimensi.

"Karena kalau ada apa-apa dengan Papua, harus hati-hati. Negara besar seperti Uni Soviet saja bisa retak dan pisah karena itu pemerintah Indonesia harus berhati-hati," katanya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gajah Rusak Satu Rumah Translok di Nagan Raya

Selain merusak rumah warga, kawanan gajah liar yang berjumlah sekitar 12 ekor tersebut ikut merusak tanaman milik masyarakat.

NASIONAL | 25 Agustus 2019

Dua Napi Lapas Baubau Menyerahkan Diri

Kedua napi kabur dengan cara memanjat pos 1 menggunakan bantuan kabel penangkal petir, lalu turun menggunakan kain selimut.

NASIONAL | 25 Agustus 2019

Gelombang Tinggi Diprediksi Terjadi di Perairan Maluku

Bila terjadi kondisi cuaca ekstrem, maka Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Ambon berwenang tidak memberikan izin berlayar

NASIONAL | 25 Agustus 2019

Sekda Sukabumi: Pengembangan Geopark Ciletuh Butuh Bantuan Pusat

Keberadaan geopark ini tidak hanya sebatas pariwisata saja, tetapi ada pemberdayaan dan ekonomi masyarakat.

NASIONAL | 25 Agustus 2019

Merapi Keluarkan Guguran Lava Sejauh 500 Meter

BPPTKG untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian.

NASIONAL | 25 Agustus 2019

Jemaah Haji Belitung Diberangkatkan ke Daerah Asal dari Palembang

Setelah kedatangan jemaah dalam kelompok terbang delapan, Debarkasi Haji Palembang total sudah menerima kedatangan 3.589 haji, termasuk 40 petugas.

NASIONAL | 25 Agustus 2019

Jemaah Haji Lampung yang Wafat di Tanah Suci 7 Orang

Jemaah yang wafat di sana langsung diurus petugas maktab hingga proses pemakamannya.

NASIONAL | 25 Agustus 2019

Hingga Juni 2019, 85 Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Bencana

Kerugian akibat bencana ini mencapai Rp 4 miliar.

NASIONAL | 25 Agustus 2019

UI Dokumentasikan Arsip Digital Mitos dan Ritual Suku Enggano

Mitos dan ritual perlu dilestarikan melalui pendokumentasian, sehingga dapat dinikmati oleh generasi milenial.

NASIONAL | 25 Agustus 2019

Tokoh Adat Simarboru Ajak LSM Asing Dialog Soal Orangutan

Keberadaan PLTA Batangtoru diyakini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

NASIONAL | 24 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS