Dishub DKI Akan Tegur Pengemudi Ojol Berkerumun
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Dishub DKI Akan Tegur Pengemudi Ojol Berkerumun

Kamis, 24 September 2020 | 21:54 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memberikan teguran kepada ojek online ataupun sopir taksi online yang berkerumun saat sedang menunggu orderan atau penumpang khususnya selama diberlakukannya PSBB hingga 28 September 2020 mendatang.

"Kami akan memberikan imbauan khususnya mereka (ojek online) yang berkerumun lebih dari 5 orang dan harus mengatur jarak 1 motor dengan motor lainnya minimal 2 meter," ujar Kasudin Perhubungan Jakarta Utara, Harlem Simanjuntak, Kamis (24/9/2020).

Apabila kerumunan ojek online masih tetap ada dan membandel di satu titik yang biasanya mudah ditemui di pusat perbelanjaan mal ataupun perkantoran pihaknya akan memberikan tindakan lebih lanjut.

"Lanjut di sampaikan ke perusahaan aplikasinya untuk di TL (tindak lanjut) mungkin bisa dilakukan dengan geofencing," tambah Harlem Simanjuntak.

Sementara itu, Director of Government Affairs & Strategic Collaborations Grab Indonesia, Uun Ainurrofiq mengatakan merujuk pada Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor 156 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Bidang Transportasi, mewajibkan perusahaan aplikasi ojek online menerapkan teknologi geofencing.

"Teknologi ini membantu mitra pengemudi menjaga jarak aman serta kesehatan mereka sehingga mereka tetap bisa produktif. Saat mereka bisa produktif, mobilitas masyarakat Jakarta juga akan terbantu. Grab menjadi aplikasi online pertama di Indonesia yang mengimplementasikan teknologi geofencing selama masa PSBB. Teknologi ini telah diperkenalkan di berbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Malang, Makassar, Manado, Balikpapan, Samarinda, Mataram, Kupang dan Bali," ujar Uun Ainurrofiq.

Teknologi geofencing awalnya dimanfaatkan oleh Grab untuk memantau pergerakan mitra pengemudi dan membantu teknis terkait permintaan layanan. Memasuki masa pandemi, Grab mengembangkan teknologi ini untuk memonitor lokasi mitra pengemudi dan memastikan mereka tidak berkerumun dan menjaga jarak aman.

"Mitra pengemudi yang terdeteksi berkerumun lebih dari 3 orang akan menerima notifikasi pesan melalui aplikasi mereka. Jika mereka terlihat berkerumun lagi setelah mendapat teguran, kami akan membekukan sementara aplikasi mereka selama 14 hari," ujar Uun Ainurrofiq.

"Kami akan terus mengkomunikasikan hal ini secara intensif melalui berbagai kanal informasi kepada mitra pengemudi Grab terkait hal tersebut. Hal ini bertujuan untuk memastikan mitra pengemudi menaati protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah agar kesehatan dan mata pencaharian mereka tetap terjaga," tambah Uun Ainurrofiq.

Ditambahkan Ainurrofiq, untuk saat ini, Grab masih memonitor secara ketat mitra pengemudi yang berkerumunan di satu tempat yang sama.

"Akan tetapi, setelah seminggu teknologi ini dimaksimalkan sesuai arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam PSBB, para mitra pengemudi kami telah memberikan respons yang positif dan mereka terlihat mematuhi protokol keamanan seperti menjaga jarak aman dan menggunakan masker," tandasnya.

Corporate Affairs Gojek, Evi ketika dikonfirmasi belum memberikan respons terkait kedisiplinan mitranya dalam menjaga protokol kesehatan khususnya di wilayah DKI Jakarta yang sedang menerapkan PSBB pada 14-28 September 2020.

"Jawabannya masih dicek sama tim, nanti akan disampaikan lebih lanjut," ujar Evi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

33 Orang Penghuni Panti Asuhan Tangerang Terpapar Covid-19

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah langsung bergerak cepat dengan melakukan kunjungan ke Panti Asuhan tersebut, Kamis (24/9/2020).

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Stadion Patriot Jadi Ruang Isolasi, Pelayanan Tes Cepat Pindah Ruang

Setelah menerima pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan dan OTG, di Stadion Patriot Candrabhaga, ruangan kerja Pemkot Bekasi pun diubah.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

DKI Akan Tambah 26 RS Swasta Rujukan Covid-19

Penambahan rumah sakit swasta sebagai rujukan pasien Covid-19 sebagai langkah antisipasi lonjakan kasus yang dilaporkan setiap hari.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Tanpa PSBB, Jumlah Kasus Positif di Jakarta Bisa 2.000 Per Hari

Tanpa PSBB, kasus aktif diprediksi mencapai 20.000 pada awal November 2020.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Suami Bupati Bogor Ade Yasin Berpulang karena Kanker Paru-paru

Yanwar meninggal dunia pada Kamis dini hari pukul 01.40 WIB di usianya yang ke-53 setelah mengalami koma beberapa saat di RSUD Ciawi.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Kasus Pelecehan Rapid Test, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

Tersangka Eko Firstson alias EF dijerat pasal pelecehan, pemerasan dan penipuan.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

PSBB Jakarta Diperpanjang sampai 11 Oktober

Jika pelonggaran diberlakukan akan berpotensi menaikkan angka kasus positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Pemprov DKI dan Bank DKI Gandeng GoPay untuk Mudahkan Pembayaran Pajak

Kolaborasi ini salah satu upaya Bank DKI dalam penerapan transaksi non-tunai bagi masyarakat DKI Jakarta melalui berbagai layanan dan produk.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Penyidik Masih Lengkapi Berkas Tersangka Mutilasi

Penyidik juga berencana memeriksa kejiwaan tersangka Fajri ke psikiater untuk kelengkapan berkas perkara.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Nomor Urut Pilkada Depok: Pradi Nomor 1, Idris Nomor 2

Pradi Supriatna-Afifah Alia mendapatkan nomor urut satu dan pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono mendapatkan nomor urut dua.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS