Dampak Corona, Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$2,34 M
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Dampak Corona, Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$2,34 M

Senin, 16 Maret 2020 | 13:09 WIB
Oleh : Herman / Irawati Diah Astuti

Jakarta, Beritasatu.com – Di tengah penyebaran wabah virus corona, neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2020 mengalami surplus US$2,34 miliar. Surplus ini disebabkan oleh surplus sektor nonmigas sebesar US$3,27 miliar, meskipun sektor migas mencatatkan defisit US$931,6 juta.

Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Yunita Rusanti memaparkan, nilai ekspor Indonesia pada Februari 2020 mencapai US$13,94 miliar, naik 2,24% dibandingkan ekspor Januari 2020 yang mencapai US$13,63 miliar. Demikian juga dibanding Februari 2019 yang naik 11%.

Sementara itu untuk nilai impor Februari 2020 mencapai US$11,60 miliar, turun cukup dalam mencapai 18,69% dibandingkan Januari 2020 yang mencapai US$14,27 miliar. Demikian pula jika dibanding dengan Februari 2019 yang turun 5,11%.

“Surplus sebesar US$2,34 miliar pada Februari 2020 ini utamanya disebabkan oleh penurunan kinerja impor yang cukup signifikan. Sebaliknya, ekspor dari Indonesia mengalami kenaikan,” papar Yunita Rusanti, Senin (16/3/2020).

Perdagangan dengan Tiongkok

Pada Februari 2020, dampak dari penyebaran virus corona terhadap volume perdagangan Indonesia dengan Tiongkok sudah terlihat cukup signifikan. Yunita menyampaikan, penurunan terbesar ekspor nonmigas dari Indonesia adalah ke Tiongkok yang turun sebesar US$245,5 juta (11,63%) dari senilai US$2,11 miliar pada Januari 2020 menjadi US$1,87 miliar pada Februari 2020.

Selain ke Tiongkok, penurun ekspor juga terjadi dengan India sebesar US$128,5 juta, Taiwan turun US$58 juta, Jerman turun US$34,8 juta, dan Belanda turun US$26,1 juta.

“Menurut komoditi utama HS 2 digit, ekspor dari Indonesia ke Tiongkok yang mengalami penurunan (m-to-m) antara lain besi dan baja yang turun 25,65%, tembaga turun 57,42%, lalu pulp dan kayu yang turun 18,77%,” papar Yunita.

Kinerja impor dari Tiongkok ke Indonesia juga mengalami penurunan cukup dalam. Pada Februari 2020, impor dari Tiongkok turun hingga US$1,95 miliar atau 49,63%, di mana pada Januari 2020 impor dari Tiongkok mencapai US$3,94 miliar. Sedangkan di Februari 2020 hanya sebesar US$1,98 miliar.

Penurunan impor juga terjadi dari Hong Kong sebesar US$ 116,5 juta, Korea Selatan US$113,7 juta, Singapura US$102,7 juta, lalu dengan Vietnam yang turun US$86,4 juta.

“Menurut komoditi utama HS 2 digit, impor Indonesia dari Tiongkok yang mengalami penurunan (m-to-m) utamanya adalah mesin dan perlengkapan elektronik turun 45,17%, mesin dan peralatan mekanis turun 34,33%, lalu plastik dan barang dari plastik turun 65,16,” jelas Yunita.

Sementara itu bila dibandingkan dengan Februari 2019, kinerja ekpor nonmigas Indonesia ke Tiongkok pada Februari 2020 mengalami peningkatan 21,49%, sedangkan impor dari Tiongkok turun 35,27%.

Pada Februari 2020, Tiongkok masih menjadi pangsa ekspor non migas terbesar Indonesia yang mencapai 15,33%. Namun pangsa ekspor ini turun dibandingkan Januari 2020 yang sebesar 16,69%. Pangsa ekspor non migas terbesar selanjutnya adalah Amerika Serikat 12,58% dan Jepang 8,79%.

Pangsa impor nonmigas terbesar juga dari Tiongkok sebesar 26,76, namun turun dibandingkan Januari 2020 yang mencapai 32,11%. Pangsa impor nonmigas terbesar selanjutnya adalah Jepang 10,77% dan Singapura 6,67%.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Utang Luar Negeri Indonesia Rp 6.079 Triliun

Posisi utang Indonesia naik 7,5% pada Januari 2020 dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Sesi I, IHSG Terkoreksi 3,5%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kandas 3,5 persen ke kisaran 4.735,6 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (16/3/2020).

EKONOMI | 16 Maret 2020

Melemah, Kurs Rupiah Tembus Rp 14.900

Kurs rupiah berada di level Rp 14.919 dolar AS atau terdepresiasi 141,5 poin (0,96 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.777,5.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Tak Terpengaruh Corona, Serah Terima Cleon Park Tepat Waktu

Penjualan shop house Cleon Park mendapat respon yang sangat baik dari konsumen, dengan menghasilkan total penjualan Rp 221 miliar.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Dana Pensiun Ajak Investor Manfaatkan Koreksi di Pasar Modal

Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) mengatakan sekarang sebetulnya waktu yang sangat tepat untuk masuk ke pasar modal untuk jangka panjang.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Cegah Virus Corona, OJK Minta Industri Keuangan Minimalkan Interaksi Langsung

Dalam rangka meminimalkan risiko tersebarnya pandemi virus corona, OJK meminta kepada industri jasa keuangan untuk serentak melakukan penyesuaian operasional.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Hari Ini, Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini, Senin (16/3/2020) tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp 10.000 per gram menjadi Rp 819.000 per gram.

EKONOMI | 16 Maret 2020

IHSG Diprediksi Tertekan Sentimen Virus Corona

Kekhawatiran virus corona yang kian meningkat telah mengakibatkan kecemasan pelaku pasar global dan juga pelaku pasar saham di IHSG.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Tunaiku Bantu Modal Usaha 100.000 UMKM

Tunaiku memprioritaskan UMKM sebagai kegiatan usaha berkelanjutan.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Kurs Rupiah Terapresiasi terhadap Sejumlah Mata Uang

Kurs rupiah berada di level Rp 14.763 dolar AS atau terapresiasi 14,5 poin (0,1 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.777,5.

EKONOMI | 16 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS