Keluarga Nilai Penangkapan Gus Nur Politis
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Keluarga Nilai Penangkapan Gus Nur Politis

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 23:04 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / CAH

Malang, Beritasatu.com - Penangkapan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dalam kasus dugaan ujian kebencian diprotes pihak keluarga. Muhammad Munjiat, putra kedua Gus Nur mengatakan keluarga keberatan dengan penangkapan tersebut. Keluarga menilai unsur politis kental dalam penangkapan ayahnya.

"Ya gak bisa dilepas dari politik, ada unsur politiknya. Di balik itu kan ada kritis ke pemerintah juga," kata Munjiat kepada wartawan di rumahnya Jalan Cucak Rawun 06, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu ( 24/10/2020).

Munjiyat menjelaskan ayahnya ditangkap karena dianggap telah melakukan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap NU, sehingga dilaporkan ke polisi oleh Banser. Dugaan penghinaan itu dilakukan dalam dialog podcast bersama Refly Harun yang sempat diunggah di Channel Youtube dan viral di media sosial.

"Waktu itu Gus Nur menjawab pertanyaan dari Bang Refly Harun tentang NU dan ada kata-kata yang menyinggung. Kemudian dipermasalahkan sama pelapor," paparnya.

Namun, Munjiat berharap adanya keadilan dalam kasus ini, karena keluarga merasa bahwa Gus Nur tidak salah. Saat ini keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum.

"Keluarga meyakini Gus Nur tidak bersalah dan yang dikatakan benar. Maunya ada keadilan," tandasnya.

Menurut dia, laporan kepada ayahnya merupakan yang ketiga kalinya oleh NU, Banser, dan Ansor. Jika Gur Nur dianggap bersalah, lanjut dia, keluarga mempersilakan diproses secara hukum. Tetapi, jika tidak melakukan kesalahan keluarga berharap untuk dibebaskan.

"Kalau memang salah ditangkap tidak apa, kalau tidak salah dibebaskan. Jangan disalah-salahkan. Sekarang yang salah dibenarkan, yang benar disalahkan," pungkas Munjiat.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Peneliti LIPI: Komunikasi Politik untuk Bangun Kepercayaan dalam Iklim Demokratis

Tiap permasalahan harus dikenali untuk mengetahui apa solusinya sehingga bisa segera dilakukan perbaikan.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Jokowi Tegaskan Komitmen Reformasi Struktural

Menurut Jokowi, reformasi struktural dimaksudkan agar UMKM serta industri padat tenaga kerja berkembang pesat.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Jokowi Optimistis Perekonomian Indonesia Akan Pulih

Jokowi meyakini, pertumbuhan ekonomi akan terus membaik dan penciptaan lapangan kerja bisa semakin terbuka luas.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Kolaborasi Kemdes-Kemnaker untuk Bantu Warga Desa di Tuban

Program kolaborasi meliputi pembangunan 1.000 sanitasi berupa sarana air bersih dan MCK di desa-desa melalui program padat karya infrastruktur.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Terbangkan Layang-layang di Sekitar Bandara, Terancam Denda Rp 1 Miliar

Layang-layang tersebut memiliki lebar sekitar 50 sentimeter tersangkut di landing gear pesawat Citilink.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Pabrik Sepatu di Sragen Terbakar

Kebakaran hebat terjadi di sebuah pabrik sepatu di daerah Dusun Salam, Desa Saren, Kalijambe, Sragen, Sabtu (24/10/2020) sore.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

PMI Jember Makamkan 105 Jenazah Sesuai Protokol Covid-19

Ratusan jenazah tersebut berasal dari beberapa kabupaten di wilayah timur Provinsi Jawa Timur.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Selundupkan 16 Kg Sabu, Pamen Polri Ditembak

IZZ (55) ditangkap Ditresnarkoba Polda Riau setelah mencoba menyelundupkan sabu seberat 16 kg.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

2.500 Guru Mengaji di Sulsel Terima Insentif Rp 3 Miliar

Insentif tersebut diberikan kepada para guru mengaji pada puncak perayaan Hari Santri Nasional di Sulawesi Selatan.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Tetapkan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung, DPR Apresiasi Polri

Dittipdum Bareskrim Polri dinilai berhasil mengusut dengan penuh kehati-hatian atas insiden kebakaran gedung Kejagung.

NASIONAL | 24 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS