Tenaga Kerja Outsurcing Terkena Dampak Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Tenaga Kerja Outsurcing Terkena Dampak Pandemi Covid-19

Kamis, 9 Juli 2020 | 22:35 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Forum yang menaungi perusahaan-perusahaan alih daya (outsourcing) dari berbagai asosiasi mengaku ikut menjadi pihak yang merasakan dampak langsung pandemi corona atau Covid-19. Mereka meminta pemerintah melalui Kementerian Keuangan dapat melakukan revisi terhadap Kode Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU) Wajib Pajak Yang Mendapatkan Fasilitas Pengurangan Besarnya Angsuran PPh Pasal 25 dengan memasukkan kode klasifikasi lapangan usaha untuk Industri Alih Daya.

"Demi mendukung industri alih daya dan para tenaga alih daya bisa tetap bertahan menghadapi pandemi Covid-19, kami meminta untuk dilakukan revisi terhadap Kode Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU) Wajib Pajak," kata Ketua Umum Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (FADI), Mira Sonia, di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Saat ini ada sejumlah asosiasi alih daya. Diantaranya seperti Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI), Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI), Asosiasi Perusahaan Klining Indonesia (Apklindo) dan Asosiasi Perusahaan Pembasmi Hama Indonesia (Aspphami) yang sudah menyampaikan keberatan kepada Menteri Keuangan.

Mira menjelaskan, pihaknya keberatan atas Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 44/PMK.03/2020 Tentang Insentif Pajak Untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019. Di dalam peraturan tersebut tidak memasukkan kode klasifikasi lapangan usaha untuk Industri Alih Daya.

Mira menjelaskan, Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia sendiri memiliki dari 3.000 Iebih Anggota Perusahaan, dan mempekerjakan lebih dari 3.000.000 tenaga kerja alih daya dari berbagai sektor di Indonesia. Semuanya merasakan langsung dampak pandemi Covid-19 karena sebagian besar perusahaan tutup.

"Dan dengan memperhitungkan tenaga alih daya di luar keanggotaan kami, maka secara keseluruhan diperkirakan juga terdapat 6.000.000 tenaga alih daya di seluruh Indonesia yang ikut terdampak," ucap Mira.

Pihaknya berharap agar Menteri Keuangan dapat menerima masukan tersebut. Semua demi keberlangsungan Industri Alih Daya dan mempertahankan ketersediaan lapangan kerja untuk Tenaga Alih Daya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

WNA di Indonesia Juga Harus Ikuti Protokol Kesehatan Selama Pandemi Covid-19

Dari 192.000 WNA yang ada di Indonesia, 334 orang yang dinyatakan positif Covid-19, di mana saat ini ada 228 orang sudah dinyatakan sembuh.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Eks Pejabat Bappenas Diduga Terima Uang dari Mitra PT Dirgantara Indonesia

KPK rampung memeriksa mantan Deputi Bidang Politik Hukum, Pertahanan dan Keamanan Bappenas Rizky Ferianto, Kamis (9/7/2020).

NASIONAL | 9 Juli 2020

Provinsi Banten Masuk Zona Kuning Kasus Covid-19

Provinsi Banten yang sebelumnya masuk zona merah Covid-19 kini menurun menjadi zona kuning.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Penguatan Nasionalisme Harus Kontekstual

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyatakan, nasionalisme atau cinta bangsa dan Tanah Air harus tetap dipupuk di tengah globalisasi.

NASIONAL | 9 Juli 2020

3 Perusahaan Klaster Baru Covid-19 di Semarang Ditutup

Langkah tersebut, kata Ganjar, juga berlaku untuk perusahaan di wilayah lain, seperti Jepara dan Rembang.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Wawan Klaim Telah Jadi Pengusaha sebelum Atut Jadi Gubernur Banten

Bos PT Balipacific Pragama, Tubagus Chaeri Wardana kembali mengklaim sudah lebih dahulu menjadi pengusaha sebelum kakaknya, Ratu Atut Chosiyah menjadi Gubenur

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi Apresiasi Pemprov Kalteng Lakukan Tes Masif Covid-19

Menurut Jokowi, tes masif Covid-19 saja tidak cukup tetapi harus diiringi dengan melakukan pelacakan (tracing contact) yang agresif.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Kampung Tangguh Nusantara TNI-Polri Mampu Lawan Dampak Pandemi Covid-19

Aparat TNI dan Polri menguatkan Kampung Tangguh Nusantara dengan program pemanfaatan lahan dan padat karya.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi: Hati-hati Kalau Ingin Membuka Sekolah

Presiden Jokowi memperingatkan kepala daerah untuk hati-hati untuk membuka kembali aktivitas masyarakat di berbagai sektor, terutama di bidang pendidikan

NASIONAL | 9 Juli 2020

Presiden Jokowi Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

Peninjauan tersebut dilakukan dalam kunjungan kerja presiden di Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS