Klaim Covid-19 Rumah Sakit Terlambat, Pasien Bayar Sendiri
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Klaim Covid-19 Rumah Sakit Terlambat, Pasien Bayar Sendiri

Minggu, 2 Agustus 2020 | 22:45 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan menyatakan, dari total alokasi dana Rp 87,55 triliun untuk sektor kesehatan, yang baru terealisasi pada medio Juli 2020 ini sekitar 7,22%. Realisasi anggaran penanganan Covid-19 dinilai masih rendah dan tidak normal, mengingat jumlah pasien Covid-19 semakin meningkat tiap hari dan rumah sakit (RS) terus berjuang untuk merawat mereka. Menurut pemantauan BPJS Watch di lapangan, masih banyak pasien yang berpotensi membayar sendiri.

Koodinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar mengatakan, banyak masyarakat terutama pasien Covid-19 yang belum mengetahui bahwa pembiayaan Covid-19 dijamin oleh pemerintah. Saat ini BPJS Watch tengah menangani pengaduan dari sejumlah pasien Covid-19 yang sudah sembuh dan belum dikembalikan uangnya oleh RS.

Diperkirakan, masih banyak pasien Covid-19 yang membayar sendiri tetapi uangnya belum dikembalikan oleh RS karena ketidaktahuan. Misalnya, salah satu RS swasta yang telah menangani 200 pasien Covid-19, dan diduga biayanya dibayarkan oleh pasien sendiri.

“Ketika pasien tidak tahu, mestinya RS menyampaikan informasi bahwa biaya layanan Covid-19 dijamin oleh pemerintah. Kemudian biayanya itu dilaporkan ke Kemkes.,” kata Timboel kepada Suara Pembaruan, Minggu (2/8/2020).

Dari kasus yang tengah ditangani BPJS Watch, pasien bingung karena biaya yang sudah dikeluarkannya tidak kunjung cair. Timboel menduga, realisasi anggaran penanganan Covid-19 rendah karena banyak pasien sudah membayar sendiri. Kemudian, biaya tersebut tidak diklaim RS kepada pemerintah, dalam hal ini Kemkes.

Timboel menilai, proses birokrasi yang berbelit untuk klaim pembiayaan Covid-19 kemungkinan membuat RS memilih untuk menerima bayaran dari pasien tanpa mengklaimnya ke Kemkes. Sebab, mereka membutuhkan dana segar yang cepat untuk tetap beroperasi.

Kurangnya sosialisasi mengenai pembiayaan Covid-19 sebagaimana diatur dalam Kepmenkes 238/2020 menyebabkan banyak pasien Covid-19 tidak mengetahui haknya, dan akhirnya membiayai sendiri atau melalui asuransi swasta yang dimilikinya.
Dalam diktum ketiga Kepmenkes itu disebutkan bahwa RS penyelenggara pelayanan Covid-19 dapat melakukan pengajuan pembebasan biaya pasien Covid-19 untuk pasien yang dirawat sejak 28 Januari 2020.

“Jadi yang melakukan klaim adalah RS, sehingga pasien Covid-19 menanti RS yang melakukan klaim. Kalau pasien tidak meminta klaim, maka kecenderungannya RS tidak mengklaim biaya ini ke pemerintah,” kata Timboel.

Kepmenkes 238/2020 sudah disempurnakan dengan Kepemenkes 446/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu bagi RS yang Menyelenggarakan Pelayanan Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19). Menurut Timboel, pemerintah harus melakukan sosialisasi kedua Kepmenkes tersebut, sehingga masyarakat tahu bahwa layanan Covid-19 memang ditanggung pemerintah.

Mengingat pembiayaan Covid-19 ini berlaku untuk layanan Covid-19 sejak 28 Januari 2020, bagi pasien Covid-19 yang selama ini telah membiayai sendiri dapat meminta RS mengajukan klaim pembiayaannya. Dengan demikian, biaya yang sudah dikeluarkan dapat dikembalikan ke pasien.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tim Pemulihan Ekonomi Covid-19 Perlu Libatkan KPK, BPK, dan TNI Polri

Tim ini harus menarik pemangku kepentingan lainnya. Kementerian dinilai masih takut mengubah struktur anggaran karena KPK dan BPK.

KESEHATAN | 3 Agustus 2020

Momentum Pembentukan Satgas Covid-19 Dinilai Kurang Tepat

Menggabungkan aspek ekonomi dan kesehatan menurut Dedi dimungkinkan, tetapi harusnya tetap ada prioritas saat jumlah kasus Covid-19 terus meningkat.

KESEHATAN | 2 Agustus 2020

Indeks Kematian Petugas Medis Indonesia Lebih Tinggi dari AS

Jumlah kematian petugas medis akibat Covid-19 di Indonesia secara persentase termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara dan dunia, yakni mencapai 2,4%.

KESEHATAN | 2 Agustus 2020

IDI: 72 Dokter Meninggal Akibat Covid-19

PB IDI, lanjutnya, sudah membentuk tim audit untuk mendalami dan menelusuri lebih jauh terkait kematian dokter sepanjang pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 2 Agustus 2020

Kasus Positif Covid-19 Tambah 1.519, Ini Sebarannya

Kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 1.519 hari ini Minggu (2/8/2020). DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus terbanyak yakni 371.

KESEHATAN | 2 Agustus 2020

Hadi Pranoto Klaim Buat Herbal Anti-Covid-19 dari Kunyit

Seorang peneliti Hadi Pranoto yang mengklaim telah memproduksi herbal terbuat dari kunyit yang dapat meningkatkan imun tubuh serta membunuh virus "corona".

KESEHATAN | 2 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 1.519, Kasus Positif di Indonesia Jadi 111.455

terdapat tambahan 1.519 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir sampai Minggu (2/8/2020) pukul 12.00 WIB. Total kasus di Indonesia kini 111.455.

KESEHATAN | 2 Agustus 2020

Ibu Kunci Penting Keluarga Terapkan Gaya Hidup Sehat

Ibu merupakan pusat keluarga. Tak heran apabila ibu juga menjadi kunci penting keluarga dalam menerapkan gaya hidup sehat.

KESEHATAN | 1 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 1.560, Kasus Positif di Indonesia Jadi 109.936

Terdapat tambahan 1.560 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir sampai Sabtu (1/8/2020) pukul 12.00 WIB. Total kasus di Indonesia menjadi 109.936.

KESEHATAN | 1 Agustus 2020

Mensos Apresiasi Donasi 75.000 Masker dari Rider Group

Rider Group memberikan sumbangan 75.000 masker anti-bakteri untuk mencegah penyebaran Covid-19.

KESEHATAN | 31 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS