Pasar Tanah Abang Batal Dibuka Kembali Senin, 6 April
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Pasar Tanah Abang Batal Dibuka Kembali Senin, 6 April

Minggu, 5 April 2020 | 23:38 WIB
Oleh : Yustinus Paat / Jaja Suteja

Jakarta, Beritasatu.com - Perumda Pasar Jaya menunda pembukaan pasar di kawasan Tanah Abang yang sudah dimulai penutupan sementara sejak 27 Maret lalu. Seyogianya kawasan pasar tersebut akan dibuka pada Senin (6/4/2020). Akan tetapi, berhubung masa tanggap virus corona atau Covid-19 masih berlangsung hingga 19 April mendatang, maka pembukaan pasar ditunda sementara.

Adapun perpanjangan waktu penutupan ini dilakukan meliputi Pasar Tanah Abang Blok A, Pasar Tanah Abang Blok B, dan Pasar Tanah Abang Blok F. Hanya Pasar Tanah Abang Blok G yang masih buka seperti sebelumnya, namun itupun terbatas kepada pedagang yang berjualan jenis bahan pangan saja.

Penundaan pembukaan kembali Pasar Tanah Abang yang terkenal dengan perdagangan tekstil ini sendiri berlandaskan Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No.361 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta. Hal ini menyikapi perkembangan penyebaran Covid-19 di Jakarta.

“Jadi, sudah diputuskan untuk pembukaan yang direncanakan pada 6 April kita tunda sementara sampai 19 April, Bapak Gubernur juga sudah memberikan teguran keras agar Pasar Tanah Abang ini tetap ditutup. Untuk pembukaan kembali nantinya akan diinformasikan lebih lanjut,” ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya dalam keterangannya, Minggu (5/4/2020).

Tak hanya itu, Pemerintah Pusat sendiri juga sudah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Namun, untuk pasar yang berjualan jenis bahan pangan tetap beroperasi normal dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar penduduk seperti diatur di Pasal 4 PP 21 tersebut.

Penundaan pembukaan kembali Pasar Tanah Abang ini juga berdasarkan kesepakatan antara tokoh pedagang dan juga manajemen Pasar Jaya. Para pedagang sendiri juga bersepakat menutup sementara kios berdagang mereka mengingat sedang dalam tanggap darurat Covid-19.

“Bagi masyarakat juga yang ingin mendapatkan informasi terkait pembukaan kembali Pasar Tanah Abang ini agar selalu memantau media sosial resmi milik Pasar Jaya, atau jika ada pertanyaan bisa disampaikan di layanan call center kami dengan nomor 081280080063,” katanya.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah mengeluarkan Seruan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 2020, tentang penggunaan masker untuk mencegah penularan Corona Virus Disease (Covid-19). Karena itu, Pasar Jaya mengimbau para pedagang dan juga masyarakat yang ingin berbelanja ke pasar untuk selalu menggunakan masker kain dan bukan masker medis mengingat masker medis diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. 



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ditemukan Pasien Positif, Ciampea Masuk Zona Merah Corona di Kabupaten Bogor

Hingga Minggu (5/4/2020) malam, Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat jumlah positif terinfeksi virus corona di Kabupaten Bogor sebanyak 21 pasien.

MEGAPOLITAN | 5 April 2020

Aturan Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan Sampai 19 April

Peniadaan ganjil genap untuk mendorong masyarakat menggunakan kendaraan pribadi agar terhindar dari penyebaran virus corona.

MEGAPOLITAN | 5 April 2020

Cegah Corona, Pengguna Kereta di Jakarta Wajib Gunakan Masker Mulai Besok

Mulai Senin (6/4/2020) seluruh penumpang kereta (LRT, MRT, dan KRL) diwajibkan menggunakan masker sebagai upaya pencegahan penularan virus "corona".

MEGAPOLITAN | 5 April 2020

Pemkab Bekasi Akan Lakukan Rapid Test Terhadap Jemaat GBI Grandwisata

Rapid test dilakukan setelah salah satu pendeta Gereja Bethel Indonesia (GBI) Grandwisata meninggal dunia, akhir pekan lalu.

MEGAPOLITAN | 5 April 2020

Cegah Penyebaran Corona, Yayasan Kabar Indonesia dan Permata Tunas Bagikan Masker dan Vitamin

Permata Tunas dan Kabar Indonesia membagikan 1.000 masker dan Vitamin C .1000 kaplet, di Permata Cibubur dan depan Pasar Cileungsi, Bogor.

MEGAPOLITAN | 5 April 2020

Istana Berbagi 500 Kotak Nasi ke Ojek Daring dan Buruh Harian

Setpres rencananya terus membagikan paket nasi boks hingga 20 April.

MEGAPOLITAN | 5 April 2020

Pemkot Bogor Ajukan Penambahan Tenaga Medis

Adapun jumlah tenaga medis yang dibutuhkan yakni untuk dokter sebanyak 19 orang, perawat ICU 8 orang dan perawat umum sebanyak 29 orang.

MEGAPOLITAN | 5 April 2020

Jaga Kecukupan Pangan Warga Kota Depok saat Covid-19, Diana Dewi Donasikan Rp 1 Miliar

Untuk menjaga ketahanan pangan di Kota Depok Jawa Barat selama mewabahnya virus corona atau Covid-19, Diana Dewi mendonasikan hartanya senilai Rp 1 miliar.

MEGAPOLITAN | 5 April 2020

Asyik Nongkrong, Pemuda Dibacok Hingga Tewas oleh Kawanan Pengendara Motor

Ahmad Fauzi (23) tewas usai dibacok sekelompok pemuda yang mengendarai sekitar 30 sepeda motor, Minggu (5/4/2020) sekitar pukul 04.30 WIB.

MEGAPOLITAN | 5 April 2020

Polisi Tingkatkan Pengamanan Kamtibmas dari Kejahatan Jalanan

Patroli skala besar untuk menciptakan kamtibmas dari kejahatan jalanan akan terus digelar bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah.

MEGAPOLITAN | 5 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS