INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Cikal Hibahkan Merek "Merdeka Belajar" kepada Kemdikbud

Jumat, 14 Agustus 2020 | 18:57 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Merdeka Belajar yang menjadi jargon kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim sempat menuai polemik telah didaftarkan sebagai merek dagang dan jasa oleh PT Sekolah Refleksi Cinta Keluarga (Cikal). Namun, kini polemik itu telah selesai. Cikal sebagai pemilik eksklusif merek tersebut siap menghibahkan Merdeka Belajar kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tanpa kompensasi apa pun.

Nadiem menyebutkan, pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi semangat gotong royong dan kekeluargaan yang ditunjukkan dan dikedepankan Cikal. Ia memberi apresiasi khusus kepada Najelaa Shihab selaku pendiri Cikal yang akan menghibahkan hak merek Merdeka Belajar kepada Kemdikbud.

Oleh karena itu, Nadiem mengatakan, ke depannya baik Cikal maupun pihak lain tetap bisa menggunakan Merdeka Belajar tanpa kompensasi selama untuk kepentingan pendidikan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tidak ada kompensasi yang diberikan kepada Cikal dalam bentuk apa pun. Nantinya Merdeka Belajar bisa digunakan oleh banyak pihak tanpa harus mengeluarkan kompensasi selama masih ada kaitannya dengan pendidikan dan sesuai aturan. Jadi tidak ada kompensasi,” jelas imbuh Nadiem dalam webinar tentang “Merdeka Belajar”, Jumat (14/8/2020).

Nadiem menegaskan, penggunaan merek tersebut oleh Kemdikbud bukan berarti ia melakukan promosi gratis untuk Cikal. Sebab prinsip Merdeka Belajar versi Nadiem adalah ingin menjadikan Merdeka Belajar suatu revolusi di dunia pendidikan di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Nadiem juga mengajak semua pihak untuk mengakhiri polemik dan kembali fokus melanjutkan misi dan semangat Merdeka Belajar. Pasalnya, Merdeka Belajar hadir karena terinspirasi dari filosofi Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Tujuannya adalaj untuk menciptakan ekosistem pendidikan nasional yang saling mendukung atas asas gotong royong dalam menghadirkan iklim inovasi sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkarakter.

“Kita ingin esensi dan filsafat dari Ki Hajar Dewantara itu diteriakkan dan dimiliki bersama. Bukan hanya pada unit-unit pendidikan dari Sabang sampai Merauke, tetapi juga dari masyarakat dan orang tua, sama-sama mengerti esensi daripada apa yang dimaksudkan Ki Hajar Dewantara mengenai Merdeka Belajar. Tidak ada filsafat lebih tepat lagi. Pada saat ini kami ingin melakukan debirokratisasi di sistem pendidikan kita dan perguruan tinggi itu namanya kemerdekaan,” terang Nadiem.

Sementara itu, pendiri Cikal, Najelaa Shihab mengatakan, pihaknya secara resmi menghibahkan merek dan jasa Merdeka Belajar untuk pihak Kemdikbud. Dengan begitu, Merdeka Belajar boleh digunakan oleh pihak lain untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Najelaa menjelaskan, meski telah dihibahkan tidak berarti bahwa Cikal tidak bisa menggunakannya lagi. Semua pihak yang selama ini juga sudah menggunakan tetap dapat menggunakan termasuk Cikal.

“Karena saya hadir saat ini bukan hanya atas nama Sekolah Cikal tapi juga komunitas guru belajar, yayasan guru belajar, jaringan sekolah merdeka belajar yang selama bertahun-tahun ini juga sudah menginisiasi program-program Merdeka Belajar dalam berbagai bentuk,” ujarnya.

Najelaa menuturkan, pihaknya akan selalu bergotong royong dalam meningkatkan pendidikan Indonesia yang makin berkualitas.

“Dan yakin sekali kolaborasi antar pihak itu adalah sesuatu yang nantinya akan mewujudkan cita-cita kita bersama,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Selamat, 167.653 Peserta Lulus SBMPTN 2020

Ketua Tim Pelaksana LTMPT, Mohammad Nasih mengatakan, dari 702.420 pendaftar tahun ini, sebanyak 23,87% atau 167.653 orang dinyatakan lulus.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Defisit Anggaran 2021 Diproyeksikan 5,5% dari PDB

Defisit anggaran tahun 2021 akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman, dan dikelola secara hati-hati.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Belajar Tatap Muka di Kota Serang Akan Dimulai 18 Agustus

Pemkot Serang akan membuka kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah pada 18 Agustus mendatang.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Pemerintah Terus Garap Infrastruktur di Ibu Kota Baru

Pemerintah masih menganggarkan dana untuk pembangunan infrastruktur tahun 2021 yang mencapai Rp 414 triliun.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Terima Suap, Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo Jadi Tersangka

Penetapan tersangka Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo ini ditetapkan setelah dilakukan gelar perkara.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Putra Amien Rais Ribut di Pesawat, Ini Komentar Dirut Garuda

Dirut Garuda Irfan Setiaputra menegaskan dukungannya kepada awak kabin yang bertugas dengan memberikan peringatan kepada Mumtaz Rais.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Reformasi Digital untuk Persiapkan Generasi Emas

Sektor informasi telekomunikasi justru tumbuh 10,88% pada kuartal II 2020 dari kuartal I 2020 9%, di saat sektor-sektor lainnya terkontraksi.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Ini Persyaratan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning

Seperti zona hijau, pembukaan sekolah di zona kuning harus mengantongi izin pemda dan orang tua.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Gunakan HP di Pesawat, Mumtaz Rais Adu Mulut dengan Pramugari dan Wakil Ketua KPK

Cekcok Mumtaz Rais dengan pramugari menjadi keributan setelah pegawai KPK Pamolango Nawawi ikut menegur lantaran putra Amien Rais menggunakan hp di pesawat.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Amien Rais Sebaiknya Luruskan Perilaku Anak-anaknya

Amien Rais diminta intropeksi diri.

NASIONAL | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS