Kejutan, Pemain Unggulan Tumbang di PBSI Home Tournament
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Kejutan, Pemain Unggulan Tumbang di PBSI Home Tournament

Rabu, 22 Juli 2020 | 16:21 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Kejutan kembali terjadi di babak penyisihan tunggal putri turnamen internal PBSI. Pebulutangkis Komang Ayu Cahya Dewi yang menundukkan unggulan kedua, Fitriani di Grup P yang digelar di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Komang menang dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-19. Fitriani sebetulnya berpeluang untuk memperpanjang permainan saat menyusul 17-18 di gim kedua. Satu pengembalian Fitriani yang keluar lapangan membuat harapannya pupus dan kembali kehilangan gim kedua.

"Saya nggak menyangka bisa menang karena kak Fitri jauh lebih senior dari saya. Tadi yang penting itu semangat. Di awal kak Fitri membuat banyak kesalahan-kesalahan sendiri, lalu di akhir dia mulai safe dan menekan saya," jawab Komang dalam keterangan resmi PBSI.

Komang mengatakan telah mempelajari permainan Fitriani, ia bahkan sampai bertanya kepada para pemain tunggal putri tentang pola permainan Fitriani.

Kejutan terjadi juga di Grup N. Ester Nurumi Tri Wardoyo berhasil mengalahkan Asti Dwi Widyaningrum dalam dua gim langsung dengan skor 21-10, 21-10. Di atas kertas, Asti yang merupakan unggulan keenam, lebih dijagokan dari Ester. Secara pengalaman pun Asti lebih banyak jam terbangnya. Namun hari ini Ester bisa bermain taktis dan membuat pergerakan Asti sangat terbatas.

"Saya memang sengaja membuat lawan berlari-lari mengejar bola, karena saya merasa lawan hari ini tidak tampil seratus persen. Jadi saya mencoba memanfaatkan ini, awalnya nggak menyangka bisa menang straight game, kalau pun menang, saya pikir akan rubber game," ujar Ester.

Ester merupakan pemain muda dengan tipe main menyerang. Smash keras menjadi senjata andalannya, ia juga sering mengubah pola permainan secara tiba-tiba dan menyulitkan lawan-lawannya.

"Saya berharap bisa lolos ke babak perempat final dulu, lawan saya di sini tidak mudah, banyak pemain-pemain yang lebih senior," ujar adik dari pemain tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo ini.

Dengan hasil ini, Ester sementara ada di puncak klasemen grup N. Sementara Choirunnisa yang merupakan unggulan keempat, ada di posisi kedua dengan satu kemenangan atas Yasnita Enggira Setiawan dengan skor 21-14, 21-17.

Menang Mudah
Di Grup M, Gregoria Mariska Tunjung meraih kemenangan straight game atas Bilqis Prasista dengan skor 21-7, 21-15. Pemain unggulan pertama ini masih menempati posisi teratas di grup M dengan sementara mengantongi satu kemenangan.

Gregoria mengaku sudah siap betul di pertandingan pertamanya kali ini. Setelah lama absen tanding akibat pandemi Covid-19, Gregoria akhirnya kembali ke arena pertandingan. Ia tentu butuh penyesuaian lagi untuk mengembalikan suasana bertanding.

"Saya sudah siap banget karena sudah lama nggak tanding. Yang dihadapi bukan cuma kendala mental tapi feeling mainnya juga, jadi saya lebih fokus per poin. Di gim pertama lawan masih mencari-cari pola main yang pas dan banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Gregoria usai pertandingan.

"Saya sempat tegang dengan suasana di lapangan, padahal latihan kan di sini juga. Tapi terasa sekali tegangnya, suasananya beda," tuturnya.

Meski hari ini menang straight game, Gregoria mengaku masih banyak hal yang perlu ia perbaiki untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. Diantaranya ia masih belum bisa mematikan bola-bola yang sebetulnya mudah untuk dimatikan. Gregoria masih belum bisa maksimal memanfaatkan kesempatan yang ada di depan mata.

"Saya masih banyak buang-buang bola, kalau ada kesempatan matiin bisa lebih ganas lagi," ucapnya.

Gregoria menilai persaingan di tunggal putri cukup ketat. Sebagai unggulan pertama, Gregoria sudah siap mendapat perlawanan sengit dari para unggulan dan juga pemain muda.

"Semua pemain tunggal putri unggulan pertama sampai keempat punya peluang yang imbang. Pemain junior juga kelihatan kualitasnya lumayan bagus," tutur Gregoria.

Sementara Ruselli Hartawan juga memenangkan pertandingan pertamanya. Ruselli Hartawan mengalahkan Tasya Farahnailah dengan skor 21-10, 22-20. Pertandingan kedua pemain berlangsung seru di game kedua. Saat itu Ruselli sudah tertinggal 18-20, namun perlahan tapi pasti, Ruselli balik mengontrol permainan dan membuat Tasya di bawah tekanan.

"Mungkin faktor sudah lama nggak bertanding. Di game pertama sudah enak mainnya tapi di game kedua dikendorin. Sedangkan lawan kan masih di kelas pratama, jadi rasa ingin menangnya tinggi sedangkan saya ada pressure sedikit," ujar Ruselli.

"Waktu ketinggalan, saya merasa harus yakin sama diri sendiri. Saya ingat apa yang sudah dilatih di latihan, saya mengubah permainan juga saat itu," lanjutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

KONI Bubarkan PABBSI Bulan Depan

PB PABBSI resmi dibubarkan bulan depan dan akan dipecah menjadi tiga organisasi yaitu PABSI, Pabersi, PBFI.

OLAHRAGA | 22 Juli 2020

Panglima TNI-PB Forki Dukung KOBI Amatir Jadi Anggota KONI Pusat

Panglima TNI Hadi Tjahjanto, saat menerima kunjungan pengurus KOBI Amatir yang dipimpin Ketua Umumnya, Ardiansyah Bakrie, Selasa (21/7/2020) di Jakarta.

OLAHRAGA | 21 Juli 2020

Diunggulkan, Gregoria Mariska Tetap Waspada

Gregoria Mariska yang menjadi atlet berperingkat dunia terbaik di Indonesia tetap tidak memandang remeh rekan-rekannya di ajang PBSI Home Tournament.

OLAHRAGA | 20 Juli 2020

Gregoria Waspadai Pemain Muda

Gregoria Mariska Tunjung menjadi atlet yang paling dijagokan untuk memenangkan nomor tunggal putri ajang PBSI Home Tournament.

OLAHRAGA | 20 Juli 2020

Pemain IBL Bakal Dipantau Saat Liga Dilanjutkan

Pelatih timnas Indonesia, Rajko Toroman juga akan memantau pemain saat Indonesia Basketball League (IBL) 2020 dilanjutkan.

OLAHRAGA | 20 Juli 2020

Alami Retak Tulang Lengan, Marquez Dijadwalkan Operasi

Belum bisa dipastikan apakah Marquez bisa kembali ikut balapan pekan depan.

OLAHRAGA | 19 Juli 2020

Hasil Lengkap GP Spanyol dan Klasemen

Quartararo menjadi pembalap Prancis pertama dalam 21 tahun yang mampu menjuarai Grand Prix MotoGP.

OLAHRAGA | 19 Juli 2020

Quartararo Juara Balapan Perdana 2020, Marquez Tampil Heroik Sebelum Jatuh

Marquez harus ditandu keluar sirkuit dengan penyangga leher.

OLAHRAGA | 19 Juli 2020

Usung Persatuan, Olahraga Sepeda Digelar Serentak di 13 Kota

Pencinta olahraga sepeda di 13 kota besar di Indonesia secara serentak menjelajahi daerah masing-masing dalam rangka HUT ke-2 Brompton CHPT3.

OLAHRAGA | 19 Juli 2020

Start 10 Besar, Sean Gelael Bertekad Raih Poin di Hungaria

Sean Gelael yang kiri memperkuat tim DAMS Racing ini bakal start di posisi sembilan setelah membukukan waktu satu menit 52,5 detik.

OLAHRAGA | 18 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS