Bentuk Tim Audit, IDI Telusuri Kematian Dokter Selama Pandemi
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Bentuk Tim Audit, IDI Telusuri Kematian Dokter Selama Pandemi

Selasa, 4 Agustus 2020 | 22:41 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Hingga Selasa (4/8/2020), sebanyak 74 orang dokter di Tanah Air meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Saat dihubungi Suara Pembaruan, Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Halik Malik, mengonfirmasi bahwa seluruh dokter tersebut meninggal dunia ketika bertugas menangani pasien selama pandemi yang tengah berjalan di bulan ke lima ini.

Untuk meminimalkan korban jiwa dari tenaga kesehatan di Tanah Air akibat Covid-19, lanjutnya, PB IDI telah membentuk tim audit sesuai Surat Keputusan yang ditetapkan pada 20 Juli lalu. Tim ini bertugas untuk mendalami dan menelusuri lebih jauh terkait kematian dokter sepanjang pandemi. PB IDI juga turut mengadvokasi adanya jaminan keselamatan dan perlindungan dokter yang bertugas di masa pandemi ini.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa tim mitigasi dokter dalam pandemi melaksanakan beberapa tugas dan fungsi. Di antaranya adalah melakukan pendataan dan upaya mitigasi yang diperlukan bagi anggota IDI. Upaya itu meliputi komunikasi dan koordinasi, pendampingan dan bantuan medis sesuai yang dibutuhkan, membuka jalur akses yang memudahkan pada aspek pemeriksaan hingga perawatan, dan membantu kebutuhan yang diperlukan bagi anggota IDI dan keluarga.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PB IDI, Mohammad Adib Khumaidi mengungkapkan, jumlah kematian petugas medis akibat Covid-19 di Indonesia secara persentase termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara dan dunia, yakni mencapai 2,4%. Dari angka tersebut, dapat diketahui bahwa rasio kematian tenaga kesehatan Indonesia enam kali lipat lebih tinggi daripada Amerika yang hanya mencatatkan angka 0,37% per 13 Juli 2020.

“Persentase ini dipengaruhi oleh kemampuan testing. Di negara lain secara jumlah mungkin lebih banyak, tetapi kemampuan testing-nya juga tinggi, sehingga persentase kematian tenaga medisnya kecil. Namun, terlepas dari itu, ini harus menjadi perhatian khusus pemerintah,” terangnya kepada Suara Pembaruan, Minggu (2/8/2020).

Berdasarkan Indeks Pengaruh Kematian Nakes (IPKN) karena Covid-19 yang dibuat oleh tim Pandemic Talks, Indonesia mendapatkan nilai 223. Ini berarti, Indonesia memiliki dampak kematian nakes terburuk di dunia. Di bawah Indonesia terdapat beberapa negara lain termasuk di antaranya Mesir (222), USA (195), UK (193), dan Brasil (160).

Adib menjelaskan, IPKN adalah indeks sederhana yang menggambarkan dampak dari setiap kematian tenaga kesehatan untuk sistem kesehatan. Setiap angkanya mewakili 1.000 orang populasi yang kehilangan dokter. Semakin tinggi angkanya, maka semakin buruk dampaknya.

Atas dasar itu, IDI mendorong pemerintah agar dapat membentuk komite keselamatan tenaga kesehatan (nakes). Menurutnya, ini penting dalam upaya melakukan perlindungan sistem informasi dalam mitigasi nakes. Selain itu, komite kesehatan perlu dibentuk untuk diseminasi protokol, serta mempersiapkan sarana prasarana di fasilitas kesehatan yang sesuai dengan situasi yang dihadapi saat ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Satgas: Akhir Covid-19 Tidak Bisa Diprediksi

Belajar dari sejarah pandemi dunia, sejak dahulu tercatat bahwa lamanya waktu berlangsung bervariasi bergantung pada jenis sumber wabah tersebut.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Daerah dengan Rt di Bawah Satu Belum Tentu Aman Covid-19

Menurut Wiku Adisasmito, sebuah daerah di Indonesia jika Rt menunjukkan angka di bawah 1, bukan berarti daerah itu sudah aman dari Covid-19.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Satgas Covid-19: Tidak Bisa Asal Klaim Obat Virus Corona

Dalam memilih obat dan suplemen, masyarakat diminta perhatikan KLIK (Kemasan, Izin, Label, Kedaluarsa).

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Erick Thohir Pastikan Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Erick Thohir memastikan Bio Farma mampu memproduksi vaksin Covid-19 sebanyak 250 juta dosis per tahun di akhir tahun 2020.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Kasus Covid-19 Tambah 1.922, Ini Sebarannya

Kali ini Jawa Timur (Jatim) tercatat menjadi penyumbang terbanyak kasus positif harian yakni mencapai 430 dengan jumlah pasien sembuh 343.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 1.922, Kasus Positif di Indonesia Jadi 115.056

Terdapat tambahan 1.922 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir sampai Selasa (4/8/2020) pukul 12.00 WIB. Total kasus positif di Indonesia menjadi 115.056.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Literasi Gizi Dorong Upaya Pencegahan Stunting

Salah satu cara pencegahan stunting dapat dilakukan melalui peningkatan literasi gizi keluarga.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Jokowi Buka Masker Saat Pimpin Rapat, Ini Klarifikasi Istana

Di hadapan presiden maupun para menteri telah dipasang pembatas dari akrilik.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Epidemiolog: Tekan Angka Kematian dengan Perbanyak Tes Covid-19

Saat ini, angka kematian di Indonesia berada di angka 4,7%, lebih tinggi 0,8% dari angka kematian global.

KESEHATAN | 3 Agustus 2020

IDI Minta Pemerintah Bentuk Komite Keselamatan Nakes

Ini penting dalam upaya melakukan perlindungan sistem informasi dalam mitigasi tenaga kesehatan.

KESEHATAN | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS