Dampak Corona, 63% Guru Minta UN Ditunda
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Dampak Corona, 63% Guru Minta UN Ditunda

Sabtu, 14 Maret 2020 | 19:47 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim mengatakan, pemerintah perlu mencermati dan mengambil langkah cepat terkait penyebaran virus corona. Ia menyarankan ujian nasional (UN) tahun ini ditunda, bahkan dihapus.

“UN SMK memang tak lama lagi digelar, tapi setelahnya akan disusul SMA dan SMP. Daripada menanggung risiko penyakit dan kematian, lebih baik UN ditunda, bahkan jika perlu dihapuskan. Toh tahun 2021 UN tak lagi dilaksanakan,” kata Ramli dalam siaran pers yang diterima Beritasatu, Sabtu (14/3/2020) petang.

Menurut Ramli, pemerintah harus mengambil langkah tegas karena sangat tak layak jika anak-anak bangsa dikorbankan untuk sesuatu yang tahun depannya juga sudah dihapus.

“Artinya, pemerintah pun menganggap UN itu tak banyak bermanfaat,” ujarnya.

Bahkan, Ramli menuturkan, IGI melakukan survei kecil terkait pelaksanaan UN dan kekhawatiran Covid-19 kepada para guru. Hasilnya, 63% responden setuju UN ditunda, 31% meminta UN tetap dilaksanakan, dan sisanya tak mempersoalkan UN ditunda atau dilanjutkan.

“Survei yang melibatkan 210 guru dari seluruh provinsi di Indonesia ini dilaksanakan sebelum DKI Jakarta memutuskan meliburkan sekolah dan menunda UN 2020,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sekolah Ditutup, UN Tetap Digelar Sesuai Jadwal

Kemdikbud akan mengakomodasi untuk Pemda menutup sekolah dan jika daerah tidak menutup sekolah, maka UN dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

NASIONAL | 14 Maret 2020

Iluni UI dan FKUI Ajak Perang Semesta Terhadap Covid-19

Iluni UI dan FKUI menyatakan siap mengambil peran untuk melakukan percepatan penanganan Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) berbasis komunitas.

NASIONAL | 14 Maret 2020

Selain Cerdas, Mahasiswa Juga Harus Memiliki Sense of Crisis dan Berkarakter

Pada zaman perjuangan kemerdekaan hanya dikenal dua tipe jalan yang harus dipilih, yakni sebagai pahlawan atau pengkhianat bangsa.

NASIONAL | 14 Maret 2020

YLKI Dukung Langkah Pemda DKI Liburkan Sekolah

Salah satu cara efektif untuk mengendalikan persebaran virus coronaadalah menghindari kerumunan masa di tempat publik.

NASIONAL | 14 Maret 2020

Satgas Waspada Investasi Temukan 388 Pinjaman Online Ilegal

Satgas Waspada Investasi (SWI) sampai pertengahan Maret kembali menemukan 388 entitas fintech peer to peer lending ilegal.

NASIONAL | 14 Maret 2020

HUT Ke-59 Wagub DIY, Tujuh Profesor Bawakan Tarian Jawa

Tarian itu menggambarkan kerukunan, keselarasan, keseimbangan, keserasian, dan sikap saling menghormati.

NASIONAL | 14 Maret 2020

Cegah Penyebaran Virus Corona, Polda Bengkulu Bersihkan Rumah Ibadah

Polda Bengkulu menggelar bakti sosial membersihkan masjid dan gereja dalam mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 14 Maret 2020

Pencegahan Radikalisme Butuh Anggaran Memadai

Menurut Azis Syamsuddin, anggaran yang mencukupi sangat dibutuhkan untuk menangkal radikalisme dan terorisme.

NASIONAL | 14 Maret 2020

Gubernur Nova Harap PPP Dukung Pembangunan Aceh

Menurut Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, pembangunan Aceh membutuhkan dukungan dari partai politik termasuk PPP.

NASIONAL | 14 Maret 2020

Negatif Corona, Jenazah Kepala PPATK Dibawa ke Rumah Duka

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (Kepala PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin meninggal dunia bukan karena virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 14 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS