Fokus Pemerintah di Masa Pandemi, Erick Thohir: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Fokus Pemerintah di Masa Pandemi, Erick Thohir: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit

Senin, 10 Agustus 2020 | 23:19 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir mengatakan pemerintah berupaya keras melewati badai pandemi dengan menangani sisi kesehatan dan perekonomian secara bersamaan.

"Yang kami tanamkan sekarang ini adalah, kesehatan pulih, ekonomi bangkit," ujar Erick saat berdiskusi di kantor Kadin, Jakarta, Senin (10/2020).

Erick menyebut KPCPEN memiliki tiga fokus utama yang meliputi program Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja, dan Indonesia Tumbuh.

Program Indonesia Sehat meliputi sejumlah hal, mulai dari sosialisasi perubahan perilaku secara luas melibatkan seluruh stakeholders dan komunitas masyarakat, akselerasi test PCR, lacak dan karantina secara nasional, terapi penyembuhan berkelanjutan, mengubah zona merah menjadi kuning dan hijau dengan prioritas 8 provinsi, mempersiapkan masyarakat dan pilkada aman covid untuk daerah yang akan ikut pilkada 2020, merencanakan dengan matang program kerja sama pembuatan dan pendistribusian imunisasi vaksin dan obat-obatan pembentuk anti bodi dan daya tahan tubuh dalam 1 tahun ke depan.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Stimulus Tambahan bagi Pekerja untuk Dorong Konsumsi Masyarakat

Lalu pemanfaatan satu data untuk penanganan Covid-19 dan kesehatan, memaksimalkan peran layanan kesehatan primer pengkhususan rumah sakit untuk pelayanan Covid-19 di setiap daerah, pelayanan yang berkualitas dan terjangkau dengan pendekatan keluarga, pengendalian penyakit tidak menular terintegrasi, percepatan kemandirian alat kesehatan dan obat dalam negeri, hingga transformasi sistem kesehatan dan BPJS berkualitas.

Sementara program Indonesia Bekerja meliputi bantuan UMKM produktif; bantuan kredit dan subsidi bunga UMKM subsidi gaji melalui BPJSTK, penyaluran bantuan untuk Pra Kerja, bantuan sosial tambahan, subsidi listrik untuk kelompok berpenghasilan rendah dan relaksasi abodemen listrik, penyaluran kredit untuk usaha informal, program padat karya pangan oleh Kementan, Perikanan, PUPR dan program padat karya pedesaan dalam rangka peningkatan produktivitas pangan, program irigasi, embung, jalan, pertanian, pembangunan desa, program percepatan penyerapan tenaga kerja.

"Dalam Indonesia Bekerja, ada bantuan UMKM produktif mudah-mudahan satu-dua minggu ini diumumkan 12 juta untuk mikro retail akan dibantu Rp 2,4 juta, kurang lebih Rp 28,8 triliun," kata Erick.

Baca Juga: Kepercayaan Masyarakat, Modal Sosial Politik Erick Thohir Tangani PEN dan Covid-19

Kemudian ada juga bantuan kredit dan subsidi bunga UMKM yang sebenarnya sudah berjalan namun akan kembali dievaluasi. Presiden Jokowi, kata Erick, juga mendorong peningkatan program padat karya. Presiden Jokowi memutuskan beberapa program strategi nasional yang ada di sejumlah kementerian menjadi padat karya.

Pemerintah, lanjut Erick, juga memiliki sejumlah strategi dalam mendorong pertumbuhan dengan meningkatkan perdagangan dari sektor maritim.

"Ada dua negara yang pertumbuhan ekonomi dan kelas menengahnya terus naik yaitu Kuwait dan India, itu kita suplai apa yang jadi kebutuhan, jangan ke Eropa terus," Erick juga mendorong pengusaha lokal untuk mengisi ruang investasi yang disiapkan pemerintah. Pemerintah telah menyediakan kawasan industri Batang dan Subang yang dapat diisi para investor lokal dan asing.

Sedangkan program Indonesia Tumbuh terdiri atas mendorong ekonomi maritim melalui pengembangan industri perikanan dengan menempatkan nelayan sebagai pilar utama: akselerasi ekonomi sumber daya alam, peningkatan penerimaan melalui cukai rokok, plastik, BBM, kendaraan, dan Transformasi penerimaan perpajakan.

"Kita sebagai pelaksana ingin memastikan kita melakukan percepatan, dukungan, dan juga tentunya mensinkronisasi program yang tidak hanya di komite tapi di seluruh kementerian," tambahnya.

Terlepas dari stimulus sebesar Rp 695 triliun yang sudah diberikan, kata Erick, kementerian, lembaga dan pemerintah daerah memiliki mata anggaran yang jika tidak produktif dan efektif bisa direlokasi untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Erick menyebut keterlibatan kejaksaan, BPKP, hingga Polri tak lepas guna mendorong percepatan penyerapan anggaran.

Erick meminta dukungan masyarakat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan, karena bila kesehatan tidak pulih, maka akan sulit ekonomi untuk bangkit. Tanpa dukungan masyarakat, kata Erick, protokol kesehatan yang hanya digaungkan tanpa dilaksanakan juga tidak akan berdampak.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Integritas Tinggi, Kunci Pejabat Publik Terhindar dari Korupsi

Integritas merupakan kunci penting yang harus dimiliki setiap pejabat publik.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Independensi KPK Diakui Dunia

Laode M Syarief menyayangkan peralihan status kepegawaian KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ditempatkannya KPK pada ranah kekuasaan eksekutif.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Ini Penjelasan Anji Bikin Konten Herbal Covid-19

Anji membuat konten wawancara dengan Hadi Pranoto karena melihat ada kebaikan untuk dibagikan.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

MAKI: Kejagung Terkesan Tarik Ulur dan Lindungi Jaksa Pinangki

Kejagung belum juga menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka. Kondisi ini dianggap sebagai salah satu upaya Kejagung menarik ulur kasus tersebut.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Status Jaksa Pinangki Naik ke Penyidikan, Komjak: Kenapa Tidak Ada Penetapan Tersangka!

Komisi Kejaksaan (Komjak) mengapresiasi langkah Kejagung yang menaikkan status penyidikan Jaksa Pinangki.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Diperiksa, Anji Ditanya 45 Pertanyaan Seputar Wawancara dengan Hadi Pranoto

Anji mengaku lelah menghadapi kasus ini, dan berharap masalahnya cepat selesai.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Kampanyekan Protokol Kesehatan, Baznas Luncurkan Brand Peduli Covid-19

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan brand peduli Covid-19 dengan memberikan tanda jarak antarhuruf pada logo resmi yang saat ini digunakan. Tanda jarak ini merupakan penggambaran dari salah satu protokol kesehatan, yakni physical distancing atau menjaga jarak aman antarorang

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Pelaku Streaming Ilegal Dihukum 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun kepada dua terdakwa pelaku streaming ilegal siaran langsung sepakbola.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Ledakan di Pabrik Beotanol Mojokerto, 1 Tewas dan 10 Luka-luka

Ledakan pabrik bioetanol di Mojokerto terjadi Senin (10/8/2020) sekitar pukul 15.15 WIB dan memunculkan kobaran api.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Istana Tegaskan PP 41/2020 Tidak Mengurangi Independensi KPK

PP Nomor 41/2020 tentang pengalihan pegawai KPK jadi ASN diterbitkan dengan tujuan tertib administrasi negara.

NASIONAL | 10 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS