Anies Baswedan Sebut 283 Pemulasaran dan Pemakaman Gunakan Protap Covid-19 di Jakarta
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Anies Baswedan Sebut 283 Pemulasaran dan Pemakaman Gunakan Protap Covid-19 di Jakarta

Senin, 30 Maret 2020 | 21:29 WIB
Oleh : Hotman Siregar, Yustinus Paat / Jaja Suteja

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tingkat kematian akibat virus corona atau Covid-19 sangat tinggi. Hal itu berdasarkan data dinas pertamanan dan hutan kota, sejak 3 Maret - 29 Maret 2020 total ada sebanyak 283 pemulasaran dan pemakaman jenazah yang dilakukan menggunakan protap Covid-19.

"Sejak tanggal 6 Maret itu mulai ada kejadian pertama sampai dengan kemarin tanggal 29 (Maret 2020) itu ada 283 kasus," kata Anies di dalam konferensi persnya di Balaikota Jakarta, Senin (30/3/2020).

"Protap Covid-19 itu berarti jenazah harus dibungkus dengan plastik, lalu harus dimakamkan kurang dari 4 jam, lalu petugasnya menggunakan APD (alat pelindung diri)," ujarnya.

Menurutnya tingginya pemulasaran dan pemakaman Covid-19 disebabkan karena banyak orang yang meninggal tanpa diidentifikasi positif Covid-19 sebelumnya.

"Ini adalah mungkin mereka-mereka yang belum sempat dites, karena itu tidak bisa di sebut sebagai positif, atau sudah tapi belum ada hasilnya kemudian wafat," katanya.

Karenanya Anies menegaskan bahwa kasus Covid-19 di Jakarta sangat mengkhawatirkan. Dia meminta agar masyarakat dapat terus mematuhi aturan dan imbauan pemerintah untuk melakukan psyhcal distancing guna mencegah dan menekan penularan Covid-19.

"Jangan pandang angka ini sebagai angka statistik. JUmlah 283 itu bukan angka statistik itu adalah warga kita yang bulan lalu sehat bisa berkegiatan. Mereka punya anak, mereka punya istri, punya saudara. dan ini semua harus kita cegah pertambahannya dengan secara serius pembatasan," kata Anies.

"Tinggallah di rumah disiplin untuk menjaga jarak. lindungi diri, keluarga, lindungi tetangga lindungi semua. Jangan sampai Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang mengurusi makam ini punya angka yang lebih tinggi lagi," lanjutnya.

Diketahui, hingga hari ini (30//20203) jumlah kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sebanyak 720 kasus, 48 orang telah dinyatakan sembuh, 76 orang meninggal, dan 445 dirawat dan 151 orang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan yang menunggu hasil laboratorium sampai saat ini sebanyak 599 orang.

Adapun untuk data ODP dan PDP berdadarkan laporan sampai hari ini berjumlah 2.288 orang untuk ODP, 497 orang masih dipantau dan 1.791 sudah selesai dipantau. Sedangkan PDP sebanyak 1.046 orang. 708 masih dirawat dan 338 orang sudah pulang atau selesai menjalani perawatan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Anggota PDIP DPRD DKI Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Jakbar

Penyemprotan disinfektan dilakukan di lima kecamatan di Jakbar, yakni Grogol Petamburan, Kembangan, Kebon Jeruk, Taman Sari dan Kecamatan Palmerah.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Kemhub Tunda Pelarangan Bus AKAP Jabodetabek

Kemhub menunda pelaksanaan kebijakan pelarangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk tidak keluar masuk Jakarta.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Anies Baswedan: DKI Sudah Jalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui bahwa Provinsi DKI Jakarta sudah menjalankan pembatasan sosial berskala besar sebagaimana arahan dari Presiden.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Gelar Simulasi Lockdown, Polda Metro: Polisi Harus Siap dalam Kondisi Apapun

Polda Metro Jaya, menggelar latihan atau simulasi pengamanan untuk menghadapi kemungkinan terburuk dampak dari wabah virus corona.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Pemkot Larang Warga Terindikasi Virus Corona Dirujuk ke RS Luar Kota Bekasi

Pemkot Bekasi melarang rumah sakit swasta merujuk pasien yang terindikasi virus "corona" (Covid-19) ke rumah sakit di luar Kota Bekasi.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Isolasi Mandiri Dinilai Efektif, Jakarta Tidak Perlu Lockdown

Namun, ada juga negara yang gagal menerapkan lockdown untuk meredam laju penularan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Soal Karantina Jakarta, Ketua DPRD Minta Anies Fokus Tangani Warga Terdampak Corona

Presetyo menyakini jika pekerja harian dan sektor informal dijamin, mereka bisa diatur untuk tidak keluar rumah.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Antisipasi Virus Corona, Hutama Karya Tutup Sementara Top-up Tunai di Tol

Semakin meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19), membuat PT Hutama Karya melakukan berbagai tindakan preventif di seluruh cabang tol yang dioperasikannya.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Penumpang Jauh Berkurang, Headway MRT Jadi 20 Menit

Jumlah penumpang MRT Jakarta per 28 Maret 2020 sebanyak 3.309 penumpang. Sedangkan rata-rata jumlah penumpang per hari dalam kondisi normal mencapai 100.000 pen

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020

Polisi Tegaskan Tidak Ada Penutupan Jalan Hari Ini di Ibu Kota

Lalu lintas di traffic light Tomang, juga terlihat ramai lancar. Termasuk, di Cawang, Semanggi, Cilitan, Cakung, hingga Senen.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS