INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Yasonna Ungkap Ada Upaya Suap untuk Gagalkan Ekstradisi Maria Lumowa

Kamis, 9 Juli 2020 | 17:13 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly membeberkan lika liku yang dihadapi delegasi yang dipimpinnya dalam mengekstradisi Maria Pauline Lumowa buronan pembobol kas BNI senilai Rp 1,7 triliun dari Serbia. Dikatakan Yasonna upaya ekstradisi melalui diplomasi hingga high level diplomacy itu telah berjalan selama sekitar satu tahun atau setelah Maria ditangkap oleh NCB Interpol Serbia di Bandara Internasional Nikola Tesla, Serbia, pada 16 Juli 2019 lalu.

Selama itu, Yasonna mengungkapkan, terdapat berbagai hal yang mengganggu upaya ekstradisi tersebut.

Diungkapkan Yasonna, kuasa hukum Maria berupaya melakukan berbagai upaya agar kliennya tidak diekstradisi ke Indonesia. Bahkan, Yasonna mengaku mendapat informasi bahwa sempat ada upaya suap terhadap otoritas Serbia agar Maria tidak dibawa ke Tanah Air. Meski demikian, otoritas Serbia tak hiraukan upaya tersebut dan berkomitmen membantu delegasi Indonesia untuk memulangkan Maria.

"Saya dapat informasi, ada upaya suap, tetapi pemerintah Serbia commited," kata Yasonna dalam konferensi pers di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (9/7/2020).

Tak hanya itu, Yasonna mengatakan, terdapat negara di Eropa yang berupaya agar Maria tidak dipulangkan ke Indonesia. Meski demikian, Yasonna tak menyebut secara rinci negara yang dimaksud.

"Selama proses ada negara dari Eropa yang lakukan diplomasi agar yang bersangkutan (Maria) tidak diekstradisi," kata Yasonna.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Kejar Aset Maria Pauline Pembobol BNI Rp 1,7 Triliun

Berbagai upaya dari Maria dan kuasa hukumnya, serta pemerintah negara tersebut menjadi sejumlah penyebab lamanya proses Maria sampai akhirnya dibawa ke Indonesia. Yasonna mengapresiasi komitmen pemerintah Serbia untuk membantu memulangkan Maria yang telah 17 tahun buron.

Diketahui, delegasi yang dipimpin Yasonna berhasil merampungkan proses ekstradisi Maria Pauline Lumowa dari Serbia. Pembobol Bank BNI senilai Rp1,7 triliun itu diketahui telah buron sejak 2003. Yasonna bersama rombongan dan Maria Pauline tiba di Tanah Air melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 11.00 WIB.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK dan Kemdes Bahas BLT Dana Desa

Pemaparan data yang lengkap terkait progres dan latar belakang penerima BLT dana desa oleh Kemdes PDTT menuai apresiasi KPK.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi Tinjau Lokasi Pengembangan Lumbung Pangan Nasional di Kabupaten Kapuas

Lokasi lumbung pangan pertama ditinjau Presiden Jokowi adalah lahan di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Rapat dengan KPK, Mendes Beberkan Progres BLT Dana Desa

Di hadapan KPK, Mendes Abdul Halim Iskandar menyatakan penyaluran BLT dana desa sudah mencapai 97%.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pemerintah Pastikan Kejar Aset Maria Pauline Pembobol BNI Rp 1,7 Triliun

Menkumham Yasonna Laoly mengatakan, asset recovery dilakukan setelah proses hukum terhadap Maria Pauline Lumowa berjalan di Bareskrim Polri.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Sektor Bisnis Berperan Penting dalam Capaian SDG's

Pandemi Covid-19 menjadi momentum menyadarkan semua pihak akan pentingnya ambisi dan urgensi untuk mencapai target-target SDG pada masa kenormalan.

NASIONAL | 9 Juli 2020

DPR Dorong Peran Indonesia Ciptakan Perdamaian di Indo-Pasifik

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mendorong peran pemerintah Indonesia dalam menciptakan perdamaian di tengah tensi geopolitik di kawasan Indo-Pasifik.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Risiko Penyebaran Covid-19 di Kawasan Padat Penduduk Lebih Tinggi

Permukiman padat penduduk semakin rentan menjadi pusat penyebaran wabah.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pantau Work From Home Kementerian, Jokowi: Ini Kayak Cuti

Pesiden Jokowi meminta agar kementerian dan lembaga negara memiliki sense of crisis yang sama.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Anggota DPR Optimistis Jembatan Sei Alalak Rampung Maret 2021

Anggota Komisi V DPR RI Rifqinizamy Karsayuda optimistis pembangunan Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin dapat rampung pada Maret 2021.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pembubaran Lembaga Non-Struktural Dapat Hemat Anggaran Negara

Pembubaran lembaga non-struktural bisa menghemat APBN. Selama 2014-2017 ada 23 LNS dibubarkan dan menghemat hingga Rp 25,34 triliun.

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS