Dampak Covid-19, Industri Farmasi Kekurangan Pasokan Bahan Baku
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Dampak Covid-19, Industri Farmasi Kekurangan Pasokan Bahan Baku

Jumat, 21 Februari 2020 | 19:54 WIB
Oleh : Dina Manafe / Irawati Diah Astuti

Jakarta, Beritasatu.com - Merebaknya novel coronavirus atau Covid-19 di Tiongkok tidak hanya menyebabkan angka kesakitan dan kematian tinggi, tetapi juga berdampak luas pada sektor lainnya termasuk dunia farmasi. Penyebaran virus ini mengakibatkan terhentinya produksi bahan baku obat di negara itu. Ini juga berdampak pada ketersediaan bahan baku farmasi di Indonesia, karena sebagian besar atau 60% lebih bahan baku farmasi berasal dari negara itu.

Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto mengatakan, kondisi di Tiongkok saat ini justru jadi peluang bagi Indonesia untuk mulai mengurangi impor bahan baku dari negara itu. Sudah saatnya bangsa Indonesia mendorong kemandirian bahan baku dalam negeri. Dengan kondisi Tiongkok yang sedang dilanda Covid-19, potensi kelangkaan bahan baku obat dari negara itu bisa terjadi. Meski kecil, dampak dari Covid-19 terhadap ketersediaan bahan baku obat ini pun juga dirasakan perusahaan farmasi seperti Dexa Group.

“Justru dengan Covid-19 ini jadi peluang. Bagaimana pun perdagangan tetap dibuka, tapi dengan Tiongkok sendiri tidak memproduksi obat, perdagangan akan menurun. Inilah kesempatan industri dalam negeri kita untuk memperkuat diri, dan kesempatan untuk mengembangkan bahan baku asli dalam negeri,” kata Menkes saat melakukan kunjungan kerja ke Dexa Site Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (21/2/2020).

Menurut Terawan, pemerintah bersama industri farmasi dalam negeri mengambil langkah cepat untuk mengurangi ketergantungan bahan baku impor produk farmasi. Diketahui hampir 95% bahan baku obat di Indonesia masih bergantung pada impor, terutama dua negara produsen terbesar, yaitu Tiongkok dan India.

Pemerintah melakukan percepatan dengan mendorong investasi bahan baku, produk obat, serta alat kesehatan di dalam negeri. Untuk itu, Menkes berkunjung ke sejumlah pabrik bahan obat guna memastikan kesiapan industri dalam mengatasi ketergantungan impor tersebut. Salah satunya adalah Dexa Group di kawasan Cikarang, Bekasi.

“Hari ini saya datang ke pabrik untuk melihat kesiapan bahan baku. Mengingat kondisi dunia seperti sekarang ini, maka kesiapan bahan baku Indonesia perlu. Ternyata kita sudah banyak alami kemajuan,” kata Menkes.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jadi Penyelenggara KTT ISSA, Indonesia Bersiap Jadi Magnet Baru Jaminan Sosial Dunia

KTT internasional bagi para pimpinan (CEO) dan senior manager program jaminan sosial sedunia ini rencananya diadakan di Bali pada 22-24 September 2020 mendatang

KESEHATAN | 20 Februari 2020

Jokowi: WNI di Kapal Diamond Princess Diperlakukan Sesuai Protokol Kesehatan WHO

Kemlu RI masih melakukan komunikasi dengan pemerintah Jepang untuk penanganan WNI.

KESEHATAN | 20 Februari 2020

Wapres: Imunisasi Tanpa Sertifikat Halal Diperbolehkan dalam Kondisi Darurat

MUI sudah membolehkan pemberian imunisasi dan vaksin yang belum berstandar halal

KESEHATAN | 20 Februari 2020

Pemerintah Pastikan Jemput WNI dari Kapal Pesiar Diamond Princess

Penularan Covid-19 di kapal pesiar itu lebih kompleks. Karena itulah, Kemenkes menyarankan Kemenlu untuk tidak terburu-buru memulangkan 75 WNI.

KESEHATAN | 20 Februari 2020

LIPI: Riset 8 Fitofarmaka untuk Obat Hipertensi dan Kanker

LIPI temukan jahe merah dan rosela merah punya kandungan antihipertensi, sedangkan teripang dari laut Indonesia punya kandungan senyawa antikanker.

KESEHATAN | 20 Februari 2020

54% Angkatan Kerja Adalah Mantan Penderita Stunting

Menko PMK mengatakan, dari 136 juta angkatan kerja (usia 15-65 tahun) tahun 2019, sebesar 54 persen adalah penderita stunting sejak masa balita.

KESEHATAN | 20 Februari 2020

Jahe Merah dan Rosella Mampu Turunkan Hipertensi

LIPI sudah menemukan jahe merah dan rosela merah punya kandungan antihipertensi.

KESEHATAN | 19 Februari 2020

Tiga WNI Terinfeksi Corona Tenang dan Stabil

Minister Counsellor KBRI di Tokyo Eko Junor mengatakan kabar para WNI yang terinfeksi virus corona dalam kondisi tenang dan stabil.

KESEHATAN | 19 Februari 2020

Kemkes Laporkan 112 Kasus Dugaan Covid-19

Dari jumlah itu, 110 di antaranya dinyatakan negatif, dan 2 lagi masih dalam proses pemeriksaan.

KESEHATAN | 19 Februari 2020

Ini Manfaat Sarapan Rutin bagi Orang Dewasa

Orang dewasa yang secara teratur sarapan sehat setiap pagi, lebih mungkin mengonsumsi cukup vitamin dan mineral, mengontrol berat badan, dan hanya sedikit makan lemak dan kolesterol.

KESEHATAN | 19 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS