Xi Ji Siap Buka 250 Gerai Snack Ayam Siap Saji
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Xi Ji Siap Buka 250 Gerai Snack Ayam Siap Saji

Rabu, 18 Maret 2020 | 16:58 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Potensi industri makanan dan minuman (mamin) di Indonesia tahun 2020 diyakini masih cerah. Karena itu, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menargetkan pertumbuhan industri mamin Indonesia tahun ini tumbuh dua digit.

Sejalan dengan itu, pemerintah juga telah menetapkan industri mamin menjadi salah satu dari lima sektor manufaktur yang diprioritaskan pengembangannya sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.

Di sisi lain, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali), Levita Supit menyebutkan, peluang bisnis kemitraan di Indonesia tahun 2020 ini masih cemerlang. Ia mengungkapkan, bisnis waralaba tahun ini masih akan didominasi sektor makanan dan minuman.

Cerahnya bisnis sektor mamin ini bisa dilihat dari besarnya investasi yang ada. Data Badan Koordinasi Penanaman Modal menunjukkan pada pertengahan tahun 2019, investasi dalam negeri di sektor mamin ini tercatat Rp 21,26 triliun.

Besarnya potensi di industri mamin inilah yang mendorong grup makanan dan minuman, Mitra Boga Ventura (MBV) berkolaborasi dengan KULO Group membidik bisnis snack ayam siap saji.

CEO Grup MBV, Michael Marvy Jonathan mengungkapkan, pihaknya akan meluncurkan merek baru dengan nama Xi Ji Street Snack (Xi Ji). Dikatakan, peluncuran merek Xi Ji terinspirasi dari perkembangan tren yang saat ini terjadi di Taiwan, di mana minuman bubble tea bergandengan dengan produk snack ayam goreng.

Soft launcing gerai pertama Xi Ji dilakukan, Rabu (18/3/2020), berlokasi di Jalan Gandaria I No 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan grand launching-nya diadakan pada Jumat (20/3/2020). Kemudian, mulai 10 April 2020, MBV dan KULO Group akan membuka 250 gerai Xi Ji lainnya di seluruh Indonesia. Pangsa pasar yang coba dibidik Xi Ji adalah kelas menengah yang saat ini populasinya terus bertambah.

Semua outlet Xi Ji tersebut akan dikembangkan melalui konsep kemitraan dan tersebar di sejumlah kota di Tanah Air seperti Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya, Palembang, Bali, Pontianak, Makassar, Pekanbaru, Jember, Pati, Magelang, dan kota-kota lainnya.

Ditargetkan sebelum Lebaran nanti, sekitar 50-100 outlet sudah bisa dibuka. “Ini konsep kemitraan, jadi yang bekerja bukan hanya kami saja, melainkan juga para mitra. Selain itu, para mitra juga ingin cepat-cepat membuka outlet dengan harapan agar modal mereka segera kembali. Sebab, mereka sudah mengeluarkan biaya, seperti sewa tempat, biaya kemitraan, dan lainnya,” jelas Marvy.

Keunikan
Marvy menuturkan, produk Xi Ji mempunyai sejumlah keunikan mulai dari rasa hingga harga yang sangat kompetitif. Meskipun mengadopsi camilan ala Taiwan, namun rasanya disesuaikan dengan selera atau lidah konsumen Indonesia, seperti rasa pedas.

“Bahkan, kita ada signature style-nya, yakni ‘Mala’ ala Sichuan. Biji mala mempunyai rasa unik dengan sensasi pedas yang membuat lidah serasa kebas. Selain ayam yang menjadi unggulan, kita juga menyediakan menu ikan dori, kulit ayam, french fries, dan jamur,” ujarnya.

Menurut Marvy, produk Xi Ji dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif. “Saat ini, harga produk brand-brand camilan ala Taiwan yang ada di Indonesia belum menjangkau semua lapisan masyarakat,” paparnya.

Hal ini bisa dibuktikan saat peluncuran produk Xi Bo Ba. Dijelaskannya, minuman boba merek lain dipatok Rp 40.000 per gelas (cup), tetapi Xi Bo Ba dijual dengan harga Rp 19.000-Rp 20.000 per cup.

“Semua langsung bilang, ini enak dan harganya murah serta merakyat. Hal ini yang mendorong animo masyarakat selalu menunggu outlet dibuka di daerah mereka,” katanya.

Ia menambahkan, selain melayani penjualan secara langsung di outlet, produk Xi Ji ini juga bisa dipesan melalui aplikasi layanan Go Food.

Di tengah gejolak ekonomi global dan serangan virus corona, langkah ekspansi bisnis yang digarap MBV dan KULO Group ini patut diapresiasi. Selain menambah pilihan makanan dan minuman, juga membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Minimalisasi Dampak Virus Corona, Pemerintah Siapkan Stimulus Kesehatan dan Bantuan Sosial

Mengatasi dampak virus corona, Pemerintah tengah menyusun rencana paket stimulus fiskal jilid III yang mencakup sektor kesehatan dan jaminan sosial.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Darurat Virus Corona, OJK Longgarkan Batas Waktu Laporan Keuangan dan RUPS

OJK melonggarkan batas waktu penyampaian laporan keuangan dan pelaksanaan RUPS bagi pelaku industri pasar modal karena kondisi darurat virus corona.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Pemerintah Turunkan Harga Gas Industri Mulai 1 April

Pemerintah akan menurunkan harga gas untuk beberapa sektor industri mulai 1 April 2020.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Kurs Rupiah Terdepresiasi ke Rp 15.200-an

Kurs rupiah berada di level Rp 15.222,5 dolar AS atau terdepresiasi 50 poin (0,33 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 15.172,5.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Grup Lion Setop Sementara Penerbangan ke Malaysia

Penundaan sementara penerbangan dari dan ke Malaysia ini dilakukan berdasarkan rekomendasi perusahaan dalam upaya menangkal penyebaran virus corona.

EKONOMI | 18 Maret 2020

IHSG Kembali Ditutup Melemah 2,9%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 2,93 persen ke kisaran 4.330,67 pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (18/3/2020).

EKONOMI | 18 Maret 2020

Bursa Eropa Dibuka di Zona Merah

Bursa Eropa dibuka melemah pada perdagangan Rabu (18/3/2020). Indeks Stoxx 600 Eropa kandas 2,32 persen, FTSE 100 Inggris turun 3,43 persen.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Masih Didominasi Sentimen Corona, Bursa Asia Ditutup Melemah

Bursa Asia ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (18/3/2020). Nikkei 225 Jepang turun 1,68 persen, Kospi Korea Selatan turun 4,86 persen.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Menperin Usulkan 755 Industri yang Dapat Nikmati Harga Gas Murah

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan sebanyak 755 industri yang dapat menikmati harga gas senilai USD 6/MMBTU.

EKONOMI | 18 Maret 2020

IHSG dan Rupiah Masih Terkoreksi Jelang Penutupan

IHSG terkoreksi 3,39 persen ke kisaran 4.305,48, sementara kurs rupiah berada di level Rp 15.222,5 per dolar AS atau terdepresiasi 50 poin (0,33 persen).

EKONOMI | 18 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS