Ketum Asosiasi E-Commerce: Tokopedia Hanya Korban
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Ketum Asosiasi E-Commerce: Tokopedia Hanya Korban

Senin, 6 Juli 2020 | 13:47 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Di akhir minggu jagat tekno Indonesia diramaikan dengan berita tentang salah satu anggota grup keamanan siber di Facebook yang berbagi tautan untuk mengunduh 91 juta data pengguna Tokopedia secara gratis. Aksi ini disebut merupakan kelanjutan dari kasus kebocoran data yang menerpa akun pengguna Tokopedia pada Mei 2020.

Menanggapi berita tersebut, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA), Ignatius Untung, mengaku prihatin atas apa yang terjadi pada Tokopedia dan para penggunanya. Namun, ia menekankan bahwa posisi Tokopedia dalam masalah ini juga sebagai korban.

"Menurut saya Tokopedia adalah korban dari tindakan para hacker ini. Jadi sudah jelas itu bukan kesalahan Tokopedia. Bisnis online itu adalah bisnis kepercayaan, sehingga masalah seperti ini pasti sudah diantisipasi sejak awal oleh setiap pelaku bisnis online," ujar Ignatius melalui pernyataan tertulisnya hari ini.

“Kami selalu berkomunikasi dengan para pelaku e-commerce, termasuk jika terjadi masalah peretasan data pengguna seperti yang terjadi pada Tokopedia. Sebagai sebuah asosiasi, penting bagi kami untuk mendapatkan informasi terkait dari anggota yang terdampat masalah ini,” tambah Ignatius.

Mengingat Tokopedia juga merupakan korban dari kasus ini, Ignatius berharap media dapat memberitakannya dengan berimbang dan adil

"Kami sangat yakin Tokopedia bisa mengatasi hal tersebut, dan mendukung Tokopedia agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Tidak hanya kepada Tokopedia tapi juga kepada para pelaku e-commerce lainnya,” pungkasnya.

Menanggapi berita tersebut, pihak Tokopedia melalui VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, menyampaikan bahwa hal tersebut bukanlah upaya pencurian data baru dan informasi password pengguna Tokopedia tetap aman terlindungi di balik enkripsi.

Pihak Tokopedia juga menyampaikan sudah menyadari ada pihak ketiga yang mengunggah informasi secara ilegal di media sosial dan forum internet terkait akses data pelanggan yang telah dicuri. Dan, sekali lagi memastikan bahwa ini bukan aksi pencurian data baru. Lebih lanjut Nuraini mengatakan pihaknya sudah melaporkan tindakan ini ke pihak berwajib.

Sebagai informasi, pada Sabtu (4/7/2020) sore, salah satu anggota grup Facebook terkait keamanan siber dengan sekitar 15.000 anggota berbagi tautan untuk mengunduh 91 juta data Tokopedia secara gratis.

Tautan tersebut merujuk pada salah satu akun bernama @Cellibis di Raidsforum yang memang telah membagikan data itu pada Jumat (3/7/2020). Akun itu berbagi secara hampir cuma-cuma di forum itu, yang sebelumnya dia peroleh dengan membeli data itu di Dark Web senilai USD 5.000.

Dalam keterangannya Minggu (5/7/2020), pakar keamanan siber Pratama Persadha menyatakan Tokopedia sudah semestinya bertanggung jawab karena data pengguna yang mereka kelola bocor dan tentu banyak pihak akan memanfaatkannya untuk tindak kejahatan. Ini menjadi bukti bahwa Tokopedia benar-benar telah diretas.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Relatif Datar di Rp 14.500-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.527,5 per dolar AS atau terdepresiasi 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.522,5.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kempupera Mulai Menata Kampung Ulos Samosir

Pemerintah Terus Tata Kawasan Wisata Danau Toba.

EKONOMI | 6 Juli 2020

BCA Masuk 100 Merek Paling Bernilai di Dunia Versi BrandZ

BCA menempati peringkat ke-90 Global Top 100 BrandZ, naik sembilan tingkat dari posisi tahun lalu.

EKONOMI | 6 Juli 2020

SMF: Kinerja EBA-SP Aman, Investor Jangan Takut Default

PT SMF, selaku penerbit EBA-SP, telah menyiapkan langkah antisipasi mengenai kemungkinan terburuk gagal bayar akibat tersendatnya KPR.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Start-up Social Bella Raih Pendanaan Baru US$ 58 Juta

Social Bella, mendapatkan pendanaan baru senilai US$ 58 juta dari investor global, termasuk Temasek dari Singapura, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Lion Air Tak Perpanjang Kontrak 2.600 Karyawan

Apabila di waktu mendatang kondisi Lion Air kembali pulih, maka karyawan yang tidak diperpanjang kontrak kerjanya akan diprioritaskan untuk kembali ke Lion Air.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Sesi I, IHSG Menguat 0,4%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,43 persen ke kisaran 4.995,25 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (6/7/2020).

EKONOMI | 6 Juli 2020

Winner Group Hadirkan Cibinong New City

Proyek Cibinong New City seluas 125 ha ini, akan menjadi central business district (CBD) pertama di Kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Sarimelati Kencana Tak Terafiliasi Operator Pizza Hut di AS

Nama NPC tidak tercatat dalam daftar pemegang saham

DUNIA | 6 Juli 2020

Winner Group Kembangkan CBD Pertama di Cibinong

Cibinong New City disiapkan menjadi landmark baru di Cibinong dengan konsep pengembangan hunian yang berkelas.

EKONOMI | 6 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS