Refleksi 28 Oktober, Megawati: Lebih Enak Menyanyi daripada Menyebarkan Kebencian
INDEX

BISNIS-27 511.575 (0.44)   |   COMPOSITE 5759.92 (18.41)   |   DBX 1054.23 (6.22)   |   I-GRADE 169.662 (0.1)   |   IDX30 501.412 (0.38)   |   IDX80 131.739 (0.32)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.04)   |   IDXG30 135.832 (0.64)   |   IDXHIDIV20 450.213 (1.45)   |   IDXQ30 146.619 (0.01)   |   IDXSMC-COM 244.641 (2.13)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (3.58)   |   IDXV30 126.958 (0.57)   |   INFOBANK15 989.895 (1.39)   |   Investor33 430.473 (-0.07)   |   ISSI 168.725 (0.32)   |   JII 619.114 (-0.33)   |   JII70 212.184 (0.29)   |   KOMPAS100 1175.82 (2.46)   |   LQ45 920.779 (1.79)   |   MBX 1601.16 (4.49)   |   MNC36 321.923 (0.11)   |   PEFINDO25 313.689 (1.8)   |   SMInfra18 292.004 (0.98)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-0.12)   |  

Refleksi 28 Oktober, Megawati: Lebih Enak Menyanyi daripada Menyebarkan Kebencian

Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:54 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan refleksi atas perayaan ke 92 tahun Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Megawati mengatakan bernyanyi pasti lebih baik dibanding menyebarkan kebencian, dengan makna bahwa berpolitik itu tak boleh melakukan sesuatu yang justru merusak diri sendiri.

"Lebih enak menyanyi lho daripada kita menyebarkan kebencian. Untuk apa ya menyebarkan kebencian ya? Yang rugi rakyat juga kok. Masa mau dibohongi terus itu rakyat? Itu untuk siapa? Kan hanya untuk kesombongan dan ego daripada orang ini. Kita hidup baik-baik saja lah. Saya ajarkan kepada anak cucu saya, yang namanya dunia ini dibuat oleh Allah SWT dengan segala makhluk, jadi ya bukan manusia saja. Ya ada binatang, ya tanaman, dan lain sebagainya. Sekarang yang merusak siapa? Manusianya. Manusia lho," tutur Megawati saat peresmian 13 kantor, 1 patung Soekarno dan 1 sekolah partai yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2020).

Megawati mengaku dirinya melihat adanya kecenderungan ajang pemilihan presiden (Pilpres) menjadi ajang untuk dongkel mendongkel. Hal seperti ini membuat banyak yang bertanya soal tata aturan kenegaraan.

"Kalau ada yang mau merusak namanya Negara Kesatuan Republik Indonesia, betul saya tidak bohong. Coba saja. Saya ini udah nahan sabar kan. Ibu di bully, ya udah biarin aja dah orang juga punya mulut, gitu pikiran saya. Sekarang kamu bayangkan kalau keluargamu, anak-anakmu dibuat seperti itu. Kalau tidak ada rasa sakit hati, itu bohong," ujar Megawati di hadapan kader partai dan wartawan yang hadir secara virtual.

"Itu demokrasi jangan sampai merusak ke dalam," tegas Megawati.

Padahal, lanjut Megawati, berpolitik yang murni justru membuka peluang untuk membangun bangsa dan negara, serta benar-benar berguna buat masyarakat. Sebagai contoh. kantor baru partainya yang diresmikan, bukan sekedar menjadi perangkat administrasi, namun juga rumah rakyat. Maka kalau rakyat datang untuk bertanya, maka di situ kader partai bisa menjawab.

"Kalau rakyat datang, jangan dong diusir. Sekarang ini KDRT, anak stunting, nggak bisa bantu lho. Segala ini ada di dalam politik lho," imbuhnya.

"Di struktur partai itu sudah ada pembagian bidang, kerjakan dong bidang-bidang itu. Berkegiatan, datang, buat tarian, buat koor, itu kebudayaan. Buat puisi. Karena apa? Kantor Partai itu rumah rakyat. Tadi kan sudah dibilang yang Yogyakarta, ada gamelan, ada tarian, ada nyanyi.

Menurutnya, manusia diciptakan secara mulia seturut dengan citra Allah yang Maha Mulia. Maka manusia tidak seperti binatang lainnya.

"Kita sendiri berpikir, tapi kita juga diberi nurani. Kehidupan ini, pikiran dan nurani, itu harus satu. Masa mulut kita yang bagus disuruh berbohong? Berbohong itu kan berarti tidak memperlihatkan kebenaran," katanya.

Megawati lalu menyinggung sedikit soal konflik fisik di Timur Tengah di antara masyarakat serumpun dan mayoritas satu agama. Dirinya pun sempat bertanya kepada Raja Saudi Arabia secara langsung mengenai hal tersebut. Dan sang raja menjawab kepada Megawati, bahwa masalahnya bukan agamanya, namun hati orang-orang Timur Tengah sendiri. Dan itu berarti bahwa nurani dan pikiran untuk kedamaian harus dihidupkan.

"Coba saja kalian pikir kalau di keluarga berantem, mestinya rezeki masuk lebih banyak, malah nggak masuk lebih banyak. Si istrinya ngamuk, suami ngamuk," kata Megawati.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PDIP Tidak Ambil Pusing Hasil Survei

"Bagi PDI Perjuangan, kami diajarkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa berpolitik itu bukan memelototi survei," kata Hasto.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Ditanya Elektabilitas Puan dan Ganjar Menuju 2024, Ini Jawaban Hasto

Hasto memberikan sinyal bahwa partainya sama sekali belum memikirkan bagaimana pilpres ke depan.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Sadar Potensi Di-bully, Ini Pernyataan Lengkap Megawati soal Milenial, Isu PKI, hingga Demo Anarkistis

Saat peresmian sejumlah kantor partai di daerah lewat virtual, Rabu (28/10/2020), Megawati Soekarnoputri menyampaikan segala hal mengenai politik aktual.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Megawati Minta Pembangunan Kantor PDIP di Daerah-daerah Diteruskan

Partai politik bukan hanya hadir di masyarakat dalam wujud individu anggota, namun juga fisik kantornya.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Survei IPO: 60% Responden Dukung Perombakan Kabinet

Mayoritas publik mendukung perombakan kabinet.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Peneliti LIPI: Ganjar Pranowo Sosok yang Dekat dengan Rakyat

Ganjar Pranowo merupakan sosok politikus yang mampu dekat dengan wong cilik.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Survei Kinerja Menteri, Sri Mulyani dan Kementerian BUMN Tertinggi

Tingkat kepuasan publik atas Sri Mulyani dari sisi kinerja ketokohan mencapai 61%, disusul Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada angka 57%.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Kalahkan Prabowo, Elektabilitas Ganjar Pranowo Puncaki Survei IPO

Elektabilitas Ganjar Pranowo berada di angka 17.9%, mengalahkan Prabowo Subianto yang dipilih 16,4% responden.

POLITIK | 28 Oktober 2020

PDIP Persembahkan Kantor Baru 5 Lantai untuk Megawati

Gedung kantor baru ini dipersembahkan khusus untuk Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang lahir di kota yang pernah menjadi ibukota RI tersebut.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Hari Sumpah Pemuda, Megawati Resmikan 13 Kantor Partai

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bakal meresmikan 13 kantor, satu patung Soekarno dan satu sekolah partai.

POLITIK | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS