Kampus Swasta Mulai Tahun Ajaran Baru dengan Fleksibel
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Kampus Swasta Mulai Tahun Ajaran Baru dengan Fleksibel

Selasa, 19 Mei 2020 | 23:27 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com -Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi), Budi Djatmiko mengatakan, perguruan tinggi swasta (PTS) akan memulai tahun akademik atau ajaran baru 2020/2021 secara fleksibel. Artinya, PTS kembali membuka tahun ajaran baru mulai Juli hingga September sesuai kelender akademik penetapan awal semester dari pangkalan data pendidikan tinggi (PDPT).

“Jadi PTS tetap menyesuaikan dengan waktu yang ditetapkan. Ada yang masuk lebih awal bulan Juli, ada juga yang di September. Intinya fleksibel seperti tahun-tahun sebelumnya dan ditambah kondisi saat ini,” kata Budi saat dihubungi SP, Selasa (19/5/2020) malam.

Budi menyebutkan, dari hasil rapat koordinasi nasional (rakornas) Aptisi, PTS telah melakukan beberapa kesepakatan menjalankan pendidikan di tengah pandemi Covid-19 ini. Salah satunya, PTS sepakat memberi beberapa keringanan kepada mahasiswa, baik untuk pembayaran uang kuliah maupun kesempatan untuk menuntaskan proses pembelajaran.

Khusus untuk pembelajaran. Budi menuturkan, PTS menyadari kegiatan belajar dari rumah yang dikenal dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak bisa dijalan oleh semua mahasiswa. Maka, PTS memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan perbaikan nilai berupa tugas hingga semester pendek.

“Ujian semester genap tahun ajaran 2019/2020 yang kurang bagus diperbaiki dalam bentuk tugas dan sebagainya, meskipun UTS dan UAS (ujian tengah semester dan ujian akhir semester, red) telah dilakukan,” ujarnya.

Keringanan lain adalah memperpanjang masa belajar mahasiswa. Budi menuturkan, PTS akan menjalankan instruksi dari Surat Edaran (SE) terkait Masa Belajar Penyelenggaraan Program Pendidikan. PTS memberi kesempatan dua semester tambahan bagi mahasiswa semester terakhir yang terancam drop out (DO) dalam situasi pandemi ini.

Budi mengatakan, kesepakatan rakor Aptisi ini diambil karena memahami kondisi mahasiswa di masa pandemi. Sebab, banyak mahasiswa yang tidak maksimal menjalankan PJJ karena tidak memiliki gawai dan laptop. Selain itu, ada pula mahasiswa yang terkendala jaringan, terutama yang berlokasi di daerah terpencil.

Untuk memastikan mahasiswa mendapat keringanan ini, Budi menuturkan, Aptisi membuka layanan pengaduan di setiap wilayah. Mahasiswa yang sedang bermasalah dapat mengubungi Aptisi wilayah dan nanti akan dibantu mencari solusi.

“Misalnya ada mahasiswa yang bermasalah di perguruan tingginya, ia dapat melakukan pengaduan kepada ketua Aptisi wilayah. Nanti kita bantu beri solusinya. Lebih cepat penyelesaiannya karena saya tahu persis kondisi PTS seperti apa,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Momentum Puasa, Harkitnas, dan Lebaran untuk Bangkit Lawan Covid-19

Sejauh ini masyarakat masih lemah dari sisi komitmen bersama menghadapi Covid-19.

NASIONAL | 18 Mei 2020

Dirjen Vokasi: Mahasiswa Harus Sesuaikan Pilihan Prodi dengan Minat dan Bakat

Selain pemilihan prodi, Wikan juga meminta calon mahasiswa untuk memahami tentang pendidikan vokasi di perguruan tinggi.

NASIONAL | 19 Mei 2020

Seleksi Masuk Politeknik Negeri Berubah Akibat Pandemi Covid-19

Seleksi diubah dari berbasis ujian tulis menjadi berbasis portofolio.

NASIONAL | 19 Mei 2020

KNPI Beri Bantuan Beras dan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Beras yang disiapkan sebanyak 23 ton dan akan didistribusikan untuk masyarakat di tiga provinsi yakni DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

NASIONAL | 19 Mei 2020

Pelanggar PSBB di Pekanbaru Dijatuhi Hukuman Denda oleh Pengadilan

Jumlah denda yang dikenakan kepada para pelanggar PSBB di Pekanbaru, Riau bervariasi jumlahnya.

NASIONAL | 20 Mei 2020

BSI Bantu Ventilator dan Rapid Test Kit untuk Warga Banyuwangi

Ketersediaan ventilator dan rapid test kit sangat penting untuk penanganan wabah Covid-19.

NASIONAL | 19 Mei 2020

Pemerintah Harus Ubah Komunikasi di New Normal Pasca Covid-19

Dalam situasi sulit seperti sekarang, yang perlu dilakukan adalah sinergitas pemerintah dan semua elemen masyarakat untuk membangun kepercayaan publik.

NASIONAL | 19 Mei 2020

Pembagian Bansos di DIY Berjalan Lambat Karena Validitas

Penyaluran Bansos di DIY terkendala fasilitas.

NASIONAL | 19 Mei 2020

Mendagri: Jangan Saling Menyalahkan Hadapi Covid-19

Mendagri meminta semua pihak khususnya pemerintah pusat dan daerah bersatu dan saling mendukung dalam menghadapi Covid-19.

NASIONAL | 19 Mei 2020

MK Tolak Permohonan Honorer Dapat Diangkat Jadi ASN

Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams mengatakan UU ASN mengakomodasi hak para tenaga honorer yang saat ini masih ada.

NASIONAL | 19 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS